
Akmal melihat fernando yang sudah beranjak dari tempat duduknya langsung segera berdiri dan berpamitan pada yang lain..
"aku duluan." kata fernando,..
"aku juga." sambung akmal,.
"ok, istrahatlah duluan, sebentar lagi kita juga mau istrahat." jawab yang lainnya...
Akmal berjalan bersama fernando di lorong lorong hotel...
"badan aku panas bangat bro, aku membutuhkan seorang wanita." kata fernando dengan suara seraknya karna menahan sesuatu yang di akibatkan oleh obat yang di berikan bella,, dia berkata sambil berbalik menatap Akmal...
"ada wanita yang juga membutuhkan seorang pria malam ini." Jawab akmal santai..
"siapa,β?." Tanya fernando...
"bella." jawab akmal
"kamu suka kan sama bella,?.' tanya Akmal..
"iya, aku suka bangat sama dia." Jjawab fernando...
"kamu bisa memilikinya kalau kamu mau ikut permainanku." tambah akmal..
"permainan apa,?." Tanya fernando tidak sabaran...
"kamu ke kamarnya dan langsung masuk, tidak usah bersuara sampai semuanya selesai, yang penting kamu tidak memaksanya, ikuti saja permainannya." jelas akmal.
"ok." jawab fernado yang memang sejatinya playboy yang hanya menginginkan wanita di saat butuh saja.
setelah itu fernando mengikuti saran akmal dia langsung masuk ke kamar bella tanpa suara, dan bella pun menerimanya dengan suka cita di dalam kamarnya..
bella membawa fernando ke atas ranjangnya dan memperkosa fernando di dalam kegelapan, bella sangat agresif, dia sangat bahagia, karena yang dia tau, lelaki yang berada di dalam pelukannya tanpa sehelai benang pun itu adalah Akmal laki laki pujaannya sejak dulu.
Akmal melangkah ke arah kamarnya, dia membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan segera melakukan panggilan vidio kepada sasa,.
Sasa yang sedang menunggu telfon dari akmal sangat bahagia, karena akmal menepati janjinya untuk menelpon nya.
Sasa mengangkat panggilan vidio dari akmal, dia menatap Akmal dengan tampang penasarannya...
"kenapa kamu menatapku seperti itu,,?." Tanya akmal.
"aku hanya ingin tau, apa kamu masih tetap utuh atau tidak." jawab sasa..
"yaaa,, karena kamu kan berada di tempat ular berbisa, siapa tau sudah di patok." jawab sasa..
Akmal tidak menjawab, dia hanya menatap sasa dengan tatapan dingin nya, yaaa nama nya juga kulkas...
"mas, coba buka bajumu." perintah sasa
"buat apa,?." tanya Akmal.
"aku ingin lihat badan kamu ada tanda tanda yang mencurigakan ngga,?." Jawab Sasa..
Akmal menurut, dia tidak hanya membuka bajunya tapi dia membuka seluruh pakaian nya tanpa ada yang tersisa dan membuat Sasa terbelalak...
"apa lagi,?." tanya Akmal setelah terlanjang bulat...
"aku,βaku," Sasa terbata bata dan langsung di potong oleh akmal.
"kamu apa,,? kamu ingin ya,? sabar dulu sampai aku pulang." sambung Akmal santai...
wajah Sasa seketika memerah karena malu,.. dia menatap akmal malu malu sambil berkata,
"udah dulu ya mas,,! aku mau tidur sudah ngantuk." Sasa berkata dan langsung mematikan sambungan telfon nya.
"ha ha ha ha ha, dia malu." kata Akmal sambil terkekeh
Kemudian Akmal meletakan ponselnya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh nya yang sudah tak mengenakan apa pun...
mungkin karna pengaruh alkohol, jadi tidak butuh waktu lama untuk Akmal masuk ke dunia mimpi nya...
to be continued....
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak