
" kenapa emang ,, ? tanya mama ..
" besok Sasa harus ikut aku ke kantor , karena selesai metting besok ,, kita mau cari rumah buat aku beli ma." jawab Akmal...
" apa ,,, beli rumah , ,, ?." Teriak mama dan papanya bersamaan ,, ...
" iya ,, aku sama Sasa mau tinggal sendiri." Jawab Akmal...
" buat apa beli rumah sayang ,,, ? ini kan rumah kamu ." kata mama
" aku sama Sasa mau mandiri ma." jawab Akmal sambil terus membalas pesan Refan ,, ..
" Sudah ma ,, biarin aja ,, mereka tuh sudah menikah dan berumah tangga ,, jadi bagus kalau mereka mau mandiri." sambung papa..
" tapi nanti mama kangen sama mereka pa." rengek mama...
" nanti kita sering sering ke sini kok ma." sambung Sasa
" ya udah kalau gitu ,, tapi ingat ,, kalau udah tinggal sendiri ,, kalian sering sering ke sini ,, atau mama yang setiap hari ke sana aja." kata mama
" terserah mama aja." Sambung Akmal.
Sedangkan Caca hanya terdiam dengan wajah yang kesal ,, karena Akmal akan pindah ,, dia kesal karena tidak bisa tinggal serumah dengan Akmal..
mereka mengobrol sampai jam 20.00 malam ,, karena merasa sudah ngantuk ,, grenma meminta Caca untuk mengantarkannya ke kamar.
Sedangkan papa dan mama pun sudah beranjak ke kamar mereka ,, setelah mengantar grenma ke kamar ,,
Caca keluar dan pergi ke kamarnya ,, dia menggantikan bajunya dengan gaun tidur yang sangat seksi dan hendak ke ruang tamu menemui Akmal dan Sasa , , tapi belum sampai di ruang tamu ,, dia mendengar suara tawa Sasa,,
dia mempercepat langkahnya ,, tapi tiba tiba langkahnya tertahan dan raut wajahnya seketika berubah memerah karena kesal dengan apa yang dia lihat ...
dia melihat Akmal sedang menggelitik Sasa dan ******* bibir Sasa,,
Kemudian Akmal menggendong Sasa dan berjalan menaiki tangga menuju kamar mereka ...
" sialan ,, kenapa sih ,, mereka selalu bermesraan ,,, ? gerutu Caca dalam hati dan langsung berbalik dan melangkah kembali ke kamarnya dengan wajah penuh kekesalan ...
Akmal membawa Sasa ke ranjang dan membaringkannya di sana ,, kemudian Akmal pun berbaring di samping Sasa, dia memeluk tubuh Sasa dan Sasa pun memeluknya ,, kemudian mereka tidur sambil berpelukan ,,, ...
Keesokan hari nya.
mata hari pagi bersinar sangat cerah ,, Akmal dan Sasa yang sudah bersiap siap langsung turun ke dapur untuk sarapan bersama ,, di sana sudah ada yang lain yang juga sudah berdandan rapi ,,
papa mau ke kantornya ,, papa punya beberapa perusahan besar ,, jadi beliau mengelolah yang lain ,, dan Akmal mengelolah yang lain ...
Sedangkan ,, mama, grenma dan Caca pun sudah rapi ,, mereka mau pergi jalan jalan ,, sekalian membawa grenma untuk cek di dokter khusus ...
Akmal melangkah duluan ke dapur ,, karena Sasa melupakan dompetnya di kamar ,, jadi dia kembali untuk mengambilnya ,,
Caca yang melihat Akmal turun tanpa Sasa ,, tersenyum sambil menatap Akmal yang memang sangat tampan dengan jas hitamnya.
Sedangkan Akmal tidak memperdulikannya ,, Akmal hanya menatap papa nya yang sedang mengobrol dengannya ..
Akmal belum menjawab namun tiba tiba ,, semua mata tertuju melihat Sasa yang datang dengan penampilannya yangg sangat cantik dan menarik ...
" THE STAR, kalian berdua memang pasangan yang sangat serasi ,, yang satu tampan ,, dan yang satunya cantik." Kata grenma sambil tersenyum menatap Sasa dan Akmal bergantian ..
Sedangkan Sasa hanya tersenyum sambil berjalan dan duduk di samping Akmal, mereka makan tanpa ada yang bersuara.
Selesai sarapan ,, Akmal dan Sasa langsung berpamitan untuk berangkat duluan ,, sedangkan Caca hanya terdiam sambil sesekali menatap Sasa dengan tatapan tidak suka ,,, setelah mobil Akmal melaju ,, papa pun berpamitan ,, dan setelah itu mama, grenma dan Caca pun melaju dengan mobil putih yamg di kendarai mama.
Keluarga Akmal mempunya banyak kolekai mobil ,, jadi mereka bawa mobil masing masing ... dalam perjalanan Akmal sesekali melirik Sasa,
Sedangkan Sasa hanya cuek sambil memainkan ponselnya ,, karena merasa Akmal berkali kali meliriknya ,, akhirnya Sasa pun berbalik dan menatap Akmal.
" mas ,, kenapa kamu terus melirik aku sih ,, ? kamu tuh lagi mengemudi ,, tidak usah lirik lirik aku ,, aku tahu aku cantik." kata Sasa yang membuat Akmal langsung tertawa tanpa menjawab apapun ...
" mas ,, aku mau hamil tapi ada syaratnya." tambah Sasa
" apa syaratnya ,,, ?." Tanya Akmal
" kamu harus bawa aku kemana pun kamu pergi biar pun aku udah hamil." Ucap Sasa.
" terserah kamu saja ,, kemarin kan aku ngajak kamu ,, tapi kamunya yang ngga mau ...." kata Akmal tanpa menatap Sasa..
" besok lusa aku mau berangkat ke jerman ,, kamu mau ikut ngga ,, ?." Tanya Akmal.
" mau mau mau ,, aku mau ikut mas." Jawab Sasa bersemangat
" tapi kita pindah rumah dulu baru berangkat." Kata Akmal
" tapi kita mau cari rumah di mana mas?." Tanya Sasa...
" sudah ada kok rumahnya ,, sebentar kita tinggal lihat aja ,, Refan sudah dapat rumah untuk kita ,, soalnya sudah seminggu yang lalu aku suruh dia cari." jelas Akmal
" ooo berarti ,, mas udah rencanain pindah dari sebelumnya ya ,, ?." Tanya Sasa lagi
" iya ,, aku rencana pindah ,, di saat aku dengar kalau Caca mau datang dan tinggal di rumah kita." jawab Akmal..
" oooo gitu ya ,, ?." kata Sasa sambil tersenyum ... setelah mereka sampai di kantor.
Semua mata tertuju kepada Akmal dan Sasa yang terlihat sangat serasi ,, Sasa memeluk lengan Akmal seperti biasanya ,, sedangkan Akmal hanya cuek dan tak menolak ...
Sesampainya di dalam ruang kerja Akmal, Sasa memilih untuk duduk di sofa yamg terdapat dalam ruangan itu.
Sedangkan Akmal sedang menelfon Refan ,, dia menyuruh Refan untuk mengirim gambar gambar rumah yamg mau mereka beli itu ,, selesai mengobrol dengan Refan ,, Akmal langsung segera memeriksa ,, dan menandatangani berkas berkas yang sudah tersusun di atas meja kerjanya...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...