My Possessive Wife

My Possessive Wife
51



"tapi tunggu dulu." kata sifa...


"kamu kan istrinya,,? tapi ko kamu diam aja,? melihat suami kamu di tempelin sama kutilang itu, kalau aku jadi kamu,, sudah ku patain tubuhnya yang kurus tingngi langsing alias kutilang itu." kata sifa dengan nada kesalnya...


"aku juga ingin patahin lehernya yang tinggal tulang itu, tapi aku sama mas akmal sudah sepakat merahasiakan hubungan kita." kata sasa dengan wajah yang cemberut.


"ya udah ngga papa,, yang penting kak akmal cintanya sama lo." Kata sifa sambil menepuk nepuk pundak sasa...


"aku si,, sebenarnya bingun sif." kata sasa dengan tampang yang lesu...


"bingung kenapa,,?." Tanya sifa kurang ngerti.


"aku ngga tahu apa mas akmal sudah mencintaiku atau belum, sif..." Ucap Sasa


"karenaaa,, pernikahan kita kan lantaran perjodohan bukan cinta..." Lanjut Sasa


"ya ela sasa,, laki laki mana yang ngga akan jatuh cinta sama wanita cantik,, bohai, montok, padat, em berisi, immmm apa lagi ya,? ." kata sifa yg membuat sasa terkekeh..


"aku ngga tahu mau nyebutin apa lagi untuk sahabatku yang paling cantik in, tapi intinya, aku yakin, kak akmal akan jatuh cinta padamu." Ucap Sifa


"tapi dia ngga perna bilang cinta sif." kata sasa sambil memajukan bibir nya.


"ya dia kan kulkas, dingin, beku, jadi bagaimana mungkin dia bisa obral kata kata cinta Sa.? kata sifa meyakinkan sahabatnya.


"tapi aku kan cewek,, ingin pernyataan cinta dari laki laki, pengen di manja dan di sayang.." kata sasa sambil menatap ke atas seperti sedang membayangkan sesuatu...


"ya uda,, nanti kamu bilang aja sama dia apa yg kamu mau." kata sifa...


"tapi Sa, apa kamu sudah jatuh cinta padanya?." tanya sifa penasaran.


"udah sif,, siapa sih yg ngga jatuh cinta sama dia,,? kata sasa jujur...


"iya benar, maka dari itu, kamu harus waspada sama pelakor pelakor yang mengincar suami kamu, karena selain dia sangat tampan,, dia juga kaya raya kan,,?." kata sifa memperingati teman nya itu...


"iya, aku harus extra hati hati." kata sasa sambil menggenggam tangan sifa...


"kamu harus janji ya sif, jangan kasih tau ke siapa pun." pinta sasa.


"nanti aku yang kasih tau kalau suda waktu nya." jawab sasa...


"nanti aku yang kasih tahu kalau sudah waktunya." jawab sasa...


kemudian mereka berpelukan dan melangkah menemui yang lain di taman.


Sampainya di taman,, sasa sudah tidak melihat keberadaan akmal maupun bella.. cuman ada anton dan yang lain nya...


karena bela sudah pulang.,, dia memilih pulang lantaran akmal entah kemana...


"kita ke kantin yuk." ajak amel..


"ayo, aku juga udah lapar ni." sambung agus..


"ya udah kita makan dulu sebelum masuk ruangan." tambah sifa...


mereka pun baranjak menuju kantin... di sisi lain sasa mulai berfikir yang macam macam sama akmal, karena akmal mau pun bella tidak terlihat sama skali.


Sasa mengambil ponsel nya dan mengirim pesan ke akmal melalui whas up..


"mas,, kamu di mana,,?." Tanya Sasa kepada Akmal, namun Akmal tidak membalas,, karena dia lagi berurusan sama dosen nya..


to be continued....


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak