
Pada chapter kali ini, aku berperan sebagai peserta kuis Who Wants Danny-kun Millionaire. Pesertanya adalah aku, Hinada, Hatsuki, Nozomi, dan Mimi. Sedangkan pembawa acaranya adalah Danny-kun.
"Baiklah kalau begitu, kita mulai acara ini dengan penuh semangat..." ucap Danny-kun sambil tersenyum.
Kami pun bertepuk tangan untuk memeriahkan acara ini. Kuis ini hanyalah babak rebutan saja, yaitu siapa yang menekan tombol dan menjawab dengan benar maka dialah yang mendapatkan hadiahnya.
"Pertanyaan pertama senilai 1.000 yen... Siap-siap, tangan di atas tombol... Pertanyaannya... Dimanakah aku bersekolah saat SD?" tanya Danny-kun.
Hatsuki menekan tombolnya.
"SD Hachiko..." jawab Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kedua senilai 2.000 yen... Pada chapter wild dream, siapa yang pertama kali mengalahkan Mei??" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Hatsuki..." jawab Hinada"
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan ketiga senilai 3.000 yen... Dimanakah tempatku tinggal sebelum aku tinggal bersama Mei dan bibi Kanaya??" tanya Danny-kun.
Aku pun menekan tombol.
"Desa Yuma..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keempat senilai 4.000 yen... Apa judul buku pertamaku yang terbit??" tanya Danny-kun.
"Cinta dan Hujan..." jawab Nozomi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kelima senilai 5.000 yen... Apa ibukota negara Perancis??" tanya Danny-kun.
Mimi menekan tombol.
"Paris..." jawab Mimi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keenam senilai 6.000 yen... Siapa nama presiden pertama Amerika??" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Abraham Lincoln..." jawab Hinada.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan ketujuh senilai 7.000 yen... Ikan bernafas menggunakan apa???" tanya Danny-kun.
Hatsuki menekan tombol.
"Insang..." jawab Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kedelapan senilai 8.000 yen... Pada chapter ke-6, siapakah lawan Mei di pertandingan tersebut??" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Nozomi alias Akuma Milku..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kesembilan senilai 9.000 yen... Berapa banyak jumlah kaki pada laba-laba???" tanya Danny-kun.
Nozomi menekan tombol.
"8..." jawab Nozomi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kesepuluh senilai 10.000 yen... Apa reaksi kimia yang mengubah zat padat menjadi zat cair??" tanya Danny-kun.
Hatsuki menekan tombol.
"Mencair..." jawab Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kesebelas senilai 20.000 yen... Apa nama tarian yang berasal dari negara Brazil??" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Tari samba..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduabelas senilai 30.000 yen... Apa nama makanan yang berbahan dasar cumi-cumi??" tanya Danny-kun.
Mimi menekan tombol.
"Takoyaki..." jawab Mimi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan ketigabelas senilai 40.000 yen... Berapakah jumlah 100 x 50???"
Hatsuki menekan tombol.
"5.000..." ucap Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keempatbelas senilai 50.000 yen... Reaksi kimia dari cair menjadi gas disebut???" tanya Danny-kun.
Nozomi menekan tombol.
"Menguap..." jawab Nozomi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kelimabelas senilai 60.000 yen... Sebutkan salah satu ciri khas dari sushi??" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Memakai ikan yang mentah..." jawab Hinada.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keenambelas senilai 70.000 yen... Sebutkan satu makanan penutup yang terbuat dari susu??" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Es krim..." jawabku.
"Tepat sekali...." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan ketujuhbelas senilai 80.000 yen... Siapa nama pelukis yang melukis Monalisa??" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Michael Angelo..." jawab Hinada.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
Nozomi menekan tombol.
"Poundsterling..." jawab Nozomi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan kesembilanbelas senilai 100.000 yen... Apakah ibukota dari negara Jepang??" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Tokyo..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh senilai 200.000 yen... 12x10/5\=???" tanya Danny-kun.
Hatsuki menekan tombol.
"24..." jawab Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh satu senilai 300.000 yen... Siapa nama band yang menyanyikan lagu We Are The Champion???" tanya Danny-kun.
Mimi menekan tombol.
"Queen..." jawab Mimi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh dua senilai 400.000 yen... Apa nama kota di Jepang yang memiliki banyak sejarah???" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Kota Kyoto..." jawab Hinada.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh tiga senilai 500.000 yen... Apa nama tarian yang berasal dari negara Argentina???" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Tari tango..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh empat senilai 600.000 yen... Apa nama zat yang sering dipakai untuk membesarkan balon???" tanya Danny-kun.
Hatsuki menekan tombol.
"Helium..." jawab Hatsuki.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh lima senilai 700.000 yen... Apa nama ibukota dari Afrika Selatan???" tanya Danny-kun.
Hinada menekan tombol.
"Cape Town..." jawab Hinada.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh enam senilai 800.000 yen... Berapakah jumlah 30x20-10+80??" tanya Danny-kun.
Nozomi menekan tombol.
"510..." jawab Nozomi.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh tujuh senilai 900.000 yen... Kapan aku berulang tahun??" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Rahasia..." jawabku.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Itu bukan jawaban, Da-kun..." ucap Hinada dengan nada protes.
"Iya, benar itu..." ucap Hatsuki.
"Kenapa??? Kalian tidak senang???" tanyaku sambil tersenyum.
"Pertanyaan keduapuluh delapan senilai 1.000.000 yen... Siapakah karakter utama di novel ini???" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol lagi.
"Tentu saja aku..." jawabku sambil tersenyum.
"Tepat sekali...." ucap Danny-kun.
"Pertanyaan keduapuluh sembilan untuk mendapatkan hadiah tambahan... Kapan ciuman pertamaku terjadi???" tanya Danny-kun.
Aku menekan tombol.
"Saat di taman hiburan..." jawabku sambil tersenyum.
"Tepat sekali..." ucap Danny-kun.
"Haaaaaaaaaahhhhh..." ucap mereka berempat secara serentak.
"Apa maksudmu, kucing bucin??" tanya Hatsuki dengan kesal.
Aku hanya membalas dengan senyuman manis saja kepadanya.
Mereka berempat mengepalkan tangan lalu sambil tersenyum menahan amarah mereka.
"Pertanyaan ketiga puluh untuk mendapatkan hadiah utama... Siapakah wanita yang akan menikahiku???" tanya Danny-kun.
Kami semua sama-sama menekan tombol, namun karena tidak ada yang mau mengalah, sehingga tombol tersebut menjadi rusak.
"Jadi tidak ada yang bisa menjawabnya ya??" tanya Danny-kun.
"Akulah yang akan menikahimu..." jawab kami berlima serentak.
"Kalau itu, sepertinya aku yang akan mengalami kesulitan... Hehehehe..." ucap Danny-kun sambil tersenyum.
Epilog
Disaat aku dan keempat gadis hama berkelahi, tiba-tiba saja muncul seorang gadis berambut pendek sebahu berwarna coklat menuruni tangga untuk mendekati Danny-kun.
Lalu tiba-tiba gadis itu merangkul tangan Danny-kun yang membuat Danny-kun kaget.
"Siapa kamu??" tanya Danny-kun dengan kaget.
"Namaku Meridia Elinor..." jawab gadis itu.
Kami berlima pun ikutan terkejut ada seorang gadis yang merangkul tangan Danny-kun. Lalu aku pun berlari ke arah Danny-kun untuk memisahkannya dari gadis itu.
CHAPTER 83 - WHO WANTS TO BE DANNY-KUN MILLIONAIRE
End