Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~
CHAPTER 11 - Vacation



Sudah 9 bulan aku menjadi murid Hope Peak's Academy yang merupakan salah satu cita-cita kami bertiga untuk berada di sekolah yang sama. Walaupun Danny-kun adalah seniorku di sekolah, namun di luar sekolah dia tetaplah tunanganku yang aku sayangi.


Saat ini, aku berada di kelas dengan guru pembimbing kami yang bernama Takeshi Ueda. Guru yang penampilannya "seperti guru" adalah wali kelas kami. Kalau kamu ingin tahu siapa saja teman sekelasku, mereka adalah :


1. Shiromi Ayako (Ultimate Designer)


Gadis yang menyukai fashion ini hanya suka menjahit dan bisa meniru pakaian yang ada di toko merek terkenal.


2. Akagi Ryuuta ( Ultimate Solo Artist)


Pria berukuran small yang bisa bernyanyi, jujur aku suka dengan nyanyiannya yang menghibur itu. Ditambah lagi, dia ramah pada semua orang.


3. Nala Yukina (Ultimate Matematician)


Gadis penyuka matematika yang menurutku aneh ini sungguh menyebalkan, bahkan kehadirannya sungguh menyebalkan. Dan aku rasa, dia susah untuk berteman dengan siapapun dikarenakan kemampuannya ini.


4. Yanagi Tanjiro (Ultimate Programmer)


Pria yang berpenampilan "slengean" namun kalau diberikan laptop atau komputer, pasti dia bisa melakukan hacking.


5. Takumo Urrio (Ultimate Exorcist)


Pria aneh yang selalu melakukan keanehan selama aku disekolah ini.


6. Yuu (Ultimate Detective)


Pria yang selalu membawa kaca pembesar dan suka memecahkan kasus yang sulit.


7. Canis Ladyhawk (Ultimate Zoologist)


Gadis yang selalu menyukai biologi hewan ini selalu membawa seekor burung kakaktua di pundaknya dan gosipnya bahkan dia bisa memperbudak hewan yang telah dilatihnya.


8. Ramaaru Hajra (Ultimate Reader)


Gadis kutu buku seperti Nala, namun sedikit lebih ramah daripada Nala.


9. Daiba Ritsu (Ultimate Gamer)


Pria yang menyukai segala jenis game, hanya saja dia lebih menyukai game online daripada game jadul.


10. Shirei Akisame (Ultimate Journalist)


Pria yang selalu ingin tahu dan kadang dia suka membuntuti aku. Namun karena dia kurang punya keberanian untuk menanyakan sesuatu kepada narasumber, jadinya dia sering ketinggalan berita.


11. Aelri Tokisei (Ultimate Knight)


Pria yang suka memakai baju besi dan pria sejati.


12. Mihoshi Yanaka (Ultimate Illustrator)


13. Nozomi Kanbe (Ultimate Kindergarten Teacher)


Gadis yang tak kusukai sejak aku masuk sekolah ini karena dirinya adalah gadis yang munafik.


14. Mizuno Suwabe (Ultimate Forensic)


Pria yang suka makan ini terkadang membuatku tidak percaya kalau dia hanya pembohong.


Begitulah teman sekelasku yang hanya 15 orang termasuk diriku. Dan juga aku tidak ingin mengenal mereka terlalu jauh dikarenakan aku hanya perduli dengan Danny-kun seorang.


"Danny-kun dimana sih??? Kok tidak bisa di hubungi???" keluhku.


Aku saat ini berada di bus menuju sebuah resort yang bernama Lithemba bersama teman sekelasku.


"Ada apa Kanaya-san??? Kamu kelihatan tidak bersemangat begitu hari ini???" tanya Nozomi.


"Bukan urusanmu..." ketusku.


"Tidak boleh begitu Kanaya-san... Kita ini kan teman sekelas, kalau kamu ada masalah katakan saja... Siapa tahu kami bisa membantu..." kata Mihoshi.


"Tidak... Makasih..." ketusku lagi sambil melihat jendela.


Jujur semenjak sebulan aku masuk sekolah Hope Peak's Academy, aku tidak bisa menghubungi Danny-kun. Karena smartphonenya selalu tidak aktif, bahkan mail dariku pun tidak dibalasnya. Aku mulai khawatir jangan-jangan dia menggoda gadis lain, namun hal itu sepertinya tidak mungkin terjadi karena aku tahu kalau Danny-kun hanya suka padaku. Tetapi bagaimana dengan gadis yang bernama Grace itu? Soalnya dia sering menggoda Danny-kun saat aku berpaling sebentar saja. Pikiranku kini telah bercampur aduk, dari mulai asam hingga pahit selalu berkelebat didalamnya.


"Oya, ngomong-ngomong Lithemba Resort itu seperti apa ya bentuknya???" tanya Mihoshi.


"Aku rasa seperti istana... Hanya saja lebih kecil..." jawab Aelri.


Mata Mihoshi pun langsung berbinar ketika dia mendengar kata istana.


Dan akhirnya sampailah kami di Lithemba Resort yang menjadi tempat tujuan kami. Disini kami tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi dan jujur aku juga tidak menyukainya dikarenakan aku tidak bisa menghubungi Danny-kun lagi selama acara berlangsung.


"Kenapa tidak ada sinyal???" ucapku bingung sambil melihat smartphoneku.


"Mungkin karena dipengaruhi oleh roh jahat yang ada di tempat ini..." ucap Takumo.


"Kalau begitu, percuma dong kalau kita tidak bisa menghubungi siapapun..." ucap Daiba.


Dan tak lama kemudian, Shirei melihat sesuatu di pintu masuk resort tersebut. Kami pun langsung menuju ke tempat yang ditunjuk Shirei namun karena area tersebut menjadi berkabut seperti gas tidur dan kelihatannya memang gas tidur sehingga kami semua pun tertidur.


"Danny-kun...." ucapku dengan lemah dan aku pun tertidur.


CHAPTER 11 - VACATION


End