
" aku lemas bangat mas ,,, hiks .... hiks ...." Ucap Sasa lirih dengan tubuh yang lemas.
" yang sabar ya ,, ! nanti mas akan menanyakan obat untuk mengurangi muntah muntah kamu ke dokter Rani ..." kata Akmal ...
Akmal sangat sedih melihat istrinya yang setiap pagi seperti itu ,, dia memeluk Sasa dan mengecup kening Sasa berulang ulang ,, dan setelah Sasa sudah merasa enakan ,, dia langsung ingin mandi ,, katanya biar segar ... dan Akmal ,, dia memilih untuk keluar karena dia ingin menghubungi dokter Rani temannya itu untuk menanyakan solusi mengenai muntah muntah Sasa ....
" halo Ran ,,," sapa Akmal ...
" iya Mal ,, ada apa telfon pagi pagi .." jawab Rani.
" gini Ran ,, Sasa sudah beberapa hari ini ,, setiap pagi dia muntah muntah sampai dia lemas dan nangis, aku mau nanya ,, ada ngga obat untuk mengurangi rasa mulnya?." tanya Akmal ...
" gini Mal ,, itu pembawaan hamil ,, dan istrimu itu ngga bisa sembarangan minum obat." jelas Rani ..
" iya juga ya Ran." kata Akmal.
" iya ,, biarin aja ,, nanti juga berhenti dengan sendirinya." jawab Rani ...
" ya udah kalau gitu Ran." Kata Akmal dan langsung mengakhiri sambungan telfonnya ...
Akmal terduduk di samping ranjang dengan wajah lesunya sambil memikirkan istrinya yang setiap hari harus tersiksa seperti itu ,, .... dan tidak berapa lama ,, Sasa pun keluar dengan wajah dan tubuh yang sudah segar dan bersemangat ,, dia melangkah mendekati Akmal dan langsung duduk di pangkuan Akmal dengan kedua tangannya dia lingkarkan di leher Akmal sambil berkata ...
" mas ,, sebentar malam nanti aku mau jalan jalan ,, tapi nggak mau pakai mobil." kata Sasa
" aku maunya jalan kaki berdua sama mas aja." tambah Sasa ...
" ya udah ,, sebentar nanti mas pulangnya sekitar jam 5 sore ,, dan malamnya kita berdua jalan jalan." jawab Akmal..
" satu lagi mas." Kata Sasa ...
" aku mau mas breokan ,, tapi ngga boleh tebal tebal." kata Sasa dan membuat Akmal terkejut ...
" apaaaa ,,,, ? breokan ,,, ? tapi mas ngga suka ada bulu di wajah mas." jawab Akmal ...
" tapi aku kan suka ,, aku pengen lihat mas breokan ,," rengek Sasa ...
" ya udah kalau gitu ,, nanti mas breokan." Jawab Akmal pasrah ...
karena merasa puas dengan jawaban suaminya ,, Sasa langsung berdiri dan melangkah menuju lemari dengan senyum lebar di wajah cantiknya itu ,, sedangkan Akmal ,, dia melangkah menuju kamar mandi dengan wajah cemberutnya .....
karena Akmal sangat tidak suka kalau ada bulu di wajahnya , , tapi mau tidak mau ,, dia harus mengikuti kemauan Sasa ,, karena dia ngga mau Sasa sedih ,, apalagi setiap pagi Sasa selalu tersiksa dengan rasa mual mual dan muntah ,, setidaknya mengikuti keinginannya bisa membuatnya senang ...
Selesai mandi dan berpakaian rapi ,, Akmal dan Sasa langsung sarapan dan kemudian berangkat menuju kampus ,, mereka memasuki kampus bersama sama ,, karena hari ini ada mata kuliah Akmal ,, mata kuliah Akmal dalam satu bulan hanya tiga kali pertemuan .. selesai mengikuti mata kuliahnya ,,
Akmal langsung melangkah menuju ruangan Sasa ,, tapi Sasa masih mengikuti mata kuliahnya ,, akhirnya Akma memilih untuk langsung ke kantornya ,, dan dia memberitahukan Sasa lewat Wa ,, biar Sasa tidak mencarinya ....
Sasa yang menerima pesan dari suaminya hanya tersenyum ,, dia sangat bahagia ,, karena dengan kehamilan ini ,, Akmal jadi perhatian dan menghawatirkannya setiap waktu ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...