
Yue Ying berendam di air hangat untuk memulihkan badannya, nyonya Ru Shi sebagai pemilik rumah bordir memperlakukan Yue Ying dengan baik, dan itupun karna Yue Ying yang sangat cantik dan badannya yang sempurna yang pastinya akan menarik banyak pelanggan baginya.
Nyonya Ru Shi membantu Yue Ying membilas rambutnya.
"Yue Ying ..apa"
"Stop...jangan panggil aku Yue Ying... namaku Zhi Ruo"
"Zhi Ruo... kadang hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan... jangan biarkan kelemahanmu mengambil alih dirimu,aku tau perlakuan keluarga Fang terhadapmu... sekarang mulai hidupmu yang baru sebagai Zhi Ruo.. jangan kecewakan aku dan aku akan memperlakukanmu ibarat anakku"
Selesai mandi, Yue Yin yang mengganti namanya menjadi Zhi Ruo pergi ke kamarnya, ia memakai baju yang sudah disiapkan.
Zhi Ruo memandang pantulan dirinya di cermin, gaunnya terlihat pas dibadannya, gaun hitam yang memperlihatkan bagian perutnya dan menonjolkan dadanya, bagian bawah roknya terlihat sangat tipis dan memamerkan kaki jenjangnya.
Zhi Ruo membiarkan rambut hitamnya terurai, ia menatap wajahnya.
'Sebaiknya aku jalani hidupku yang sudah tidak ada gunanya lagi.. suatu saat aku akan membalas mereka' batin Zhi Ruo dengan air mata mengalir di pipinya.
Zhi Ruo berjalan menemui seniornya yang bernama Yu Yan, wanita cantik yang terlihat seumuran dengannya dengan make up tebal namun tetap terlihat cantik.
"Nona Yu Yan, aku Zhi Ruo, nyonya menyuruhku bertemu dengan anda"
Yu Yan tersenyum kecil.
"Zhi Ruo.. ayo masuk"
Mereka berdua masuk ke kamar Yu Yan yang sangat wangi, Zhi Ruo duduk didepan meja rias.
"Aku akan mendandanimu, kau mau warna apa?"
"Bisakah nona Yu Yan mendandaniku dengan warna hitam dan merah darah?.. sepertinya itu akan cocok denganku"
"Tentu saja"
Zhi Ruo memandang wajahnya yang terlihat sangat berbeda dari sebelumnya.
Zhi Ruo tersenyum "Ini... seperti bukan diriku..aku menyukainya"
"Kalau begitu, sekarang ikut aku ke ruang utama"
Mereka berjalan menuju ruang utama, sebuah ruangan yang sangat luas dengan beberapa sofa dan meja.Dinding dinding dihiasi dengan kain berwarna merah dan emas dengan lampion merah disetiap sudut.
Para lelaki hidung belang duduk disetiap sofa ditemani para wanita wanita pemuas nafsu yang sudah mereka pesan sebelumnya.
Para lelaki hidung belang itu memandang Zhi Ruo dengan tatapan gatalnya, Zhi Ruo tidak memperdulikan mereka.
"Zhi Ruo... nyonya akan memanggilmu kalau ada pria yang memesanmu, kau hanya perlu menemani mereka dan menuruti kemauan mereka..untuk hari ini kau tidak perlu melayani siapa siapa dulu.. kau cukup istirahat sambil berinteraksi dengan yang lain"
Zhi Ruo mengikuti setiap langkah Yu Yan.
Nyonya Ru Shi menghampiri mereka.
"Yu Yan sayangku... Tuan Zhen memanggilmu, berikan pelayanan yang baik"
"Baik nyonya"
Zhi Ruo kembali ke kamarnya, ia membuka jendela kamarnya dan menatap langit yang terlihat cerah.
Zhi Ruo memandangi keramaian dijalan, para warga berlutut tiba tiba ketika segerombolan pasukan kerajaan berjalan melintasi mereka.
Ditengah tengah mereka tampak dua orang pria memakai pakaian bangsawan menaiki dua ekor kuda putih yang sangat gagah. Satu pria memakai pakaian serba hitam dengan cadar hitam menutupi bibirnya dan sebuah pedang di punggung mereka, pria yang satunya lagi memakai pakaian yang mewah berwarna hitam merah dengan mahkota emas dikepalanya.
Zhi Ruo menatap segerombolan itu dengan tatapan dingin tak peduli.
'Mereka orang orang kerajaan tidak akan tau penderitaan wanita hina sepertiku ini... untuk apa aku berlutut demi mereka' batin Zhi Ruo.