GUIREN

GUIREN
Mencari pelakunya



"Ingat... kaulah yang pertama kali mengingankannya, jangan menyesal"


Kata kata Qing Shan membuatnya malu seketika, badannya terasa lemas karna semalam entah mengapa dirinya merasa .Zhi Ruo duduk di sofa menunggu Qing Shan selesai memakai bajunya.


Para pelayan segera pergi setelah membantu Qing Shan berpakaian, Qing Shan menghampiri Zhi Ruo menunduk dihadapannya.


"Yang Mulia Raja.. apa yang.." Zhi Ruo terdiam ketika Qing Shan memakaikan perhiasan di pergelangan kaki kirinya.


"Ini hadiah dari kaisar Shun"


"Terimakasih Yang Mulia Raja"


Qing Shan dan Zhi Ruo pergi ke ruang pengobatan untuk melihat kondisi Jia Li.Tabib istana membungkuk hormat ketika Qing Shan datang.


"Salam Yang Mulia Raja... selir Zhi Ruo"


"Bagaimana kondisi Jia Li tabib?" tanya Zhi Ruo dengan nada khawatir.


" Jia Li sudah siuman, keadaannya masih belum cukup baik... hanya saja racun itu terlalu kuat karna pemberian dosis yang lumayan banyak, Jia Li kemungkinan tidak akan bisa hamil"


Zhi Ruo shock, ia berlari masuk ke dalam ruang pengobatan dan mendapati Jia Li yang berbaring sambil menutupi wajahnya menggunakan bantal.


"Jia Li"


Jia Li menoleh dengan tatapan lesu, terlihat sekali matanya yang bengkak karna menangis.


Zhi Ruo memeluk Jia Li sambil menangis sesenggukan.


"Maafkan aku Jia Li... seharusnya aku tidak mengajakmu minum... seharusnya aku yang begini bukan kau"


Jia Li mengusap air mata Zhi Ruo


Qing Shan menghampiri mereka dengan wajah yang terlihat marah.


"Aku akan mencari siapa pelakunya,terimakasih sudah menjaga Zhi Ruo.. " sahutnya


"Terimakasih banyak Yang Mulia Raja"


Zhi Ruo menemani Jia Li sambil menyuapinya makanan, sedangkan Qing Shan menemui Ma Chou yang berdiri tak jauh darinya.


Ma Chou membungkuk hormat "Yang Mulia Raja"


"Ada yang ingin menyakiti Zhi Ruo...apa kau sudah mendengarnya?"


"Ya Yang Mulia Raja, saya sudah bertanya langsung kepada Jia Li, ada yang menaruh racun didalam teh yang biasanya selir Zhi Ruo minum"


"Ada yang ingin membuat Zhi Ruo tidak bisa hamil... jadi kira kira siapa pelakunya kau tau kan maksudku?"


Ma Chao mengangguk "Ya Yang Mulia Raja... salah satu dari selir, karna kemungkinan mereka mengincar posisi permaisuri.. dan Yang Mulia Raja juga sangat perhatian kepada nona Zhi Ruo, membuat nona Zhi Ruo tidak bisa hamil sama saja dengan tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi permaisuri"


"Aku tunggu di istana utama, kumpulkan semuanya"


"Baik Yang Mulia Raja"


Bagi para selir yang menginginkan posisi sebagai permaisuri atau ratu, mereka harus berhasil membuat raja atau kaisar tertarik padanya dan yang lebih penting mereka harus melahirkan seorang anak sebagai penerus tahta kerajaan nantinya.


Qing Shan menghela nafas dengan kesal, ia merasa semua ini termasuk salahnya juga karna tidak pernah mengunjungi para selirnya dan membuat selir selir nya cemburu dan berani berbuat nekat, namun kejahatan tetaplah kejahatan, Qing Shan tidak akan pernah mengampuni siapapun juga apabila orang itu terbukti bersalah.


Qing Shan paling benci dengan pengkhianat, itu mengingatkannya pada kejadian masa lalu dimana saat ia masih menjadi seorang pangeran.


Rasa benci dan kesedihan di masa lalunya membuatnya semakin kuat dan tidak mudah merasa iba kepada siapapun yang bersalah, baik itu wanita ataupun seseorang yang sudah tua.