
Empat Orang memandang Lekat dengan Wajah Antusias yang terlihat, Zen sendiri Cukup tertarik dengan Teknik yang di Namakan Blacksmith Salah satu kemampuan memodifikasi, membuat dan menciptakan benda yang diinginkan seperti yang di tunjukan Ernest membuat senjatanya.
Antusias memandang, Zen tak hanya melihat Maupun memeperhatikan tanpa melewatkan analisis setiap Bahan yang di gunakan Oleh Ernest itu sendiri. Logam Andermantium yang ia pesan di gunakan sebagai bentuk Dasar dan juga Penglapis Chemical Weapon agar tak larut, dengan Komposisi yang ada begitu besar dimiliki Logam Andermantium mampu mengatasi Kelebihan yang berlebih dari Chemical Weapon seperti Larutan kimia yang cukup berbahaya.
Logam Andermantium Sendiri yang di sebut salah Satu logam terkuat yang ada. Benar saja! Komposisi Materi yang terkandung dari Logam berwarna Hitam pekat ini bukan Hanya banyak dan memadat melainkan menjadi Sesuatu Lebih dari itu terlihat seperti Atom saling berdempet seperti sifat Atom itu sendiri.
Bentuk yang menjadi Wadah dari Chemical Weapon, terlihat seperti senjata berlaras panjang dengan Moncong begitu besar dan tabung kaca Bulat, selang yang terhubung dengan Bentuk Utama senjata, Pemandangannya seperti Senjata Modern.
Cairan berwarna Merah muda Kekuningan itu di masukan kearah tabung dengan Begitu mencolok memenuhi Senjata Kimia Modern. Tak luput dari pandang Zen, Isabella, Hendirck maupun Susan dengan mata yang terkagum.
"Bagaimana?" Ucap Ernest.
"Wah..Bagus sekali, Jadi Kak Ernes bisa ajarin Susan."
"Jadi...Bagaimana Hendrick sudah lihatkan" Katanya yang memamerka.
"Cih...Biasa saja" Cibirnya walau rasa kagum ia sembunyikan di lubuknya yang paling dalam.
"Erenst aku masih Tidak Mengerti dengan Cairan berwarna ini" Tunjuk Zen sambil yang Fokus pada Cairan berwarna Aneh itu.
Chemical Weapon sendiri adalah Racun senyawa yang di kembangkan maupun Di ciptakan untuk melukai, melumpuhkan bahkan lebih parah Lagi dapat membunuh seseorang secara Instan. Penggunaannya juga berbeda dari Senjata yang mempunyai daya Ledak maupun Efek sihir tipikal masing masing.
Secara tak sengaja Ernest menemukan Sebuah Buku Alkimia yang membahas unsur Asam sebuah Senyawa, membuat ia begitu bersemangat. Walau ia harus menerima kegagalan yang begitu pahit pertama, tapi kerja keras dan juga pantang menyerah selama ia tunjukan, hingga membuahkan hasil seperti sekarang ini.
Tanpa di sadari juga Bioteknikal sendiri Jika kita Telaah, seseorang harus menggambungkan antara Keahlian Blacksmith maupun Alkimia secara bersamaan dan lagi Cukup susah di kuasai bagi orang yang bersikap Ceroboh seperti Ernest. Itu lah sebabnya Zen menyebutkan Ernest adalah seorang jenius walau sikap Ceroboh begitu mendominasi padanya, tapi tak mengganggu dua keahlianya itu.
"Sebenarnya aku juga tak tau, Ketika aku mencoba berbagai bahan, ada tiga bahan yang saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain."
"Coba kamu lihat Cairan biru yang tak berwarna disana" Sambil menunjuk sebuah cairan berwarna biru tapi sedikit agak pudar.
"Kandungannya sendiri berasal dari Pohon yang diambil Enzimnya yang aku temukan tak sengaja dari pedagang di selatan Kerajaan Migreth."
"Mereka menjual sebuah Cairan yang yang di Ekstra dari sebuah pohon dan di jadikan Racun pelumpuh untuk menghentikan Arus Mana pada Tubuh manusia hingga orang yang terkena tak dapat mengeluarkan sihir dengan masa yang terbilang cukup lama".
Cairan berwarna itu sendiri diambil dari unsur senyawa dari tumbuhan, panduanyanya berasal dari buku Alkimia yang Ernest dapat. Larutan yang ada mengandung Enzim yang dapat mengoksidasi setiap mana dalam Tubuh dan menjadi karakteristik dan juga ciri khusus tumbuhan itu sendiri, Aprohonachea itulah nama dari tumbuhan itu.
Sedangkan bahan kedua sendiri terbilang bahan cukup lama yang di kembangkan Ernest yaitu Asam Klorida. Asam yang disebut salah satu asam Kuat yang ada, Dengan H dan Cl sebagai Senyawa terkandung. Entah kenapa warna Utama Asam Klorida seperti Air yang cukup bening berubah menjadi Kekuningan pekat yang tak terlepas dari Seorang yang bertanggung jawab yaitu Ernest itu sendiri.
Bahan ketiga adalah Air, bukan Air biasa antara campuran H dan O2 melainkan air dengan Mana yang telah bercampur dan juga secara alami berkaitan membentuk senyawa baru. Ketiga bentuk tersebut bukan hanya sebagai Senjata kimia saja tapi berubah menjadi Chemical Weapon Magic, yaitu senjata kimia dengan Tipikal sihir yang kuat.
Zen mengangguk paham semua penjelasan panjang lebar yang di katakan Ernest. Sedangkan ketiga lainya hanya sedikit mengerti dengan beberapa penjelasan yang masuk di otak mereka. Mereka juga tak cocok dengan bidang yang terbilang sulit ini, cukup mengerti secara garis besar saja dapat terbilngan sesuatu Hal yang terbilang sempurna.
Hal yang membuat seseorang menganggap jika itu merupakan Hobi; Hobi sendiri didefinisikan seseorang yang selalu melakukan pekerjaan atau kegiatan yang ia suka di waktu Luang yang menurutnya bermanfaat baginya. Itu juga pada Ernest bukan saja seorang peneliti yang handal pada umurnya yang begitu muda tapi kegiatan tersebut sudah melekat, bukan melekat lagi tapi menempel!! Kokoh di jiwa sang Ernest.
"kalau sudah seperti ini,saatnya kita uji coba senjatanya" Ucap Ernest.
"Ayo" Ucap Susan tak kalah bersemangat.
Mereka berlima menyusuri jalan penghubung koridor dengan arah tujuan yaitu Lapangan kediaman yang sering di gunakan Ernest untuk menguji coba senjata senjata Aneh dari hasil penelitiannya. Ernest sendiri berjalan sambil memegang senjata. Senjata dari tahap pertama Ia Rancang sampai tahan akhir yang ia tunggu-tunggu yaitu Uji Coba.
Lapangan begitu Luas dengan dengan Rumput hijau bersenandu dengan angin yang bertiup kencang. Tak hanya itu suara angin yang terdengar membuat terpaan Rambut mereka sedikit Terangkat.
"Eh..Ernest bukanya ini terlalu indah untuk di jadikan tempat uji coba senjata anehmu itu" Ucap Hendirck dari seberang Ernest sembari menatap Lurus kearah Ekosistem yang ada didepan mereka.
"Kalian jangan salah sangka Dulu..lihat ini" Berjalan sambil menekan sebuah Tombol yang begitu mengejutkan".
Perubahan!!satu kata yang cocok untuk apa yang mereka lihat ini, keadaan indah tadi berubah menjadi Rumput yang sedikit berwarna kekuningan dengan tanah gersang tanpa ada Angin yang sejuk berhembus tadi.
"Jadi semua itu Ilusi yah, bukan...bukan lebih tepatnya Dunia buatan" Isabella masih tak percaya tanpa disadarinya.
"Hahaha.. begitulah" Tertawa canggung.
"Apakah semua ini hasil dari uji cobanya, Mungkin saja. padahal tempatnya begitu bagus apakah ia tidak sayang sama sekali. Walaupun jujur aku tak pernah sama sekali berbuat bahkan merusak alam Sampai separah ini" Batin Zen menghela napas dalam dalam.
"Kak Zen ayo, kenapa diam saja" Beo Susan yang langsung membuyarkan lamunan dari Zen.
"I-iya" Balasnya yang sedikit terbata bata karna di tarik secara paksa anak kecil berambut pirang ini.
o0o
"Kalian semua sudah siap" Kata Ernest yang mode semangatnya.
"Yah.." Balas mereka serempak.
Langsung saja kaca mata yang super besar masing masing tergantung dileher langsung saja dipasang di bola mata mereka. Ketika pelatuk di tekan oleh Ernest Portal sihir berwarna Merah muda tampak di ujung moncong sang senjata, tak memberi aba-aba Gumpalan membentuk Gelembung lengket. Hingga!!!
SWUS...
BUFF...
Mata mereka melotot seakan tak percaya ketika melihat peristiwa yang ada di depan mereka. Ledakan yang cukup jauh dari mereka seketika berubaha menjadi kawah besar yang di selimuti gas berwarna merah muda bertebangan.
Tak kalah terkejut, Sang pemilik empu juga terlihat shok dengan kejadian yang ada di depannya. Jujur saja ia merasa sangat terkejut, Tidak! Tidak! Tidak sangat sangat terkejut bahkan hampir kehilangan kesadarannya atau lebih tepatnya pingsan ketika Senjata Uji Cobanya itu, Benar-benar di luar akal sehat. Sungguh pengalaman yang tak pernah ia lupakan bahkan mereka tak lupa sekalipun!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Catatan Author :
Senjata Kimia atau di kenal Chemical Weapon yang di buat oleh Ernest sendiri menggabungkan ketiga bahan yaitu Enzim Aprohonachea, asam Klorida yang telah ia campur dengan bahan lain hingga berwarna kekuningan dan campuran terakhir antara senyawa baru yaitu Air dengan [Mana]. Ernes berpikir jika Enzim Aprohonachea tak dapat bergabung menghasilkan Cairan [Mana] seperti air yang dicampur karena karakteristik yang sedikit berbeda atau sedikit bertentang, Tapi tidak seperti Asam Klorida yang larut dalam air bahkan Itu senyawa baru tersebut, karna senyawa baru sendiri kesetimbangan antara Air 67% dan juga mana 33% hingga dapat bercampur begitu baik. Oksidasi yang terjadi yang begitu besar karna Enzim Aprohonachea membuat Larutan Asam Klorida melepaskan hingga Larutan yang menjadi Asam kuat menjadi sedikit berubah dari Karakteristik yang ada, pelepasan yang begitu masif sampai Asam Klorida yang bercampur dengan kedua bahan tadi menjadi bentuk senyawa baru dengan Tipikal Sihir kimia penghancur yang ada.