
dan tidak beberapa lama akhirnya Akmal pun kembali dari toilet dan duduk di tempat duduknya kemudian dia mengambil gelas yang berisi minumannya dan langsung meneguknya... dan Bela yg melihatnya langsung mengembangkan senyum kemenangan dan dia segera menatap ke dua temannya yang sudah memberi jempol padanya...
tanpa mereka sadari Akmal melirik dan melihat tingkah mereka dan Akmal mulai curiga karena dia merasa badannya yang mulai panas dan menegang, dengan segera dia mengambil ponselnya dan mencari tahu gejala yang dia rasa melalui internet ...
kemudian Akmal langsung terbelalak di saat mengetahui itu reaksi dari obat perangsang, Akmal sangat emosi, dia mengepalkan kedua tangannya sambil berkata dalam hatinya...
"kurang ajaaar, dasar cewek murahan." gerutu Akmal dalam hati...
kemudian Akmal merasa makin hari obat itu makin menguasai dirinya, tapi dengan sekuat tenaga dia mencoba untuk mengendalikan dirinya dan bersikap santai seakan akan dia tidak merasakan apa apa,
kemudian Akmal mulai berfikir dan berkata kata dalam hatinya...
"aku harus pergi dari sini, sebelum wanita murahan ini memanfaatkan keadaanku." Ucap Akmal.
setelah itu Akmal langsung beranjak dari tempat duduknya dengan tetap bersikap biasa saja dan membuat Bela langsung merasa bingung dan segera menatap kedua temannya yang juga sedang menatapnya dengan tatapan yg sama, karena merasa penasaran akhirnya Bela pun bertanya..
"kamu pusing mal? atau apa yg kamu rasakan,?." tanya Bela cari tau...
"aku ngga apa apa,, cuma aku mau ke toilet lagi." jawab Akmal.
"o00 ya sudah." jawab Bela sambil berdiri mendekati Akmal dan memeluk lengan Akmal sambil berbisik...
"cepat kembali ya." Ucap Bela genit, dan Akmal hanya mengangguk kemudian berlalu ke kamar mandi, sampai di kamar mandi dia segera menelfon Refan asistennya untuk menjemputnya di depan bar... dan setelah itu Akmal langsung keluar dan menunggu Refan di dalam mobilnya, setelah hampir setengah jam menunggu akhirnya Refan pun sampai dengan menggunakan taksi karena Akmal yang menyuruhnya untuk tidak membawa mobil....
Refan berjalan menghampiri mobil Akmal dan dia melihat Akmal yang sudah terduduk bersandar di kursi mobil bagian belakang dengan tampang yang aneh...
"aku ngga apa apa hanya sedikit pusing, ayo cepat kita pergi." kata Akmal berbohong... dan Refan langsung masuk kemudian melajukan mobil menuju rumah Akmal,
sedangkan di bar, Bella dan teman temannya sibuk mencari keberadaan Akmal ke sana ke mari, tapi karena mereka tidak menemukan Akmal akhirnya mereka memilih untuk segera pulang...
Bella sangat khawatir memikirkan Akmal, dia tidak bisa tenang karena takut Akmal akan melakukan hal yang tidak dia inginkan dengan wanita lain selain dirinya...
setelah sampai di depan rumah Akmal Refan segera memarkirkan mobil kemudian turun dan hendak membantu Akmal yang baru keluar dari mobil dengan wajah yang sudah seperti kepiting goreng, tapi di saat dia baru meraih lengan Akmal, Akmal langsung menatapnya dan berkata...
"kamu pulang aja bawa mobilku,! aku bisa sendiri." kata Akmal...
"ya sudah, kalau gitu aku pergi dulu." jawab Refan dan langsung masuk ke dalam mobil kemudian melaju meninggalkan Akmal yang sedang melangkah menuju pintu rumahnya.
to be continued....
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak