My Possessive Wife

My Possessive Wife
62



karena bi ina ada suami, dan suaminya sebagai tukang kebun di rumah itu, kalau bi ira, dia seorang janda,, jadi ngga masalah...


waktu marahan sama Akmal, Sasa tidur di kamar tamu dan minta di temanin bi ina, karena waktu itu, suaminya lagi pulang kampung, tapi kali ini suaminya ada, jadi ngga bisa,.. dan bagi Sasa,, bi ina sama bi ira sama saja, sama sama baik ,, sopan, jujur dan ramah sama majikan, dan juga Sasa sudah sangat akrab sama mereka,, karena Sasa tidak pernah menganggap mereka sebagai pembantu, tapi dia menganggap mereka seperti keluarga sendiri


malamnya Sasa tidak bisa tidur, dia melihat layar ponselnya, dia menunggu kabar dari Akmal yang tak kunjung mengabarinya...


walaupun dia sangat merindukan laki laki pujaannya itu, tapi dia tidak mau untuk menghubunginya duluan... dia membuka galeri dan memandang foto Akmal waktu dia baru masuk kuliah, di foto itu Akmal sangat tampan dan mempesona,,


kebetulan Sasa menyimpan beberapa foto Akmal di ponselnya...


" kenapa sih, kamu ngga kabarin aku,? apa sesibuk sehingga untuk mengirim pesan aja ngga bisa." sasa berbicara dalam hatinya sambil menyentuh foto Akmal dengan jarinya..


Sasa menghembuskan nafasnya dan membuangnya kasar tanda kesal... sedangkan bi ira yang berada di lantai beralaskan karpet sudah terlelap...


Sasa meletakan ponselnya dan memilih untuk tidur.. jam menunjukan pukul 02.00 tengah malam, ponsel Sasa berdering, tapi Sasasudah terlelap,. berulang ulang Akmal menghubungi Sasa tapi tetap tak ada jawaban,,


"pasti dia sudah tidur." gumam akmal.. akhirnya Akmal kembali bekerja bersama refan asistennya sampai jam 03.00 dini hari , setelah selesai, Akmal dan refan memilih untuk beristirahat..


pagi harinya Sasa terbangun, dia melihat ke lantai dan di sana sudah tidak ada bi ira,, dia mengambil ponselnya untuk melihat jam, jam menunjukan pukul 07.00 pagi... kemudian dia terbelalak melihat panggilan dari Akmal 9 kali panggilan tak terjawab pada jam 02.00 tengah malam....


"astaga dia menghubungiku sudah selarut itu,,? apa dia kerja sampai selarut itu,? atau dia,, tidak tidak tidak,, dia sudah berjanji kalau dia ngga bakalan macam macam." Sasa berbicara sambil menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan fikiran buruk dari kepalanya..


kemudian aSasa memilih menghubungi Akmal, tapi tidak ada jawaban dari Akmal .


" mungkin dia masih tidur,, ya sudahlah." Sasa berkata sambil beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya...


jam 08.00 Sasa sudah berangkat ke kampus di antar pak tono seorang perjaka tua yang tak kawin kawin, beliau adalah supir keluarga Akmal yang sudah bekerja sedari Akmal masih kecil.


"aduh, tiga hari lagi kita udah ujian lo.' kata amel...


"bagus dong, biar cepat liburan." sambung sifa...


"kalian mau liburan ke mana,, ?." tanya ara...


"aku mau ke sulawesi sama orang tua aku,, mau jenguk keluarga mama aku di sana." kata amel...


"kalau aku,, mau ke bali gitu,, kan ada kaka aku yang kerja di sana, jadi dia suruh aku buat ke sana." kata sifa..


"kalau kamu sendiri,,?." tanya amel ke ara,..


to be continued....


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak