Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~
CHAPTER 19 - LAST DAY IN LITHEMBA RESORT



Malamnya setelah selesai pertandingan tadi siang, aku jatuh pingsan dan dibawa ke kamarku oleh Danny-kun.


"Dimana ini???" tanyaku dengan suara lemah.


"Ini dikamarmu Mei..." jawab Danny-kun.


Aku merasa sedih karena kalah dari Nozomi lalu kutarik selimutku untuk menyembunyikan air mataku.


"Apa kamu masih sedih karena kamu kalah??" tanya Danny-kun.


Aku masih menyembunyikan wajahku dibalik selimut.


"Begitu ya..." lanjut Danny-kun.


"Ternyata kamu sudah bangun ya Meigomi-san..." ucap Nozomi masuk ke kamarku.


"Tentu saja Akuma Milku... Dan ngapain kamu disini?? Apa kamu mau menggoda Danny-kun pakai pakaianmu itu???" ketusku.


"Kalau iya, kenapa??" ucap Nozomi.


Aku duduk di tempat tidur lalu kutarik tangan Danny-kun lalu kurangkul dia.


"Ayo Danny senpai, kita ke aula agar pestanya bisa dimulai..." ucap Nozomi.


"Pesta apa???" tanyaku.


"Untuk apa aku memberitahumu, cewek yang kalah dariku.." jawab Nozomi dengan ketus.


"Kalau begitu, Danny-kun harus disini temani aku sampai tertidur..." lanjutku dengan ketus juga.


"Nozomi-san, yang tadi siang itu kamu melanggar peraturan loh..." ucap Danny-kun.


"Jadi aku yang menang, Danny-kun??" tanyaku.


"Kamu tidak menang juga, Mei..." jawab Danny-kun.


"Terus bagaimana??? Apa kami seri??" tanya Nozomi.


"Bisa dibilang seperti itu, karena yang paling penting, sepertinya kalian sudah berbaikan..." ucap Danny-kun sambil tersenyum.


"Tidak mau!?!?!?" ucapku dan Nozomi serentak.


Danny-kun menghela nafasnya.


"Lalu bagaimana kalian bisa berbaikan??" tanya Danny-kun.


"Aku maunya si Akuma Milku ini tidak boleh mengambil Danny-kun dariku..." jawabku.


"Sayangnya aku menolak untuk tidak suka sama Danny senpai..." lanjut Nozomi.


"Nozomi-san, apa yang membuatmu suka padaku???" tanya Danny-kun.


"Apa Danny senpai ingin mengetahui rahasia seorang wanita?? Kalau mau tahu..." ucap Nozomi mendekati Danny-kun.


Nozomi membisikkan ke telinga Danny-kun.


"Kalau Danny senpai ingin mengetahuinya, aku harap kita hanya berdua saja..." bisik Nozomi.


"Ya...ya.. aku pikir main bisik-bisik ini sudah selesai..." ucapku sambil menjewer telinga Nozomi.


"Aw...aw..aw..aw... Apa yang kamu lakukan Meigomi..." ucap Nozomi meringis kesakitan.


"Karena aku mau, kamu tahu dimana tempatmu... Dan kamu ini hanya kouhai Danny-kun.. sedangkan aku ini tunangannya Danny-kun.. jadi, bukankah peringkatku lebih tinggi darimu???" ucapku dengan sombong.


"Peringkat itu tidak penting untukku, karena tidak ada peringkat dalam soal cinta..." balas Nozomi.


"Bisakah kalian berhenti???" ucap Danny-kun dengan dingin.


Kami berdua terdiam.


"Jujur, aku bingung bagaimana kalian berdua bisa berbaikan... Apa aku lebih baik cari orang lain saja ya??" ucap Danny-kun sambil menghela nafasnya.


"Danny-kun jangaaannn..." ucapku dengan manja lalu memeluknya.


"Kalau kamu tidak mau, segeralah berbaikan kalian berdua.." ucap Danny-kun.


Aku pun mengulurkan tanganku dan begitu juga dengan Nozomi dan kami pun berjabat tangan.


"Nah, begitu dong... Bukankah itu lebih baik???" ucap Danny-kun sambil tersenyum.


Kami melihat Danny-kun tersenyum, kami berdua pun ikut tersenyum juga. Jujur, sudah lama aku tidak melihat senyuman Danny-kun begitu bahagia.


"Mei, kalau kamu sudah baikan... Datanglah ke aula, kita akan mengadakan pesta perpisahan sebelum kembali ke sekolah.." ucap Danny-kun.


"Nanti aku menyusulmu, Danny-kun... Ada yang ingin ku bicarakan dengan Nozomi-san" jawabku sambil masih bersalaman dengan Nozomi.


"Okey, kalau begitu aku duluan ya..." ucap Danny-kun.


Danny-kun keluar menuju ke aula setelah menutup pintu. Dikamarku hanya ada Nozomi dan aku sedang bersalaman.


"Jadi, bisakah kamu melepaskan tanganmu ini dariku???" ucap Nozomi.


Aku memeras tangannya dan kepalaku berkedut.


"Hooo... Jadi kamu menantangku Meigomi..." ucap Nozomi lagi.


"Aku tidak menantangmu, aku hanya ingin kamu menjauhi Danny-kun segera..." ucapku sambil tersenyum dengan kepala yang berkedut.


"Dalam mimpimu..." ucap Nozomi sambil tersenyum.


"Kalau begitu, akulah orang pertama yang akan mengambil Danny senpai darimu..." balas Nozomi.


"Coba saja kalau berani... aku tidak akan pernah biarkan kamu bergerak bebas..." ucapku dengan mengancam.


"Mungkin lebih baik kamu istirahat saja, Meigomi... dan setelah itu, aku akan mengambil Danny senpai darimu..." ucap Nozomi sambil tersenyum.


"Coba kamu katakan sekali lagi???" ucapku dengan senyum namun kepala berkedut.


"Aku akan mengungkapkan perasaanku ke Danny senpai nanti di aula..." ucap Nozomi sambil tersenyum.


"Silahkan saja... itupun kalau kamu tidak tahu malu..." ucapku sambil tersenyum pula.


Nozomi pun keluar lalu menutup pintu kamarku dan aku segera bangun dan mengganti pakaianku dengan pakaian biasa yang biasa kupakai. Setelah selesai, aku segera ke aula dimana pesta tersebut diadakan.


Aula


Di aula mereka semua termasuk Danny-kun sedang mengadakan pesta. Aku masuk dan langsung mencari Danny-kun. Ku melihat sekeliling aula dan akhirnya aku menemukannya dan langsung menemuinya.


"Maaf menunggu lama, Danny-kun..." ucapku dengan lembut.


"Tak apa, pestanya belum dimulai kok..." ucap Danny-kun sambil tersenyum.


"Baiklah, karena kita semua ada disini... kita mulai acaranya...." ucap Yuu dengan semangat.


"Yaaaaaaaa....." ucap kami semua.


Pesta pun dimulai, Yuu menyanyikan lagu andalannya sedangkan yang lain juga menunjukkan sesuatu selain bakat mereka. Mereka semua merayakan acara tersebut dengan riang, begitu juga denganku dan Danny-kun. Namun hal menyenangkan untukku tidak terlalu lama, karena Nozomi mulai melancarkan aksinya.


"Teman-teman semuanya, aku ingin mengatakan sesuatu..." ucap Nozomi di atas panggung.


Kami semua menyimaknya


"Aku minta Danny senpai untuk naik ke atas panggung...." ucapnya lagi.


Danny-kun pun naik ke atas panggung.


"Ada apa Nozomi-san???" tanya Danny-kun.


"Ada yang ingin aku katakan padamu, Danny senpai..." jawab Nozomi dengan sedikit gugup.


Aku hanya bisa diam saja sambil menunggu apa yang akan dikatakan oleh Nozomi, dan aku perlahan-lahan meminum jusku.


"Apa yang ingin kamu katakan???" tanya Danny-kun lagi.


"Aku menyukaimu Danny senpai... berpacaranlah denganku...." ucap Nozomi dengan mantap.


Mendengar itu, teman-temanku yang lain melihatku untuk menunggu apa reaksiku, namun aku hanya diam saja menanggapi pernyataan cinta dari Nozomi.


"Maaf Nozomi-san... aku tidak bisa menerima kamu sebagai pacarku..." ucap Danny-kun.


Mendengar jawaban itu, aku tersenyum dan didalam hatiku berkata.


"Sudah tahu kan jawabannya, Akuma Milku... kamu tidak akan pernah menang dariku..." gumamku.


"Begitu ya..." ucap Nozomi sambil tersenyum puas.


Danny-kun mengangguk


"Kalau begitu bolehkah aku memintamu sesuatu kepadamu Danny senpai???" tanya Nozomi.


"Apa itu???" tanya Danny-kun.


"Bisakah kamu menutup mata???" pinta Nozomi.


"Baiklah..." jawab Danny-kun.


Danny-kun pun menutup matanya dan Nozomi pun menatap wajah Danny-kun dalam-dalam, lalu Nozomi pun juga menutup matanya. Setelah itu, Nozomi mendekatkan bibirnya ke bibir Danny-kun, sehingga aku yang melihatnya segera menuju panggung dan tanpa jeda sedikitpun aku menyiramkan jus digelasku  ke kepala Nozomi.


"Apa yang kamu lakukan, Meigomi..." ucap Nozomi kesal.


"Seingatku aku tidak pernah mengizinkan bibirmu menyentuh Danny-kun.." balasku sambil tersenyum yandere.


"ukh...." ucap Nozomi terkejut.


Aku mengeluarkan sebuah tali yang entah darimana munculnya dan dengan cepat aku mengikat Nozomi. Setelah aku selesai mengikat Nozomi, aku berbalik ke arah Danny-kun dan melihatnya masih menutup matanya.


"Sepertinya ini kesempatan emas untuk mencium bibirnya Danny-kun..." gumamku.


Namun ku urungkan niatku untuk melakukannya, karena aku bukanlah gadis murahan. Aku akan menunggu hingga kami menikah nanti.


"Sekarang, hukuman untukmu Akuma Milku..." ucapku dengan wajah yandere ke arah Nozomi.


"Toloooooonnnngggg...." teriak Nozomi.


Aku menyeret Nozomi keluar aula dan memberikan hukuman karena mendahuluiku untuk mencium Danny-kun.


 


 


Chapter 19 - Last Day In Lithemba Resort


end