Hidden Mommy

Hidden Mommy
Bab 96. Pertemuan Zack dan Renata



Zack menemani Fenny untuk beristirahat terlebih dahulu. Meski awalnya wanita itu berteriak-teriak karena dia bertelanjang dada, tetapi pada akhirnya Fenny terlelap juga.


Zack bangkit dari ranjang dan meraih kaos hitam yang sebelumnya dia ambil dari bagasi mobil. Malam ini dia sudah berjanji untuk bicara dengan Renata.


Karena dia merasa harus meminta maaf secara langsung pada wanita itu, agar tidak lagi menimbulkan salah paham. Zack berniat kembali ke rumah sakit, sebelum pergi dia mengecup kening Fenny sekilas, lalu membenahi selimut.


"Aku pergi dulu ya, tidurlah dengan nyenyak," ucap Zack sambil mengusap lembut pipi wanita itu.


Karena jarak antara rumah sakit dan hotel berdekatan. Alhasil Zack memilih untuk berjalan kaki. Ketika dia sampai, dia langsung menghubungi Renata agar menemuinya di taman belakang.


Pria itu menunggu sambil memperhatikan kendaraan yang berlalu lalang di jalanan. Hingga tak berapa lama kemudian, seorang wanita menghampirinya. Renata berdiri persis di samping Zack sambil melayangkan pertanyaan. "Apa yang ingin kamu bicarakan?"


Zack langsung menoleh, hingga dua pasang mata itu saling tatap di dalam garis lurus. Zack menarik kedua sudut bibirnya, hingga membentuk senyum tipis. "Kamu pasti sudah bisa menebaknya, Re. Ah tidak, maksudku Alice."


Kening Renata berkerut penuh tanya. "Kamu ingin membicarakan tentang Lee?" Tebaknya tepat sasaran.


Zack langsung menganggukkan kepala, dia menunduk sekilas lalu kembali menatap wajah Renata yang benar-benar sudah berubah. Bahkan dia sampai tidak mengenalinya, lain dengan Lee yang sudah memahami betul pahatan wajah wanitanya.


"Atas namaku pribadi. Aku benar-benar minta maaf untuk kesalahpahaman itu, Alice. Karena aku tidak menjelaskan apapun pada adikmu, bahkan dengan bodohnya aku berpikir bahwa kamu tidak mungkin senekat itu pergi dari kota ini ... aku telah melalaikan tugas, sehingga membuat kalian berpisah. Tapi ... apakah kamu tahu, Kak Lee mencarimu selama 5 tahun? Dia menunggu dengan harapan yang begitu besar bahwa kamu akan kembali," jelas Zack mengulik kembali tentang kejadian lima tahun silam.


Renata menghembuskan nafas kasar, lalu dia menganggukkan kepala sambil berkata. "Ya, dia mengatakannya."


"Regina bilang bahwa dia adalah kekasih adikmu dan keluarganya cukup berpengaruh di kota itu. Makanya dia bisa melakukan itu semua padahal kami juga sudah mengerahkan seluruh anak buah. Kemarin tanpa sepengetahuanmu, Kak Lee meminta data tentangnya, dan ternyata benar, dia adalah orang yang membantumu ketika kamu menghilang. Jadi, jika kita teliti lagi tentang kesalahpahaman waktu itu. Ada banyak orang yang terlibat, Alice. Termasuk ayahmu. Andai dia tidak menjual kamu malam itu, kamu tidak akan terlibat pernikahan dengan Kak Lee dan melahirkan bayi pintar seperti Twins. Tapi kenapa hanya dia yang kamu benci? Kenapa hanya dia yang seolah-olah bersalah? Padahal ada aku, Arshlan, dan juga ayahmu. Kami sama-sama salah dalam mengambil tindakan. Tapi kenapa hanya Kak Lee, Alice? Kenapa hanya dia?" sambung Zack, dia berkata panjang lebar, berharap Renata bisa segera berbaikkan dengan kakak sepupunya.


Karena di satu sisi, dia merasa sangat bersalah. Dia yang telah menimbulkan kekacauan, dan dia merasa bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.


Renata hanya bisa membeku, dia terus menyelami hati dan pikirannya tentang semua yang telah terjadi. Hingga dia benar-benar merasa egois sekarang. Benar apa kata Zack, andai sang ayah tidak menjual dirinya malam itu, dia tidak akan mungkin bertemu dengan Lee.


Atau bahkan jika bukan Lee yang membelinya, mungkin sekarang dia telah menjadi seorang pelacuur. Dia telah dicintai dengan baik oleh seorang pria, tetapi kenapa hanya karena satu kesalahpahaman dia tidak bisa memaafkannya.


"Selama lima tahun dia telah terhukum. Bahkan aku dan seluruh keluarga tahu itu. Tidak ada wanita yang sanggup menggantikan posisimu di hatinya, bahkan Kak Sofia sekalipun. Padahal dulu dia adalah sosok yang pernah Kak Lee puja. Dia tidak pernah melupakanmu, Alice. Karena Kak Lee sangat hafal dengan lekuk dan pahatan wajahmu. Ketika dia rindu, dia hanya bisa menatap Gio dan Shasha lebih lama, tapi dia tidak pernah ingin aku tahu. Karena dia takut, dia takut aku merasa bersalah. Kembalilah ... Kak Lee membuka hatinya lebar-lebar untukmu. Ciptakan kebahagiaan kalian berempat, karena tawa kalian adalah kebahagiaan kami semua," ucap Zack, dia mengungkapkan semua yang ada di hatinya. Dan sekarang dia sudah merasa cukup lega.


Sementara Renata terus terdiam, dia merasa bahwa banyak sekali orang yang perhatian dengan keluarga kecilnya. Karena sampai sejauh ini, sudah ada tiga orang yang mencoba membuat dia mengerti.


Hening mengambil alih, hingga akhirnya Zack memutuskan untuk kembali ke hotel. Dia menepuk bahu Renata. "Beristirahatlah, kita sudah terlalu lama di luar. Dan aku harap kamu mulai merenungi semuanya. Kami bukan ingin mencecarmu, tapi kami melakukannya karena kami menyayangi kalian. Terlebih Twins."


Lantas setelah itu Zack benar-benar pergi, hingga menyisakan wanita itu sendiri. Renata pun berbalik, tetapi seketika dia dibuat terkejut karena mendapati tubuh tegap Lee.


Tepat pada saat itu, air mata Renata meluncur. Namun, tiba-tiba dia berlari dan memeluk Lee dengan erat. Dia terisak-isak di sana.


"Jangan bicara! Jangan buat aku semakin terlihat egois dan keras kepala. Aku adalah Alicia, aku Aliciamu!"