
"apakah dia pernah bercinta dengan wanita lain sebelum aku,,? dan apakah dia pernah melakukan hal hal gila seperti itu,,?." tanya Sasa dalam hatinya...
"tapi mengapa aku ngga bisa nolak keinginannya, walaupun keinginannya itu sangat gila,?." gumam Sasa sambil menarik nafas panjang dan membuangnya kasar..
Setelah keluar dari kamar mandi, sasa memilih untuk tidur siang.
๐น๐น๐น๐น
Akmal keluar dari hotel dan menemui rombongannya,.
"dari mana aja kamu,, kamu kok kelihatannya seperti baru habis mandi,,?." tanya Fernando...
"iya, tadi aku merasa gerah, dan memilih untuk memakai hotel di dekat sini untuk mandi." jawab Akmal berbohong...
"semua udah selesai kan,,?." tanya Akmal.
"iya sudah, tapi kita ke hotel dulu untuk melihat hasil pemotretan kita tadi." sambung ayahnya Bella.. akhirnya mereka semua menuju ke hotel Bella, mereka masuk ke dalam sebuah ruangan dan menyalakan infokus untuk melihat hasil pemotretan mereka tadi..
di saat pemotretan tadi, satu persatu dari mereka semua memegang sepenggal papan nama Bella, sambil tersenyum ke arah kamera, karena mereka akan mempromosikan hotel Bella dengan hasil pemotretan itu...
setelah melihat hasil pemotretan mereka, Akmal dan Refan berpamitan untuk ke bandara, karena Refan sudah memesan tiket untuk jam 15.00 sore nanti... karena Akmal dan Refan akan segera berangkat, akhir nya klien yang lain pun memutuskan untuk berangkat ke negara mereka masing masing termasuk fernando
Pukul 15.00 sore tepat, pesawat yang di tumpangi Akmal dan Refan lepas landas dari Amerika menuju Indonesia...
Sasa tidak mengetahui keberangkatan Akmal dari Amerika, karena Akmal tidak memberitahui nya, yang sasa tahu,, suami nya akan tiba di Indonesia dua atau tiga hari lagi.
malam itu Sasa menghubungi Akmal ber ulang ulang namun tidak bisa tersambung...
"apakah dia ke bar lagi,,? kalau dia di jebak lagi gimana,?." Gumam Sasa..
"ngga ngga ngga, aku ngga boleh terlalu berfikir macam macam, lagian besok aku mau ujian, aku nggak boleh banyak fikiran." Sasa berkata untuk menenangkan diri nya sendiri, dan setelah itu dia memilih untuk tidur...
Jam 06:30 Sasa terbangun karena suara alarm yamg terdapat di atas meja samping tempat tidur nya, dia segera mandi kemudian sarapan dan langsung berangkat ke kampus di antar oleh pak Tono supirnya.
sesampainya di kampus, Sasa fokus dengan soal soal yang ada di lembaran soal nya... dia sangat bingung dengan soal soal yang ada, karena yang dia pelajari dari kemarin sampai tadi malam, semua ngga ada di dalam lembaran soal itu...
"aduuuuh,, bagaimana ini,,?." tanya Sasa dalam hati sambil menggaruk garuk kepalanya...
tiba tiba dia teringat kepada dewa penolongnya yaitu Akmal suami nya sendiri, karena dosen yang mengawas lagi keluar, dengan segera Sasa mengambil ponsel nya dan mengetik beberapa soal yang dia tidak mengerti dan di kirim nya ke Akmal
"ya Tuhan, semoga saja dia sudah aktif dan membaca pesanku." Sasa berkata kata dalam hati, tiba tiba mata Sasa terbelalak karena pesan nya sudah terkirim.
Sasa sangat tegang dan khawatir karena belum ada halasan dari Akmal dia takut kalau dosennya keburฤฑu datang..
...๐น๐น๐น๐น๐น...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak