My Possessive Wife

My Possessive Wife
92



Sasa tidak berhenti menangis, dia keluar dan di susul akmal,, akmal melangkah ke arah Sasa yang sudah berdiri dan mau membuka pintu bagian belakang untuk mengambil barang belanjaan nya yang sudah terhambur dari dalam kantong...


segera Akmal menarik tangan Sasa kasar dan membuat Sasa langsung berbalik menghadapnya...


"jangan pernah kamu ulangi hal ini lagi." kata akm sambil menatap Sasa yang masih menangis...


Sasa tidak menjawab ataupun menatap Akmal, dia memalingkan mukanya dari Akmal.


" Sasa, kamu dengar ngga apa yang aku bilang,?." tanya Akmal sedikit berteriak...


"aku ngga mau dengar." ketus Sasa tanpa menatap akmal.


"kamu ingin buat aku marah,,? atau kamu mau mati di bunuh perampok yang sedang berkeliaran di luar sana,, haaaa,?." Akmal semakin berteriak dengan keras...


"aku mau matiiii,! puas kamu." jawab Sasa tidak kalah keras, karena emosi yg memuncak,,


Akmal langsung menampar Sasa dengan kerasnya..


plaaak,,


suara tamparan akmal... Sasa merasa pipi sebelah kirinya keram dan sangat sakit, dia segera berlari memasuki rumah sambil menangis, dia sudah tidak memperdulikan barang belanjaannya lagi.. dia langsung masuk ke kamar dan terduduk di samping ranjang dengan kepala di tundukan kelututnya beralas kedua tangan yamg dia taruh di atas lututnya.


Dia menangis sejadi jadinya, dia kecewa dengan akmal yag sudah kasar padanya..


Akmal yang masih berada di luar, sedang menatap tangannya yang sudah dia gunakan untuk menampar Sasa..


dia merasa kesal pada dirinya sendiri yang tidak bisa mengontrol emosi, karena kesal dia memukul mukul bagian atas mobilnya berulang ulang...


"aaaaaah, bodoooh." Teriak Akmal..


Setelah itu, Akmal membuka pintu mobil bagian belakang, dan memunguti barang belanjaan Sasa yang sudah terhambur di dalam mobil bagian belakang...


"hika..hiks..hiks..hiks.." suara tangisan Sasa


Akmal melangkah mendekati Sasa, dia menaruh barang belanjaan Sasa di atas sofa yang ada dalam kamar mereka dan berlutut di depan Sasa, dia meraih wajah sasa dengan kedua tangannya tapi di kebas oleh Sasa .


"aku minta maaf, aku kaya gitu karena aku sangat khawatir dan takut terjadi apa apa padamu." Kata Akmal sambil mengusap ngusap kepala Sasa...


Sasa tidak menjawab sama sekali, dia kembali mengebas tangan Akmal dari kepalanya...


kemudian sasa berdiri dan hendak keluar kamar, namun segera Akmal berdiri dan memeluknya dari arah belakang dengan erat, sambil berkata...


"tolong maafkan aku Sasa, aku sangat menyayangimu dan takut terjadi apa apa padamu." ucap Akmal sambil memeluk Sasa dan menempelkan wajahnya pada leher Sasa bagian samping...


hidung dan mulut Akmal melekat di leher Sasa, dia mengecup leher Sasa berulang ulang hingga membuat sasa lemah...


Sasa berusaha melepaskan tangan Akmal namun tidak berhasil, karena Akmal semakin mengencangkan pelukannya dan terus mengecup leher Sasa..


"aku menyayangimu Sasa dan sangat mencintaimu, aku takut kehilanganmu, karena itu aku tidak bisa mengontrol emosiku." Ucap Akmal akhirnya Sasa pun luluh dengan kata kata Akmal yang berbisik di telinganya...


Karena merasa Sasa sudah tidak melawan, Akmal dengan perlahan membalikan tubuh Sasa.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak