My Possessive Wife

My Possessive Wife
163



Pukul 20.00 malam ,, Akmal dan Sasa memutuskan untuk pergi ke apartemen Refan untuk menanyakan soal hubungannya dengan Caca ,,


karena Sasq tidak tega melihat sahabat baiknya itu bersedih ,, walaupun Caca tidak perna menunjukan kesedihannya secara langsung ....


sedangkan Caca yang masih berada di rumah pun memutuskan untuk manemui Refan agar dia bisa berbicara secara langsung dengannya ...


sampainya di apartemen Refan ,, Caca langsung melangkah masuk tanpa mengetuk pintu ,, karena pintu apartemen Refan kebetulan sedang terbuka ,,


tapi tiba tiba langkahnya tertahan di saat dia melihat Refan ,, Akmal dan Sasa yang sedang mengobrol di ruang tamu dan dia mendengar mereka menyebut namanya ....


Caca bersembunyi di balik dinding yang tidak jauh dari ruang tamu sambil mendengar pembicaraan mereka ....


" Fan , kamu kenapa sih sama caca , , ? ko kamu seperti menghindarinya ,,, ?." tanya Akmal ...


" iya mas ,, Caca itu sedih bangat di cuekin sama mas ,,," sambung Sasa ...


" gini Mal ,, Sa,, aku tu sebenarnya ngga ada perasaan apa apa sama dia ,." kata Refan ..


Akmal ,, Sasa dan juga Caca yang sedang menguping pembicaraan mereka sangat terkejut dengan pengakuan Refan itu ...


" tapi kenapa kamu nembak dia kalau kamu ngga ada rasa ,,, ?." tanya Akmal ..


" gini M ,, kamu kan tau ,, tante selalu berusaha untuk jodohin aku sama anak teman temannya ,, dan kemarin kemarin ,, dia memberiku pilihan , katanya kalau aku ngga nemuin pacar dalam waktu beberapa minggu ,, dia akan jodohin aku sama Anita ,, anaknya tante Sonya ,, jadi terpaksa aku nembak Caca biar dia ngga jodohin aku." jelas Refan ...


Sasa dan Akm yang mendengar itu ,, tidak bisa berkata kata saking tidak percayanya ,,


sedangkan Caca yang berada di balik dinding ,, seperti tersambar petir ,, karena tidak sanggup mendengar semuanya ,, akhirnya Caca memilih untuk pergi dengan berlinang air mata ...


dia menaiki taksi dan memilih untuk pergi ke taman kota ,, sampainya di sana ,, dia menangis sejadi jadinya ,, dan karena keadaan di sana lumayan sepi ,, jadi tidak ada yang melihatnya ....


" Fan ,, tapi Caca itu sungguh sungguh mencintai kamu lo ,,, !." kata Akmal ...


" iya aku tau ,, dan aku udah putuskan untuk membicarakan semuanya sama dia besok ,,,." jawab Refan . ..


" apa yang ingin mas Refan bicarakan sama dia ,,, ?." tanya Sasa ...


" aku akan jujur sama dia ,, dan aku ingin minta maaf ,, aku juga mau bilang kalau aku akan berusaha untuk mencintainya seperti dia mencintaiku, awalnya aku ingin menjauh darinya ,, biar dia ngga terlalu berharap ,, tapi di sisi lain ,, aku ngga tega meninggalkan dia begitu saja ,, apalagi aku udah mengambil ciuman pertamanya." Jawab refan panjang lebar ...


" waaah ,,, parah bangat kamu Fan ,, ngga cinta tapi main nyosor aja kamu." kata Akmal dan langsung mereka tertawa ...


sedangkan Caca yang hanya mendengar separuh penjelasan Refan ,, sangat kecewa dan hancur ,, dia menangis di taman kota hampir satu jam ,, dan setelah itu dia langsung memilih untuk pulang dengan tampangnya yang sangat kusut . ...


sampainya di rumah ,, Caca langsung memilih untuk tidur , karena dia sudah tidak mau untuk memikirkan Refan lagi ,, dia sudah bertekat untuk melupakan Refan dan tidak mau mengingatnya lagi ,, walaupun kata Sasa dia itu baik ,,


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...