My Possessive Wife

My Possessive Wife
164



Sampainya di rumah ,, Caca langsung memilih untuk tidur , karena dia sudah tidak mau untuk memikirkan Refan lagi ,, dia sudah bertekat untuk melupakan Refan dan tidak mau mengingatnya lagi ,, walaupun kata Sasa dia itu baik ,,


Tapi menurut Caca ,, dia adalah orang yg tidak punya perasaan ....


sedangkan Akmal dan Sasa pun sudah pulang ke rumah mereka ,, Sasa sangat kasihan sama Caca ,,


karena dia itu sangat mencintai Refan ,, tapi Refan malah ngga ada rasa sama dia ,, apalagi kata Akmal ,, Refan itu pernah punya kekasih ,, mungkin karena wanita itu sampai Refan ngga bisa buka hatinnya untuk wanita lain ....


setelah sampai rumah ,, Sasa dan Akmal langsung berbaring di tempat tidur sambil mengobrol ......


" mas ,, aku kasihan bangat sama Caca ,, dia sudah sangat mencintai mas Refan tapi mas Refannya malah ngga ada rasa sama dia, apa karna dia terlalu mencintai wanita yang pernah jadi kekasihnya itu ,, sampai dia ngga mau dekat sama wanita lain ,, ?." Tanya Sasa ...


" mas juga ngga tau pasti ,, soalnya refan itu ,, sifatnya hampir kaya mas ,, ngga terbuka sama orang lain ,," jawab Akmal ...


" bukan hanya ngga terbuka ,, tapi dingin ,, kaku ,, cuek pokonya semuanya sama." kata Sasa ...


" iya ,, kita kan saudara , jadi wajar kalau sama semuanya." sambung Akmal ...


" dan kamu ngga usah terlalu memikirkannya ,, ingat kamu ngga boleh banyak fikiran ,, lagian kan Refan mau untuk belajar mencintai Caca ,," tambah Akmal ...


" iya sayang ,, aku tahu ." jawab Sasa dan langsung berbalik memeluk Akmal dan tidur ...


pukul 7:30 pagi, Caca udah bersiap siap berangkat ke kampus ,, dan sebelum berangkat ,, Caca sempat berpamitan dan meminta izin kepada mama dan papa kalau dari kampus dia mau ke tempat teman karena dia mau bantuin teman ,, dan mungkin pulangnya malam ,,


mama dan papa pun langsung mengizinkannya .... sedangkan Sasa ,, dia sampai di kampus tepat pukul 08.00 pagi ,, dia di antar sama Akmal ,, dan setelah Sasa melangkah memasuki kampus ,, Akmal pun langsung melaju menuju kantornya.


sedangkan Refan ,, sebelum ke kantor tadi pagi ,, dia menyempatkan diri untuk ke rumah tantenya ,, karena dia ingin menjelaskan semuanya kepada Caca ,,


tapi dia tidak menemukan Caca ,, dia juga menghubungi Caca ,, tapi nomornya ngga aktif ,, karena memang Caca sengaja untuk mematikan ponselnya ,,


biar ngga ada yang mengganggu di saat dia latihan dengan boy ... karena tidak menemukan Caca ,,


akhirnya Refan langsung berangkat ke kantor ,, di dalam hatinya dia sangat merasa bersalah sama Caca ,, apalagi setelah mendengar perkataan Sasa kalau Caca nangis di saat Refan cuek padanya dan tidak mengabarinya selama di Jerman ...


selesai menerima mata kuliah ,, Sasa langsung mencari Caca ke ruangannya ,, dia ingin menceritakan semuanya tentang penjelasan Refan semalam ,, dia mencari dari ruangan Caca sampai ke kantin dan ke halam kampus di temani teman temannya yang lain ...


Sasa mencari sambil menelfon caca,, tapi nomor yang dia tujuh tidak aktif ,, dan dia teringat dengan boy yg meminta bantuan Caca kemarin waktu di mall


Sasa yakin kalau Caca sedang di tempat boy untuk latihan ,, tapi dia tidak mau memberitahukan sama siapa pun karena itu permintaan Caca ...


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...