My Possessive Wife

My Possessive Wife
127



Kemudian ,, acara yang mereka tunggu tunggu sejak tadi pun akhirnya di mulai ,, sambutan demi sambutan sudah berlangsung satu per satu ,, dan tiba tiba ,,


semua yang ada di situ berubah menjadi tegang ,, di saat mendengar salah satu dosen mengatakan kalau dia akan memanggil lulusan terbaik dari kampus mereka untuk maju ke depan ...


" kami persilahkan ,, wisudawan terbaik kita untuk maju ke depan bersama orang tuanya ,,, dia adalah mahasiswa favorit kampus ini ,, dia telah berhasil ,, mengharumkan nama kampus ini ,, dan mengangkat derajat kampus ini semakin ke puncak ,, inilah dia . … ........ AKMAL FERNADES ,,, wisudawan terbaik ,, sekaligus pengusaha muda yang sukses ,, anak dari ,, bapak Ikbal Fernades ,, dan ibu Rosa Fernades ,, pangusaha sukses yang terkenal ...


serentak Akmal langsung di peluk kedua orang tuanya ,, mereka melangkah maju ke depan dengan senyum yamg mengembang di wajah mereka ,,


papa mamanya sangat bangga dengan anak semata wayang mereka itu ,, semua bertepuk tangan ,,


Sasa sampai meneteskan air mata ,, saking bahagia dan bangga dengan keberhasilan suaminya dalam berbagai hal .. walaupun Sasa masih sangat kecewa dengan Akmal,, namun dia turut bahagia ,, melihat laki laki yang dia cintai itu berhasil ,,, Sifa ,, Amel dan Ara hanya menatap Sasa yang sudah meneteskan air mata nya ,, mereka pun ikut terharu ,, akhirnya mereka saling berpelukan.


Akmal menyampaikan sambutan ,, rasa syukur dan rasa terima kasih nya kepada semua nya ,, tapi dalam sambutan nya itu ,, nama Sasa tidak di sebutkan sama sekali ,, padahal dia sudah berjanji untuk memberitahukan hubungan mereka ke semua nya hari ini ,,


Sasa tambah kecewa ,, mata nya berkaca kaca ,, dia merasa di bohongi dan di permainkan oleh suami nya ...


teman teman Sasa maupun Akmal yang sudah mengetahui hubungan mereka pun ikut terkejut ,, karena Akmal tidak menyebutkan nama Sasa sama sekali ,,


sedangkan nama teman temannya saja dia sebutkan ... karena sudah tidak bisa menahan kesedihan nya lagi ,, akhir nya Sasa beranjak dari tempat duduk nya dan langsung berlalu ke toilet ,,


ke tiga teman nya yang tahu kesedihan Sasa ,, langsung berdiri dan menyusul Sasa..


" tok ,,,, tok ,,,, tok , ...


" Sa,,, Sasa , buka dong ,,,." Teriak Sifa ,, dari luar ... mendengar suara Sifa ,, Sasa pun langsung membuka pintu toilet yang sempat di kunci nya tadi ,, dan di depan pintu sudah berdiri ke tiga sahabat nya itu ,,


Sasa segera memeluk Sifa yang berada tepat di hadapannya sambil terus menangis ,, sedang kan Ara dan Amel mengusap ngusap lengan nya ,, mereka mencoba untuk menenang kan Sasa.


Sasa menangis dalam pelukan Sifa sambil mengeluar kan segala keluh kesah nya ,, dia sudah nggak tahan lagi untuk menyembunyi kan masalah nya dari sahabat sahabat nya itu ,,


setelah beberapa menit berlalu ,, akhir nya Sasa sudah sedikit lebih tenang ,, karena merasa sudah lebih baik ,, akhir nya mereka ber 4 kembali ke gedung karena acara masih berlangsung ...


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...