GUIREN

GUIREN
Permaisuri2



Kondisi Zhi Ruo berangsur membaik, kini ia sudah lancar berjalan tanpa bantuan dari Jia Li ataupun Qing Shan.


Qing Shan mengijinkan Jia Li untuk masuk ke kamarnya untuk sekedar membantu Zhi Ruo mandi ataupun berpakaian selama ia sibuk dengan tugasnya. Zhi Ruo duduk di kursi rias sambil memandangi pantulan wajahnya di cermin,sedangkan Jia Li sibuk menata rambut Zhi Ruo.


Besok adalah hari penobatan Zhi Ruo menjadi permaisuri atau ratu bagi dinasti Ming.Qing Shan sibuk di istana utama bersama para petinggi kerajaan, sedangkan seluruh pelayan istana sibuk menghias kerajaan dengan lampion, bunga bunga dan selendang selendang berwarna merah.


Para koki istana sibuk dengan kegiatannya di dapur karna besok akan diadakan makan besar bersama seluruh orang yang berada dalam istana.


Para penduduk kota Anhui telah mendengar kabar tentang pengangkatan ratu baru, mereka dilarang berdagang besok dan sebagai gantinya Qing Shan memberi mereka emas.


Zhi Ruo mencium bayi mungilnya yang tertidur pulas setelah menyusu lalu menyelimuti mereka dengan selimut bulu yang hangat.


Zhi Ruo keluar dari kamarnya dan melihat Changyi dan Jia Li sedang berbincang bincang didepan kamarnya.


"Kalian cukup akrab juga ya" sahut Zhi Ruo dengan sedikit senyuman.


Changyi dan Jia Li segera mundur memperjauh jarak mereka.


"N..nona... apa nona butuh sesuatu?"


Zhi Ruo tertawa kecil melihat wajah Changyi dan Jia Li yang gugup.


Sementara itu, ditempat pengasingan


A Hua tengah melahirkan bayi laki laki yang tampan dengan rambut yang lebat. Mentri Ping menggendong bayi tampan itu.


"Lihat bayi ini sangat tampan" sahut mentri Ping.


A Hua hanya terdiam di tempat tidurnya, mentri Ping tidak mempedulikan sikap A Hua padanya asalkan A Hua masih mau merawat bayinya.


Dinasti Ming


Qing Shan kembali ke kamarnya dengan wajah lelah, ia membuka pintu kamar dan mendapati Zhi Ruo tengah memangku kedua bayinya diatas ranjang.


Qing Shan menghampiri mereka, mencium lembut pipi pipi mungil itu untuk menghilangkan rasa lelahnya.


"Sebaiknya Yang Mulia Raja beristirahat dulu"


"Aku masih ingin bermain main dengan mereka"


Qing Shan duduk disebelah Zhi Ruo dan mengambil Li Liang dari tangan Zhi Ruo.


"Besok adalah hari penobatanmu menjadi permaisuriku dan menjadi ratu bagi dinasti Ming, aku sudah menyiapkannya dengan warna merah kesukaanmu"


"Terimakasih Yang Mulia Raja"


"Ah... dan aku ingin saat hanya ada kita berdua, aku ingin kau memanggil namaku saja tidak perlu Yang Mulia Raja lagi"


Keesokan harinya


Hari yang ditunggu tunggu telah tiba, para pelayan memakaikan pakaian pernikahan pada Qing Shan dan Zhi Ruo, mereka mengenakan hanfu hitam didalamnya lalu ditutupi jubah merah panjang kebelakang dengan corak naga berwarna emas.Pelayan menggulung rambut Qing Shan dan memakaikan mahkotanya yang terbuat dari emas, sedangkan rambut Zhi Ruo dikepang dan digulung keatas dengan sedikit rambut menjuntai di pipi kanan dan kirinya, tak lupa hiasan tusuk konde emas berbentuk bunga sebagai pelengkap.


Setelah semuanya selesai, upacara pernikahan dan penobatan pun dimulai.


Qing Shan dan Zhi Ruo berdiri berdampingan, dibelakangnya diikuti Jia Li dan pelayan khusus lainnya yang bertugas untuk menggendong bayi mereka dan juga ada yang membawa semacam payung besar berwarna merah dengan corak bunga berwarna emas.


Mereka berjalan berdampingan menuju singgasana Qing Shan.


Mereka berdiri berhadapan, penasehat agung memulai upacara pernikahan dan penobatannya sementara kasim istana memegang sebuah mahkota emas yang terlihat sangat cantik.


Setelah penasehat agung selesai melakukan tugasnya, Qing Shan mengambil mahkota di tangan kasim lalu memakaikannya pada Zhi Ruo.


Akhirnya Zhi Ruo resmi menjadi permaisuri Qing Shan dan juga Ratu bagi dinasti Ming, semua yang menyaksikan mereka berlutut seketika memberikan hormat pada ratu baru mereka tak terkecuali penasehat agung dan para petinggi kerajaan ikut berlutut menghormati Zhi Ruo.


Zhi Ruo merasa sekujur tubuhnya dingin, ia tidak percaya bahwa hari ini ia adalah seorang ratu.


Qing Shan menggenggam tangan Zhi Ruo.


"Lihatlah mereka... mulai sekarang semua orang akan berlutut ketika melihatmu"


Zhi Ruo tak dapat berkata kata, ia hanya memandang wajah Qing Shan yang sedari tadi menatapnya dengan lembut penuh ketulusan.


##############################**


Assalamualaikum


Hai kak.....


Untuk episode ini Qing Shan dan Zhi Ruo menikah, berhubung saya tidak tau bagaimana upacara pernikahan jaman kekaisaran cina jaman dahulu itu seperti apa, jadinya saya buat seadanya kak ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ harap dimaklumi ya kak๐Ÿ˜€hehe**...