I'M the mafia

I'M the mafia
Menemukan Resep Baru



Ken berjalan pulang dengan agak kesal dan malu,karena di sepanjang jalan komplek menuju rumahnya orang orang pada bertanya"Ken ada acara apa di sekolah kenapa kau berpakaian seperti itu dengan nada yang meledek"saya habis melakukan MPLS pak,MPLS?apa itu Ken,masa pengenalan lingkungan sekolah eumm singkatnya sih seperti MOS pak jawab Ken,owh MOS ya kalo itu saya paham ya sudah kamu hati hati di jalan ya sampaikan salam kami pada pak Akrom,baik pak saya permisi.Orang orang di komplek tidak takut dan merasa takut pada Akrom,justru mereka bersikap ramah dan menghormatinya,karena bagi mereka Akrom adalah sosok orang yang baik, Akrom juga mempunyai sebuah tanah yang cukup luas dan di sewakan kepada mereka untuk melakukan dagang ataupun usaha yang lainnya yah bisa di sebut sekarang seperti pasar,dan karena itu milik kekuasaan Akrom jadi tidak ada seperti preman atau pemalak yang mengganggu mereka.


Ceklek


Sesampainya Ken dirumah terus membuka pintu,dan melihat para pamannya sedang makan mie ayam dengan lahap,dan yang membuatnya sangat kesal,wajah mereka yang langsung menatap Ken dengan wajah kaget dan langsung tertawa terbahak bahak,"hahaha Ken kenapa kau berpakaian seperti itu apa kau sedang melakukan acara lawak",diamlah kalian ini suruhan dari sekolah, owh kami baru tau tentang ada hal seperti itu,tentu saja kalian kan tidak sekolah jawab Ken dengan kesal.Ah sudahlah jangan marah kami hanya bercanda duduklah dan makan aku sudah pesankan mie ayam untukmu,mie nya sangat enak loh,perut kami sudah terlalu lapar untuk menunggumu pulang tadi jadi kami membelinya ujar Akrom pada Ken, baiklah aku mau ganti baju dulu sambil berjalan menuju kamarnya,setelah selesai ganti baju Ken menuju tempat makan dengan paman pamannya,Ken duduk mengambil mangkok sendok dan garpu lalu menuangkan mienya ke mangkok,lalu Ken memakannya,setelah melakukan suapan pertama matanya langsung membulat berbinar dan berkata 'ini enak',benar kan enak ujar Akrom,lalu Ken lanjut memakannya dengan lahap sampai tak tersisa dan bilang aku mau lagi,tapi sudah habis Ken karena terlalu enak aku jadi kami memakan banyak dan hanya menyisakan satu untukmu tapi kalau kau mau kau bisa membelinya di ujung perempatan sana gerobaknya warna hijau campur biru dan tertulis mie ayam Abah Kadim,ah baik terimakasih Ken pergi ke kamarnya terlebih dahulu untuk mengambil kunci motor dan langsung pergi pergi menggunakan motor yang bahkan sekolah pun ia enggan untuk membawanya.


Celingak Celinguk Tengok Kanan kiri eumm dimana ya,


Ken langsung teringat kembali perkataan ibunya, karena perkataan Abah Kadim sama dengan perkataan ibunya,ini mie nya sudah jadi silahkan dimakan Abah Kadim menyajikan mie nya,Ken pun langsung memakannya kembali dengan lahap sampai tak tersisa, semuanya jadi berapa pak,jadi 30 ribu dek,ini uangnya pak makasih ya atas saran dan masukannya sekarang saya jadi paham,sama Sama dek padahal bapak tadi hanya menguntungkan perasaan senang ketika memasak.


Ken kemudian pulang tapi berhenti di pasar milik Akrom dan membeli perlengkapan untuk membuat mie ayam,seperti mie basah,kecap asin,ayam,kecap manis dan lain lain karena dia berniat untuk membuakan para pamannya mie ayam pada makan malam nanti,dan setelah bahannya dia kira sudah cukup dan hari sudah sore dia langsung pergi pulang ke rumah,sesampainya di rumah paman pamannya sedang tidur sedangkan Akrom dan Hendra tidak kelihatan di rumah mungkin sedang pergi untuk mengurus bisnis nya,Ken langsung menuju ke dapur untuk bersiap memasak,langkah awal dia mencuci ayamnya terlebih dahulu hingga bersih,kemudian setelah bersih dia potong kecil kecil sedangkan bagian kulit dan lemaknya dia pisah,lalu potongan ayam tersebut dia masak dengan bumbu ayam kecap, kemudian kompor yang satu lagi dia nyalakan dan menaruh wajan diatasnya dia kasih minyak goreng setelah lumayan panas dia masukan bawang putih yang sudah di kupas dan dia juga memasukan lemak dan kulit ayam yang dia pisahkan tadi untuk membuat minyak mie ayamnya,setelah semuanya siap, ayam kecap dan minyak mie ayam sudah jadi,yang tersisa tinggal meraciknya,pertama dia ambil mie basah lalu masukan ke dalam panci dengan air yang sudah mendidih,sambil menunggu mienya matang dia mengambil mangkok dan meracik bumbunya,dia menuangkan minyak ayamnya secukupnya lalu dia beri micin dan garam sedikit,setelah itu dia kasih kecap asin,dan kecap manis sedikit,dan karena mienya sudah hampir matang dia memotong sawi dan memasukannya ke dalam panci,setelah mie nya matang dia angkat dan tiriskan di mangkok yang sudah ada bumbunya tadi dan di aduk merata,lalu tinggal angkat sawi lalu letakan di atasnya juga tidak lupa dengan ayam kecapnya,dan mie ayam pun sudah jadi.


Aromanya sangat wangi dan menggugah selera dan pamannya pun dapat menciumnya,Akrom dan Hendra pun pulang perut mereka langsung bunyi kelaparan karena bau wangi masakan Ken,Wah kau buat mie ayam rupanya baunya seperti yang tadi kita makan ujar paman pamannya,yah aku tadi meminta resepnya jawab Ken,dan merekapun makan bersama sama seperti sebuah keluarga dengan rasa yang bahagia.