
Zhi Ruo berbaring di ranjang Qing Shan sambil memandang kedua tangannya, ia merasa sangat senang telah membunuh Fang De dengan kedua tangannya dan itu berkat Qing Shan yang membantunya.
Qing Shan yang duduk di sofa memandang Zhi Ruo dalam diam, ia takut idenya salah dan membuat Zhi Ruo semakin terjun kearah yang gelap.
Sedari tadi ia melihat Zhi Ruo tersenyum memandang kedua tangannya, dan itu membuatnya khawatir.
Qing Shan duduk disebelah Zhi Ruo dan membelai rambut wanita itu yang masih setengah basah.
"Apa yang kau pikirkan Zhi Ruo?"
Zhi Ruo menoleh, memandang Qing Shan.
"Yang Mulia Raja ,kapan saya bisa membalaskan dendam saya kepada ibu dan saudara saya?"
"Tidak perlu terburu-buru... aku ingin kau melanjutkan tugasmu menjadi guirenku terlebih dulu"
Zhi Ruo terdiam, Qing Shan membelai wajah Zhi Ruo yang terlihat cantik walaupun tanpa riasan.
Zhi Ruo mencoba agar tetap tenang, Qing Shan adalah orang yang membantunya, sudah sepantasnya ia membalas budi.
"Cium aku Zhi Ruo... aku ingin kau yang menciumku terlebih dulu"
Zhi Ruo duduk dan mengambil nafas panjang, dipandangnya sosok pria yang tampan dihadapannya, rahang kokoh hidung mancung serta bibir yang terlihat sangat menawan ketika tersenyum.
Zhi Ruo mendekatkan wajahnya, merasakan setiap hembusan nafas Qing Shan yang terasa di wajahnya.
Bibir mereka bersentuhan, dan akhirnya Zhi Ruo bisa mengendalikan dirinya.
Qing Shan menarik tengkuk leher Zhi Ruo, memperdalam ciuman mereka. Qing Shan tidak memperdulikan Zhi Ruo yang mencoba melepas ciumannya.
Qing Shan mendorong dan menindihi tubuh Zhi Ruo, memainkan buah dadanya yang terasa lembut.
Qing Shan melepas ciumannya, ia melihat wajah Zhi Ruo yang memerah dengan ekspresi wajah yang tegang.
"Aku sangat menginginkanmu..aku janji akan melakukannya dengan lembut... kau harus mempercayaiku"
Zhi Ruo merasakan detak jantungnya berdegup dengan kencang, kedua tangannya terasa dingin.
Qing Shan menyentuh bibir bawah Zhi Ruo menggunakan telunjuknya.
Zhi Ruo tidak punya pilihan lain, bagaimanapun ia harus membalas budi kepada Qing Shan.
Zhi Ruo menganggukkan kepalanya yang membuat senyum merekah diwajah Qing Shan.
Qing Shan mencium leher Zhi Ruo dengan lembut lalu turun ke dadanya dan membuat tanda merah disana.Ia senang karna Zhi Ruo mempercayainya walaupun ia masih merasakan tubuh Zhi Ruo yang masih terasa kaku.
Qing Shan melepas sehelai demi sehelai kain yang menutupi badan wanitanya itu. Qing Shan melepas pakaiannya, menampakkan badan berototnya yang mempesona.
Zhi Ruo menutup matanya, ia merasa sangat malu melihat Qing Shan yang telanjang.
Qing Shan menyentuh pipi Zhi Ruo.
"Jangan tutup mata... cepat lihat aku, aku ingin kau melihatku"
Zhi Ruo membuka pelan matanya, Qing Shan tersenyum.
"Zhi Ruo... hanya aku yang boleh menyentuh tubuhmu, aku akan membunuh siapapun yang berani menyentuhmu selain aku...ingat itu"
Zhi Ruo tersenyum dengan air mata mengalir dipipinya, merasa dihargai.
Malam pun berlalu
Zhi Ruo merasakan seseorang membelai rambutnya, ia membuka matanya dan menoleh. Qing Shan membelai rambutnya dengan tubuh yang masih telanjang.
Zhi Ruo mengingat kejadian semalam, semalam Qing Shan menepati janjinya melakukannya dengan lembut. Zhi Ruo memandang tubuh Qing Shan yang terlihat sempurna, ia melihat kebawah dan segera menutup matanya melihat sesuatu yang ikut terbangun disana.
"Mm.. maafkan saya Yang Mulia Raja... saya tidak sengaja melihatnya" sahut Zhi Ruo sambil menutupi wajahnya menggunakan kedua tangannya.
Qing Shan tersenyum "Kau menggodaku Zhi Ruo?"
Zhi Ruo menggeleng cepat.
Qing Shan menggendong tubuh Zhi Ruo.
"Ayo mandi denganku, kita akan melakukannya lagi disana"