I'M the mafia

I'M the mafia
Meninggal



Kehidupan Ken di sekolah berlalu dengan biasa biasa saja hubungannya dengan Zidan pun juga sangat baik, sekarang Zidan tidak bersikap seperti anak yang culun lagi sekarang mereka sudah kelas 2 bahkan sudah mau masuk kelas 3,Ken libur selama 3 Minggu, seperti biasa liburannya di penuhi dengan latihan dan ikut menjalankan bisnis bareng dengan Akrom dan Hendra,bukan hanya itu jika ada masalah yang mengganggu Ken yang terus membereskannya.


Sampai pada akhirnya kesehatan Akrom sudah mulai memburuk dia sakit sakitan dan hanya bisa berbaring di tempat tidur,para bawahannya jadi semakin gelisah Ken juga sangat takut akan hal yang tidak di inginkan terjadi,dan Akrom yang merasa dirinya sudah tidak bisa bertahan lama lagi,dia menyuruh Hendra untuk memanggil Ken karena dia ingin berbicara berdua dengan dirinya. "Ada apa kau memanggilku?"tanya Ken pada Akrom,,,"hei hei kau itu padahal sedang melihatku sakit seperti ini tapi masih saja bersikap dingin seperti itu"ucap Akrom pada Ken,,"ayolah to the point saja kau juga tau aku tidak suka ber basa basi"ujar Ken padanya,,"yah gimana ya,aku juga sebenarnya bingung mau mengatakan apa,aku hanya ingin bercerita ke padamu,kau sangat beruntung memiliki ibu sepertinya dia mengajarkan cinta dan kasih sayang padamu,dulu aku sangat mencintai ibumu bahkan saat masih duduk di bangku SMA dia orang yang sangat cantik,bukan hanya wajahnya dia tapi hatinya,oleh karena itu dia bukan hanya di sukai oleh kalangan pria tapi juga dekat dengan kalangan wanita,kau tau dulu aku orang yang sangat dingin sama sepertimu bagiku orang lain hanya sampah yang mengganggu saja,sampai akhirnya aku sekelas dengan dirinya dan dia duduk satu meja denganku, sifatnya yang hangat membuat dinding hatiku yang semakin lama menjadi luluh kepadanya dan secara tidak sadar aku jadi memiliki senyum di wajahku,hanya dengan melihatnya bahagia saja hidupku juga bahagia.Akan tetapi diriku yang dulu bukanlah seseorang yang seperti sekarang, setelah lulus aku memutuskan merantau untuk langsung bekerja,aku ingin mempunyai kehidupan yang layak untuk memiliki ibumu,akan tetapi setelah aku merantau aku tidak mempunyai sebuah pekerjaan yang layak karena aku tidak memiliki bakat yang cocok,satu satunya bakat yang kumiliki adalah bertarung, hingga pada akhirnya aku tau ada sebuah arena bawah tanah yang dimana semuanya adalah pertarungan bebas bahkan untuk membunuh pun di perbolehkan, pada waktu itu aku sudah putus asa karena sudah tidak memiliki uang untuk bertahan hidup,kemudian aku mengikuti pertandingan itu,hati dan tubuhku serasa panas seakan terbakar bukan hanya itu hasrat membunuhku juga tinggi jadi aku mengalahkan semua petarung yang ada di sana dan beberapa ada yang mati,aku tidak bisa mengontrol hatiku yang haus akan pertarungan.Sampai pada suatu malam aku bermimpi dan di dalam mimpi itu aku bertemu dengan ibumu,dia berkata padaku kau pasti bisa mengendalikan hatimu bukankah dirimu dulu seperti es yang dingin,jadi kau pasti bisa mendinginkan hatimu.Aku terbangun dan secara tidak sadar pula aku tersenyum,aku menyesal atas apa yang aku lakukan selama ini aku melupakan tujuanku yaitu ibumu tapi dia menyelamatkanku saat aku mulai jatuh ke hal yang tidak baik.Aku memutuskan untuk pensiun dari pertarungan,akan tetapi aku sudah tidak bisa menjalani kehidupan layaknya orang normal,karena setelah aku pensiun banyak mafia yang ingin merekrut diriku tapi juga ada yang ingin membunuhku,sampai pada akhirnya aku bertemu dengan mereka,mereka adalah teman sekaligus keluarga bagiku dengan adanya mereka aku jadi tidak kesepian akan kesendirianku,aku memulai membuat bisnis yang sekarang kau tau ini dan semuanya berjalan dengan lancar,karena aku penasaran kabar dari Sinta (ibu Ken) aku mulai mencari kabar tentangnya,jujur saja hatiku sakit saat tau kalau dia ternyata sudah menikah,dan aku melihat fotonya sedang sangat bahagia,aku juga bahagia toh ini yang terbaik untuknya,dia pantas mendapatkan kebahagiaan ketimbang dengan orang kotor seperti diriku,jujur saja aku terus mencari tahu tentang nya sampai dia sudah mempunyai 2 orang anak dan aku berhenti mencari tahu tentang dirinya toh aku sudah melihatnya bahagia.Dan selang satu tahun aku melihatnya dan dia berpapasan denganku wajahnya yang masih saja cantik membuat hatiku berdebar debar tiada henti ku kira dia tidak mengenaliku jadi aku ber pura pura tidak mengenalinya,tapi ternyata dia mengenaliku dia menyapaku sambil tersenyum,aku berjalan dengannya sebentar sambil bercerita dan aku terkejut ketika mendengar cerita bahwa dirinya telah bercerai,jujur saja hatiku merasa senang akan tetapi aku tidak berniat untuk mengejarnya lagi karena jika dia bersamaku pasti hidupnya tidak akan tenang dan bahagia,jadi aku memutuskan untuk terus menyelidikinya secara diam diam dan yang aku tau dia hidup berdua dengan anak laki lakinya yaitu kau Ken.Selang beberapa waktu ada seorang wanita yang umurnya sama denganku dia memintaku untuk membunuh seorang wanita yang dia perlihatkan di foto,aku sangat terkejut karena yang dia perlihatkan adalah foto ibumu,jadi aku langsung menolaknya dan aku menyuruh anak buahku untuk mengikuti wanita tersebut,wanita tersebut meminta group mafia bernama phyton snake untuk membunuh ibumu dan mereka segera bertindak untuk melaksanakan perintah itu,mereka berniat membakar rumahmu waktu itu dan karena diriku datang terlambat rumahmu sudah mulai terbakar aku sendiri mencoba masuk lewat pintu belakang dan melihat ibumu yang sudah mulai kehabisan nafas,aku berlari menghampirinya akan tetapi dia menghirup terlalu banyak asap dia hanya bilang padaku untuk menolongmu agar tetap hidup dan mendidiknya agar menjadi seseorang yang kuat baik fisik maupun hati,cerita selanjutnya kau juga tau karena kau yang waktu itu sedang tidur terbangun dan melihat bangunan rumahmu terbakar jadi keluar dan melihat ibumu sudah terkapar,waktu itu aku berkata padamu untuk percaya padaku kalau ibumu pasti hidup dan menggendongnya keluar bersama dengan dirimu akan tetapi takdir berkata lain ibumu meninggal dan aku menjadi orang tua asuhmu,yah itu hanya sebuah cerita akhir yang ingin ku ceritakan padamu, tapi sebenarnya yang ingin aku sampaikan adalah aku tau kau jenius dalam bertarung sama seperti diriku juga tidak bahkan bakatmu lebih hebat dibanding diriku,dan aku sudah mengajarkan apa yang aku punya kepadamu maafkan aku karena dirimu jadi kotor gara gara diriku,aku membiarkanmu membunuh orang karena kau harus punya kemantapan hati Ken,kau sudah tau kalau ada sisi yang kejam dari dunia ini dan disisi yang kejam ini mau tidak mau kau harus membunuh karena di dunia ini banyak sekali orang yang sangat kuat ken,dan aku yakin hatimu sudah kokoh untuk menjalani hidup ini,karena selama ini kau memakai topeng mungkin kau bisa menjalani hidup dengan normal,sekali lagi maafkan aku karena aku tidak bisa menjadi wali yang baik untukmu"ucap Akrom sambil menceritakan masa lalunya pada Ken,,,"dasar bodoh kalau mau mati,mati saja sana jangan bertingkah sok keren begini"ucap ken yang ternyata air matanya sudah mengalir ke pipinya,,"hei hei sejak kapan kau jadi se cengeng ini, tapi sejujurnya apa aku ini pantas untuk di sebut sebagai seorang ayah karena aku adalah ayah angkatmu,tapi aku malah justru mengajarimu membunuh,aku pasti malu saat bertemu dengan ibumu di akhiran nanti"ucap Ken yang tersenyum,,"aku bangga karena kau jadi ayahku ketimbang dia kau lebih pantas untuk disebut seorang ayah,dan kau adalah satu satunya orang yang kusebut sebagai ayah,aku akan memperkenalkan diri pada dunia ini sebagai putramu,"ucap Ken yang tangisannya mulai deras,,"terima kasih Ken aku adalah hadiah terbaik dalam hidupku dari ibumu,dengan begini aku merasa lega dan dapat meninggalkanmu dengan tenang"ucap Akrom yang kemudian memejamkan mata untuk selama lamanya sambil raut wajahnya yang tersenyum.