My Life Is Full Magic

My Life Is Full Magic
Chapter 9.Assosiasi Guild Petualang



Pijakan demi pijakan mereka lewati, tak seperti tadi yang mereka lakukan. Mereka langsung menuju ketempat tujuan tanpa melakukan Embel-embel.


Guild petualang sediri di sebut sebagai tempat perkumpulan para petualang tersebar bagi seluruh wilayah yang menjadi sebagian Profesi bagi kalangan manusia. Menyelesiaikan Quest yang terpampang di papan Misi Guild dan juga berburu Hewan Monster di jadikan sebagai bahan Senjata untuk di tukarkan menjadi Alat tukar sudah menjadi makanan sehari-hari para Job petualang ini. Memang terlihat Cukup menyenangkan, petualang merupakan salah satu bentuk dari kegiatan yang dapat merefreskan mental yang ada tapi, profesi ini juga tak luput dari Mara Bahaya, jadi orang yang merasa tertantang lah kebanyakan menjadi seorang petualang.


Asosiasi Guild petualang termaksud Organisasi penting dari 5 orangnisasi yang ada. Bahkan Seorang yang disebut dengan Guild Master sangat Di Hormati seperti Para Jendral Kerajaan maupun Kekaisaran.


Para petualang Sendiri di nilai berdasarkan Berapa banya Point Pengalaman yang mereka Kumpulkan dari membunuh Monster atau menyelesaikan Quest yang di terima bahkan bayarannya pun begitu setimpal Tak menghianati pengorbanan maupun kerja Keras yang di lakukan. Rank menjadi julukan atau tingkatan bagi Seorang petualang yaitu Rank SS sebagai Rank tertinggi dan Rank F sebagai Rank terendah atau pemula seperti Halnya tingkatan Sihir seseorang.


Hal lain dari itu mereka di berikan Plakat sebagai penanda bahwa ia adaalah seorang petualang, selain sebagai penanda plakat juga berfungsi menyimpan semua poin pengalaman. Dengan tunjukan warna saja, sudah tau bahwa semua Plakat memiliki warna yang mewakili tingkatan masing masing, misalnya Rank SS yang Sedikit Berwarna Hitam Keemasan sedangkan Rank F Tingkat terendah berwarna seperti Besi.


Tak hanya itu saja, seorang petualang merupakan salah satu pilar kekuatan militer bangsa manusia yang derajatnya setara dengan para Prajurit. Mereka yang tak terikat peraturan militer membuat bebas melakukan apa yang mereka mau,lebih tepatnya mereka Hidup Bebas tanpa terikat aturan sedikit pun kecuali aturan Guild. Bukan hanya sebagai Pilar militer saja tapi Pilar Ekonomi juga,arus pertukaran uang yang meningkat signifikan sebagian berasal dari Pemakaian Jasa para Petualang.


Iris mata mereka masing masing memandang Gedung yang begitu besar dan begitu banyak Orang dengan perlengkapan, baik Senjata Sihir Maupun Non-Sihir masuk dengan Rapi, berbincang bincang bersama sesama mereka tak mempedulikan Gender yang mereka miliki, baik itu perempuan mau


laki-laki.


"Jadi ini yah..Asosiasi Guild Petualang" Ucap Zen.


Respon kakak beradik Charlotte juga berlaku seperti Zen, walau mereka keluarga Bangsawan berpengaruh sekalipun, tak leluasa menginjakan kaki melewati Distrik Pembatas Keempat yang Lebih tepatnya Untuk para Kalangan konglomerat pengusaha.


Tak seperti Respon dari Ke empat Orang itu, Ernes hanya tertawa Cekikikan walau ia sudah Menahan agar tak tertawa.


"Ayo masuk" Ucap Ernest.


Anggukan yang menjadi setiap Respon mereka. Hingga mata mereka melirik Ernest yang berjalan jauh didepan, penyusulan berhasil menyamai Langkah Ernes yang sedikit agak melambat.


"Selamat Datang di Asosiasi Guild" Ucap Seorang Resepsionis yang ada di Meja Administrasi Para pengambil Misi.


Wanita berparas Cantik dengan Gaun merahnya ditambah lagi mata Biru seperti Zen memandang Kearah mereka.


"Ada yang bisa kami Bantu."


Ernest maju kedepan dan pelayannya bernama Wan maju berdiri di belakang sambil memegan sebuah Gulungan kertas. Kertas yang berisi kesepakatan dan juga tertera tanda tangan pihak Guild dan pihak bersangkutan selaku pemberi Quest mengenai beberapa bahan yang Ernest pesan. Sang Respionis juga tidak Bodoh di lihat dari Gulungan kertas saja, ia bisa tau dari bentuk Kertas yang berbeda dengan yang lain, dengan Corok yang begitu Familiar yang ada.


"Aku ingin mengambil Bahan bahan yang ku pesan dari Asosiasi Guild" Ucapnya langsung To the Poin.


"ini surat Kesepakatan nya dan juga..ini pesan menunjukan bahwa barangnya telah ada kemarin" Tambah Wan dari belakang.


Bahan yang di pesan Ernes bisa di katakan tak mudah untuk di dapatkan,sehingga membutuhkan Asosiasi Guild sebagai perantaranya. Jika di lihat dari Gulungan kertas tertera Level Quest yang di jalankan berada pada tingkat Rank A Dan akan bertambah tergantung situasi, bagaimana tidak bahan yang di pesan Ernes yaitu bahan besi langka yang sering di gunakan para Dwarf membuat Teknologi yang mereka namakan "Machina", salah satu teknologi Anti Magic atau Teknologi Non-Magic. Bahan-bahan yang di minta berpusat pada Ibukota para Dwarf sendiri yang ada di wilayah Pengunungan Terkenal atau biasa di kenal Wilayah Netral antara kelima bangsa utama.


"Kalo gitu ikuti aku" Balas sang Respionis.


Zen sendiri menggunakan Zenos Mengindentifikasi menganalisis setiap sudut Ruangan Gedung, hingga mendapat peta Baru yang di buat dengan simple yang ada di pikiranya; Jackpot Untuk Zen.


"Silahkan Masuk Master Guild, ada didalam" Ucap sang Respionis"


Ernes hanya mengangguk sebagai tanda mengiyakan. Mereka masuk secara bersama dengan mendorong badan pintu yang ada di depan dan menyiapkan kaki agar melangkah maju masuk.


Ruangan yang cukup dengan rak-rak buku yang menyandar di dinding Putih mengkilap menambah kesan putih mewah dan pria yang berumur Tiga puluhan berambut merah duduk membaca selembar kertas yang tertumpuk di atas meja yang cukup panjang, dengan wajah memelasnya membalik apa yang ada di hadapanya.


Pria itu melirik Ke rombongan yang datang, cukup mengejutkannya apa yang ia lihat Seorang Remaja yang begitu ia kenal berambut kuning dengan menggunakan Kaca matanya hingga iris matanya sedikit tak terlihat.


"Yah..paman Ren" Jawabnya sedikit santai.


"Wah..sudah lama sekali, bagaimana keadaan ayahmu" Ucapnya.


"Ayah setiap hari mengurusi Urusan Perusaahan, mungkin beberapa Minggu baru bisa ketemu dengan paman Ren" Balasnya.


"Kalau keadaannya sih ayah baik baik saja" Tambahnya.


"Jadi kenapa kamu kesini, apakah ada Keperluan dari ayahmu."


"Tidak ada....aku ingin mengambil bahan bahan yang aku pesan saja" Jawabnya sambil menunjukan kertas Quest.


"kalo gitu misinya itu...kamu yang memesan yah barang yang susah didapat itu" Balasnya dengan tak Terduga.


"Yah..begitu lah paman, jadi dimana Barang barangku" Ucapnya memelas.


"Tunggu.. tunggu,untuk apa dengan bahan bahan itu, apa yang ingin kamu lakukan" Tanyanya sedikit Curiga.


"Membuat penelitian" Jawabnya singkat.


"Penelitian?" Balasnya sedikit bingung.


"Yah,penelitian untuk menghancurkan satu kota" Jawab orang dari belakang dengan wajah memelasnnya.


"Apaan sih kamu Hendrick, kamu lihat saja nanti kalau senjata ku jadi" Ucapnya sedikit geram karna karyanya di hina.


"Jadi Bahan bahan yang kamu pesan untuk penelitian Bioteknikal mu itu" Ucap Paman Ren dari seberangnya.


"Begitulah..jadi dimana Pesananku."


"Tunggu.." Jawabnya singkat.


Langsung saja Bahan yang diminta,keluar begitu saja salah satu Sihir seperti yang di lakukan Paman Dalton yaitu [Storage magic]. Ernest yang begitu senang dengan sigap menyuruh pelayanya wan menggunakan Sihir penyimpanan atau Storage magic untuk menyimpan benda benda yang menjadi pesananya itu.


"Kalo gitu Pama kami pergi Dulu" Ucap Ernest kepada paman Ren.


"Jadi kalian mau pergi, tidak berkeliling Guild dulu atau bercerita dengan paman" Balasnya sedikit kecewa.


"Nanti kapan kapan saja lah paman, mungkin satu Minggu lagi aku bersama ayahku".


"Baiklah kalau begitu" Jawabnya yang pasrah.


"Sampai jumpa Paman" Balasnya.


Semua orang Termaksud Zen, melangkah keluar meninggalkan Ruangan, hingga meninggalkan Guild Master Ren Sendiri. Terlihat senyum mengembang dari sudut bibir Dari pria berumur berkepala tiga itu.


"Benar anak Yang Aneh" Gumanya yang memandang lurus kearah pintu yang telah tertutup.