
tapi sebelum Sasa berbalik, Akmal segera meraih kepala Sasadan mengecup kening Sasa ,,
Sasa sangat kaget dengan perlakuan suaminya yang tidak pernah melakukan ini sebelumnya, apalagi di tempat umum kaya gini, beberapa orang yang ada di sana terkejut sampai membuka mulut mereka karena melihat kakak tingkat sekaligus laki laki tertampan di kampus mereka mengecup kening primadona di kampus mereka itu..
ada yang kaget sambil senyum senyum, ada juga beberapa wanita yang kaget dengan tampang yAng tidak suka, atau irih sama Sasa...
setelah itu Akmal pergi memasuki mobilnya dan melaju meninggalkan kampus...
Sasa tersenyum menatap kepergian suaminya sambil memegang keningnya...
tiba tiba datanglah satu geng yang di ketuai Tantri yang sangat kesal sama Sasa dan berkata...
"heee penggoda, kamu kok ganjen bangat sih, sampai bisa membuat kak Akmal mengecup keningmu,? sihir apa yang kamu kasih sama kak Akmal." kata salah seorang wanita yang terkenal judes dengan gayanya yang berlebihan dan paksa cantik namun nyatanya kecantikannya di bawah Sasa dan juga bodinya yang kurus dengan pantatnya yang rata.
Segera Sasa menatapnya sinis dan berkata,,.
"apa urusannya sama kamu,? kalau suamiku mengecup keningku...?." jawab Sasa yang membuat semua di situ tambah kaget...
"alaaaa bohong kamu,, sejak kapan kak Akmal menikah,? kalau berhayal ngga usah terlalu tinggi, nanti jatuhnya sakit." tambah wanita yang bernama tantri itu...
"terserah kamu aja,, mau percaya atau tidak aku ngga perduli dan ngga penting." Ketus Sasa yAng aslinya memang cerewet...
setelah itu Sasa melangkah melenggak lenggok body indahnya bak model, dari hadapan wanita wanita sirik yang sedang menatapnya dengan tatapan kesal..
di sisi lain , Ara yang di tarik Rian sedang berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Rian...
"lepasin aku kak, aku tu mau masuk ruangan." kata Ara sambil berusaha menarik narik tangannya...
karena sudah berada di tempat yang sepi akhirnya Rian menghentikan langkahnya dan menyandarkan Ara ke dinding dengan kedua tangannya memegang punggung Ara..
" aku datang pagi pagi ke kampus hanya untuk menemuimu, karena kamu ngga mengangkan telfonku dan ngga membalas pesanku." kata Rian sambil menatap Ara...
"aku mau minta maaf atas kejadian semalam, dan aku mau bilang,, kalau aku tuh sudah jatuh hati padamu dan sungguh sungguh untuk menjadikanmu pacarku." kata Rian yAng membuat Ara terkejut dan tidak percaya..
"aku ngga percaya sama kakak, kakak kan playboy,, mana mungkin sungguh sungguh sama gadis seperti aku." Ucap Ara ketus
"maksud kamu apa berkata seperti itu,?." tanya Rian dengan tatapan heran..
"aku tu ngga cocok sama kakak, kak tuh dari keluarga kaya dan terpandang, sedangkan aku hanya gadis biasa yang sederhana." kata Ara sambil menatap Rian...
ya keluarga Ara memang sederhana, sedangkan Rian , anak orang kaya yamg mempunyai bisnis di mana mana...
"tapi aku ngga perdulikan itu, intinya aku mencintaimu, dan ingin jadikan kamu pacarku." tegas Rian..
"ok, kalau memang kakak benar benar mencintaiku, aku mau kakak membuktikannya." tantang Ara..
"membuktikan apa,?." jawab Rian...
"aku akan percaya sama kakak, kalau kakak berherhenti menjadi seorang playboy, dan aku akan terima kakak kalau kakal melamarku untuk di jadikan istri bukan menembaku untuk jadi pacar." Ucap Ara dengan suara menantang.
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak