
Akmal mengantarkan Bella pulang ke apartemennya, setelah mengantarkan Bela, dia langsung menelpon Sasa tapi tidak di jawab akhirnya dia memilih untuk mengirim pesan tapi tidak di balas juga,.
"Sa kamu tinggal di mana,?." tanya Ara di dalam bis,.
"di sana." Sasa menunjuk asal ke arah berlawanan dari rumah mertuanya..
"ko kamu tinggal di arah sana tapi naik bis ini si Sa?." tanya Ara bingung...
"sebenarnya aku ingin main main ke rumah kamu, bisa ngga Ra,? soalnya aku malas pulang di rumah ngga ada orang, om dan tanteku lagi keluar negri." jawap Sasa berbohong...
"boleh ko,, malahan aku senang..." jawab ara... akhirnya Sasa pergi ke rumah Ara sedangkan Akmal yang baru sampai rumah langsung bergegas memcari Sasa, dia tanya orang rumah satu pesatu tapi jawaban mereka semua sama kalau mereka tidak tau di mana Sasa berada karena mereka belum melihat sasa pulang dan itu membuat Akmal sangat kesal dan emosi dan dia langsung memilih pergi ke kantor.
selesai meeting Akmal langsung pulang, dan sesampainya di rumah dia langsung menanyakan Sasa kepada salah satu pembantunya,,.
"bi,, Sasa nya sudah pulang,?." tanya Akmal.
"belum den, non Sasa belum pulang." jawab bi Ira salah satu pembantunya,..
"kemana wanita itu,? apa dia sudah pulang ke bandung,,?." gumam Akmal dalam hati , dan tiba tiba dia di kagetkan dengan suara dering di ponselnya dan ternyata itu panggilan masuk dari mama Via, mama mertuanya...
"halo nak Akmal, ini mama." Ucap mama Via setelah Akmal menjawab telfonnya.
" Iya ma." Jawab Akmal.
"Sasa ngga apa apa kan nak,,? soalnya mama telfon dari tadi tapi tidak di angkat dan mama jadi khawatir." kata mama Via...
"o000 iya ma dia lagi tidur mungkin kecapean." jawab Akmal berbohong karena dia tidak mau membuat mertuanya khawatir...
"iya ma." Jawab Akmal dan langsung memutuskan sambungan telfonnya...
setelah itu Akmla langsung melangkah menuju kamarnya, dia sangat pusing memikirkan Sasa dan dia tidak tahu harus mencarinya ke mana, dan setelah berfikir selama beberapa menit akhirnya Akmal memutuskan untuk keluar mencari Sasa walaupun dia belum tahu ke mana dia harus mencari istrinya itu... dan di saat dia sudah berada di lantai satu hendak melangkah menuju pintu, tiba tiba pintu terbuka dan Sasa pun masuk tanpa berkata apa apa...
"dari mana saja kamu,,?." tanya akmal kesal...
"bukan urusan kamu." jawab Sasa tanpa menoleh dan terus melangkah naik ke kamarnya...
Akmal makin kesal dengan sikap keras kepala Sasa itu dan dia langsung melangkah mengikuti Sasa yan sudah berlalu darinya.
"apa kamu bilang,,? bukan urusan aku,?.' kata akmal dengan nada yg sudah mulai naik di saat dia sudah berada di belakang Sasa.
"kamu anggap apa aku ini haaaa,,?." tambah Akmal dengan berteriak...
"kamu dan aku adalah dua orang asing yg di jodohkan dan di paksa untuk menikah, kamu sendiri yan mengatakan kalau kamu ngga mengenal aku di depan wanita itu, jadi untuk apa sekarang kamu nanya nanya aku,?." kata sasa dengan nada kesalnya...
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak