GUIREN

GUIREN
Pangeran sialan



Malam harinya


Yelu duduk di salah satu bangku yang tak jauh dari kamar Liqin, ia mengupas jeruk yang di pegangnya sambil menikmati udara malam yang terasa dingin.Ia mengawasi kamar Liqin, berharap putri cantik itu keluar dari kamarnya.


Sesuai dengan harapannya, tak lama kemudian Liqin keluar dari kamarnya bersama seorang pelayan disampingnya.


Yelu segera menghampiri Liqin.


"Putri Liqin" sapanya.


Liqin memerintahkan pelayannya agar meninggalkannya berdua dengan Yelu saja.


"Yelu,ada apa ?"


"Saya... saya ingin memberikan ini.."


Yelu merogoh sakunya, sepasang anting mutiara ia berikan pada Liqin.


"Eh... ini.. untukku ?"


Yelu tersenyum "Ya.. ini untuk putri Liqin, mungkin ini tidak seberapa bernilai bagi putri.."


"Terimakasih.. aku sangat menyukainya"


Yelu terdiam, ia memandangi wajah ceria Liqin yang sedang tersenyum hangat dihadapannya.


"Saya.. sebaiknya saya pergi, saya tidak ingin putri dimarahi karna saya"


Liqin menyentuh pipi Yelu lalu tersenyum padanya.


"Umm.. aku juga harus pergi, terimakasih Yelu"


Liqin berjalan pergi, sementara Yelu masih berdiam diri sambil menyentuh pipinya.


Sesungging senyuman merekah di wajahnya.


Liqin duduk disamping Zhi Ruo yang sedang menyisir rambut panjangnya.


"Ayah... bisakah ayah tidak mencurigai Yelu terus? dia itu pria yang baik"


Qing Shan yang sedari tadi sibuk dengan gulungan kertasnya, tiba tiba berhenti dan menghela nafas panjang.


"Liqin... apa kau menyukai Yelu ?" tanya Qing Shan yang seketika membuat Liqin terkejut.


"Mengapa ayah bertanya hal itu ?"


"Ayah hanya ingin tau, ayah tidak ingin kau jatuh cinta pada orang yang salah"


"Tapi... dia... Yelu sangat baik padaku"


"Ayah paham perasaanmu, sekarang kembalilah ke kamarmu"


Liqin keluar dari kamar Qing Shan, ia berjalan menuju kamarnya dengan raut wajah kesal.


Sampai di dalam kamarnya, Liqin duduk di kursi meja riasnya.


Liqin mengambil anting mutiara yang ia simpan di sakunya lalu memakainya.


"Anting ini bukan anting murah biasanya, dari mana Yelu mendapatkannya ?"gumam Liqin sembari mengawasi anting anting yang menghiasi telinganya.


Keesokan paginya


Pangeran Yingjie datang mengunjungi dinasti Ming, ia sengaja datang hanya dengan beberapa pengawalnya saja.


"Yingjie" sapa Qing Shan


"Yang Mulia Raja, terimakasih telah mengizinkan saya berkunjung kemari"


Qing Shan tersenyum "Tentu saja, bagaimanapun kau itu anak dari Li Zicheng,tentu aku akan sangat senang kalau kau kemari"


"Terimakasih Yang Mulia Raja"


Qing Shan pergi meninggalkan Yingjie yang tengah merapikan barang barangnya, Yingjie memerintahkan pengawal pengawalnya untuk beristirahat sementara ia langsung berjalan kearah kamar Liqin.


Yelu yang sedang duduk di tempat biasanya hanya bisa berdiam diri dengan kedatangan Yingjie, ia memperhatikan pangeran yang terlihat tampan dengan hanfu putih hitam nya itu.


'Pangeran sialan itu berjalan kearah kamar Liqin.... aku tidak akan membiarkan dia mendapatkan hati liqin' ujar Yelu dalam pikirannya.


Ia sangat ingin mengusir Yingjie agar jauh jauh dari Liqin, bahkan ia tidak akan segan bertarung dengan Yingjie demi menjauhkan mereka, namun dengan identitasnya yang sekarang ia masih belum mampu, satu satunya cara baginya adalah diam dan menunggu saat yang tepat agar berjalan sesuai seperti yang telah ia rencanakan.


"Liqin" panggil Yingjie dari luar pintu kamar Liqin.


Dalam beberapa detik saja pintu terbuka, Liqin tersenyum melihat Yingjie ada di depan pintunya.


"Yingjie... apa kau datang bersama Yang Mulia Raja Li Zicheng ?"


"Tidak... aku datang sendiri, aku hanya ingin menemuimu"


"Hmm... memang ada apa ?"


"Tentu saja aku merindukanmu" sahut Yingjie sambil membelai pipi Liqin.


####


Terimakasih sudah setia membaca novel saya "GUIREN", walaupun kadang updatenya lama 😚.


Saya sendiri bingung harus memilih siapa yang akan menjadi pasangan Liqin.


Pilih Yingjie atau Yelu ya?😋😋