
" ya sudaah ,, gitu dulu ya Ra." kata Akmal dan langsung mengakhiri obrolan mereka ... sedangkan Rani hanya senyum senyum dengan tingkah sahabatnya yang menurutnya lucu ,, ...
setelah mematikan telfonnya dengan Rani ,, Akmal tidak pakai menunggu ,, dia langsung masuk menyusul Sasa ke kamar mandi dengan wajah yang sudah memerah karena menahan emosi ,, dia membuka pintu kamar mandi dan membantingnya kasar ...
Sasa yang sudah selesai mandi sedang memakai pembalut ,, tapi karena terkejut karena bunyi pintu di banting , , akhirnya Sasa menghentikan kegiatannya dan berbalik ke belakang ,,
dia melihat Akmal yang sudah berdiri di belakangnya dengan wajah datarnya ...
" ada apa mas ,,, ?." Tanya Sas.a bingung ,,, ...
" kamu ngga perlu tanya kenapa ? semustinya aku yang nanya ,, kenapa kamu ngga mau hamil ,,,, haaaa ,,, ?." Akmal berteriak dengan kerasnya ...
" tadi aku telfon Rani untuk mengeluh karena kamu ngga hamil hamil , , tapi Rani bilang ,, kamu ngga akan hamil karena kamu mengkonsumsi pil kb yang kamu ambil dari dia, pa maksud kamu Sasa,, ? jawab aku ,, jangan buat aku tambah marah." Kata Akmal kesal ..
" aku hanya takut mas ,, kalau aku hamil ,, aku hanya di rumah ,, dan kamu ke sana ke mari sesukamu." kata Sasa sabil menundukan kepalanya ,, karena matanya sudah mengeluarkan cairan bening ..
" berhenti memakai pil itu Sasa, ini hait kamu yang terakhir ,, mulai besok aku akan cari beli rumah ,, kita harus tinggal sendiri ,, aku mau menghabiskan banyak waktu di kamar ,, karena aku mau kamu segera hamil." Kata Akmal sambil menatap Sasa yang juga sudah menatapnya ...
Sasa kaget dengan keputusan Akmal untuk pindah ,, tapi segera dia berfikir tentang tadi siang ,, waktu dia bilang ke Akmal kalau dia ngga enak sama orang rumah kalau lama lama di kamar , dia juga berfikir ada baiknya juga kalau pindah ,, biar pelakor itu ngga serumah dengan mereka
Sasa tidak berkata apa apa ,, dia hanya mengangguk menyetujui ucapan suaminya yang sedang menatapnya itu.
Setelah Sasa mengangguk ,, Akmal merasa lega karena istrinya mau untuk hamil ,, Akmal mengusap kepala Sasa dan berkata ,,
" jangan nangis lagi ,, kamu tu harusnya bahagia karena aku menginginkan anak darimu ,, kalau aku tidak menginginkan anak darimu berarti aku ngga sungguh sungguh menjadikanmu istriku." kata Akmal dan langsung beranjak ke bawa shower untuk membersihkan badannya ...
Sasa yang masih berdiri di tempatnya sejenak berfikir tentang perkataan Akmal baruasan ,, dan seketika senyum mengembang di wajah cantiknya itu ... kemudian.
Sasa melanjutkan memakai pembalutnya dan langsung keluar dari kamar mandi.
Sasa bergegas memakai pakain dan tak lupa menyiapkan pakain ganti Akmal,, selesai menyiapkan pakaian Akmal, Sasa segerah menggantikan seprei yang terkena darah dengan yang baru.
Tidak berapa lama Akmal pun keluar dari kamar mandi dan mengenakan pakain yang sudah di siapkan Sasa...
" ayo kita ke bawa ,, aku udah sangat lapar." kata Akmal sambil melangkah ke arah Sasa.
Kemudian Akmal mengambil deodoran dan Parfum dan kemudian memakainya, Sasa sangat suka dengan aroma parfum suaminya itu ,,
Setelah itu mereka bergegas meninggalkan kamar ,, sebelum mereka melangkah menuruni tangga , Sasa menatap ke bawah ,, dan di sana ada Caca dan yang lainnya sedang mengobrol ,,,
Dia langsung merangkul lengan suaminya dengan manjanya, Akmal menyadari tingkah istrinya itu hanya diam tanpa menolak ,, sedangkan orang orang yamg ada di bawah hanya tersenyum menatap tingkah Sasa yang sangat manja sama Akmal,, kecuali Caca dia menatap Sasa dengan tatapan tidak suka, tapi Sasa hanya cuek bebek sambil melangkah turun dengan tetap memeluk lengan laki laki tampannya itu ...
Sesampai nya di dapur ,, mereka langsung makan ,, selesai makan ,, Akmal dan Sasa memilih untuk bergabung dengan yang lainnya di ruang keluarga ,, Akmal dan Sasa duduk di samping grenma ,, mereka berhadapan dengan Caca...
" Sa .. libur kuliah kalian sampai kapan sayang... ? tanya mama ...
" dua minggu lagi kita udah kuliah ma." jawab Sasa...
" memangnya ada apa ma ,,, ?." tanya Sasa lagi ..
" Tidak ,, mama cuma nanya ,, soalnya Caca kan mau kuliah juga di kampus kamu sayang." jawab mama...
" oooo iya ma." sambung Sasa.
Sedangkan Akmal yang berada di samping Sasa sedang asik membalas pesan dari Refan ...
" besok kamu mau kemana sayang ,,, ?." tanya mama lagi.
" Tidak kemana mana kok ma." jawab Sasa...
" kalu gitu kita jalan jalan sama grenma dan Caca ya ,,, ?." Ajak mama...
" ngga bisa ma." sambung Akmal..
" kenapa emang ,, ? tanya mama
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...