
" ehem ,,, ehem .. .";suara mamasetelah berada dekat dengan mereka ...
karena terkejut ,, Caca langsung mendorong dada kekar Refan sampai dia sedikit terdorong ke belakang ,, dan Cacac langsung menghadap mama tanpa berani menatap wajah tantenya itu ...
sedangkan Refan ,, dia hanya berdiri santai sambil mengelap bibirnya dengan ibu jarinya ,, kemudian dia melangkah maju mendekati Caca ,,
Caca yang di dekati Refan tambah tegang dan tidak bisa mengangkat wajahnya ...
" apa yang kalian lakukan ,, ?." tanya mama ...
" ya seperti yang tante lihat ." jawab Refan ...
sedangkan Caca yang semakin tegang dan grogi ,, hanya menarik narik ujung kemeja Refan sambil terus menunduk ...
" tante tahu , tapi apa maksudnya itu . ? tanya mama
"Ca ,, angkat wajah kamu dan tatap tante." kata mama dan membuat Caca mengangkat wajahnya perlahan lahan ...
" apa maksud dari ya.g tadi ,, ?." tanya mama sambil menatap wajah Caca yang sudah memerah karena malu juga takut ....
" kita ,,, kita ,,." kata kata Caca yang terbata bata itu langsung di potong oleh Refan ...
" kita berciuman tante ,, karena kita udah pacaran ,,," jawab Refan santai ...
" ooooo gitu ,,, ? ha ha ha ha ha ...." balas mama sambil tertawa dengan kerasnya dan membuat Caca heran ...
Sedangkan Refan ,, dia tidak heran atau kaget sama sekali ,, karena dia tahu ini yang tantenya mau ,,
selama ini mama selalu menjodohkan Refan dengan setiap anak anak temannya ,, tapi Refan selalu menolaknya dengan berbagai alasan .... dan dua Minggu Yang lalu mama memberikan pilihan kepada Refan ,,
kalau Refan tidak berfikir untuk mencari wanita dalam bulan ini ,, berarti Refan ngga bisa menolak pilihan mama ,,
itu sebabnya Refan langsung menembak Caca ,, karena dia tau kalau Caca ngga akan menolaknya ......
setelah mama pergi ,, Caca langsung menatap Refan dengan tatapan bingungnya ,, sambil berkata ....
" kok tante ngga marah malah tertawa sih ,,,, ?." tanya Caca sambil menatap Refan ...
" marah memangnya kita anak kecil ,,, ? sudah masuk sana ,, aku mau langsung pulang ,, soalnya besok aku sama Akmal mau berangkat ke jerman." kata Refan sambil menatap Caca
" ya udah ,, aku masuk ya ,,, ? nanti kabarin aku ,, !." kata Caca sambil tersenyum menatap laki laki pujaannya itu ...
setelah Caca masuk ,, Refan segera melajukan mobilnya pulang ke apartemennya ,, dalam perjalanan ,, Refan memikirkan keputusan yang sudah dia ambil untuk menghindari perjodohan dari tantenya itu ,, ....
karna sebenarnya ,, dia tidak ada perasaan apa apa sama Caca ,, karena setelah orang tuanya meninggalkannya ,, dia tidak mau untuk memikirkan soal wanita ,, dan dia takut Caca akan kecewa apabila mengetahui semuanya ...
Di tempat lain, Sasa dan Akmal.
sampai di rumah ,, Akmal dan Sasa memilih untuk segera tidur ,, Akmal tidur sambil memeluk tubuh istrinya yang semakin berisi itu ,,
apalagi Sasa selalu mengenakan baju tidur yang sangat seksi setiap malam ,, jadi dia terlihat sangat menarik dan menggoda ...
pukul 6:30 ,, Akmal terbangun karena kaget dengan suara Sasa yang sedang muntah muntah di dalam kamar mandi ,,
Akmal langsung bangun dan terduduk ,, di saat dia mau melangkah turun untuk menyusul Sasa ke kamar mandi ,, tiba tiba langkahnya tertahan karena dia melihat Sasa sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang pucat ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...