
Li Liang memacu kudanya dengan cepat, ketika sampai di belokan seseorang berlari tanpa menengok terlebih dahulu.
Li Liang segera menghentikan kudanya.
"Ayah!!" teriaknya.
Hampir saja ia menabrak Qing Shan dengan kudanya.
"Li Liang....."
Li Liang turun dari kudanya lalu menghampiri Qing Shan.
"Ayah... ada apa? dimana ibu?"
Li Liang terkejut ketika Qing Shan memeluknya dengan sangat erat, air mata mengalir di pipi Qing Shan.
"Ayah lalai , ayah membiarkan ibumu tertangkap..."
Li Liang tidak pernah melihat ayahnya itu menangis dan menunjukkan kelemahannya, tidak disangka saat ini ayahnya menangis dihadapannya, dan tangisannya dikarenakan seorang wanita yang dicintainya.
'Sedalam itu cintamu kepada ibu, ayah?' pikirnya.
"Ayah...apa maksudmu?"
"Ayo kembali ke istana, ayah akan jelaskan nanti"
Sampai di istana, Qing Shan mengumpulkan pasukan terkuatnya untuk berkumpul di istana utama lalu menceritakan semua kejadiannya.Ia juga memanggil Zhang Mingyu, pengawal terpercayanya.
Zhang Mingyu ahli dalam penyelidikan dan memata matai lawan, dengan kecerdasan Zhang Mingyu, Zhi Ruo pasti akan segera ditemukan.
Qing Shan bersiap di kamarnya, sedangkan Li Liang menghampiri Liqin yang berada di dalam ruang perawatan.
"Bagaimana keadaan Yingjie?"
"Sementara ini tabib memberikan obat pereda saja, kakak harus cepat mendapatkan obat penawar racunnya kak"
"Kakak berjanji akan mendapatkannya"
"Dimana ayah dan ibu?"
Li Liang duduk di sebelah Liqin lalu menceritakan semuanya.
Sementara itu,Zhi Ruo diikat disalah satu kursi di dalam gubuk kayu yang berada di tengah tengah hutan.
B Y U R R....
"Uhukk... uhukkk.."
Zhi Ruo tersadar dari pingsannya dan terbatuk batuk karna disiram oleh seember air dingin oleh seseorang.
Zhi Ruo merasakan sedikit pening di kepalanya.
"Bangun!"
"Permaisuri dinasti Ming memang benar benar cantik seperti rumor yang beredar"
sahut seorang pria tinggi dengan wajah tersenyum kearah Zhi Ruo.
"Kau.... siapa kau?! aku tidak mengenalmu!!!"
"Aku ? ayo tebak siapa aku sebenarnya.."
Zhi Ruo hanya diam.
"Biar kuceritakan sebuah kisah dari satu keluarga bahagia.... suatu hari... ada satu keluarga yang hidup bahagia dengan kemewahan dan penuh cinta.... si ibu hamil anak pertamanya dan tentu saja membuat sang ayah sangat senang.Setelah kelahiran anak mereka, hidup mereka bertambah bahagia... sampai suatu saat... sang ayah harus pergi meninggalkan mereka untuk berperang.... nah... tebak apa yang terjadi selanjutnya?"
Zhi Ruo masih saja diam.
Pria itu kesal karna Zhi Ruo tidak menjawab pertanyaannya.Ia mengambil cambuk yang tergantung di tembok.
"Ayo kita mainkan sebuah permainan... kalau kau bisa menebak pertanyaanku... aku akan membebaskanmu... tapi... kalau kau tidak bisa dan salah menjawab pertanyaanku... tentu saja aku akan mencambukmu sebagai hukuman... bagaimana?"
Zhi Ruo menahan air matanya, ia hanya berharap Qing Shan segera datang menyelamatkannya.
"Sekarang jawab pertanyaanku yang barusan"
Zhi Ruo menunduk "Mana kutau... aku sama sekali tidak mengenalmu... apa kau bodoh hah ?"
Pria itu mendelik kesal ketika Zhi Ruo mengatainya bodoh.
PLAZZ...
Satu cambukan mendarat di lengan kiri Zhi Ruo, Zhi Ruo merasakan perih di lengannya, namun ia tetap berusaha diam menahannya.
"Jawabanmu salah... yang benar adalah.... sang ayah berperang dengan gagahnya.. melawan seorang kaisar yang sombong, dia hampir saja berhasil membunuh kaisar sombong itu... tapi... kesialan mendatanginya... coba tebak.. apa yang menjadi kesialan sang ayah itu ?"
Zhi Ruo berpikir keras, dalam keadaannya yang ketakutan dan kesakitan, ia tak mampu berpikir dengan tenang.
"Cepat jawab!!!"
"Aku tidak tau....."
PLAZZ....
Cambukan kedua mendarat di kaki kiri Zhi Ruo dan membuat kakinya berdarah.
"Wah ... ternyata kau cukup tangguh juga... dua kali cambukan dan kau masih diam tidak menangis sedikit pun..."
Pria itu terkejut ketika reaksi Zhi Ruo hanya tertawa kecil padanya.
"Hahaha... kau... lucu sekali...."sahut Zhi Ruo.
"Hmm..."
Zhi Ruo tersenyum"Sayangnya.... aku sudah pernah merasakan yang lebih menyakitkan dari ini, hanya beberapa cambukan saja.... tidak akan membuatku tunduk padamu!!!"