
Hari ini beberapa pelayan datang ke kamar Zhi Ruo, memandikan Zhi Ruo dan mendandaninya atas perintah Yang Mulia Raja.
Saat Zhi Ruo bertanya ada acara apa, para pelayan hanya menjawab akan ada pesta.
Mandi kali ini terlalu berlebihan dengan dibantu tiga orang pelayan, merias dan memakaikan baju juga dengan tiga orang pelayan, Jia Li membantu menyiapkan perlengkapan lainnya dengan wajah mencurigakan.
Zhi Ruo terpana melihat gaun yang dikenakannya, sebuah hanfu merah panjang menjuntai kebelakang, corak berwarna emas membuatnya terlihat elegan.Rambut panjangnya disanggul keatas dengam hiasan tusuk konde emas berbentuk bunga.
"Jia Li... bukankah ini terlalu berlebihan?"
"Ini semua yang dipilihkan Yang Mulia Raja nona... lagipula nona terlihat sangan cantik, bahkan lebih cantik dari mendiang permaisuri"
"Jadi Yang Mulia Raja pernah memiliki seorang permaisuri?"
'Iya nona, tapi permaisuri meninggal karna sakit... Yang Mulia Raja juga tidak seberapa peduli karna pada dasarnya itu hanya pernikahan politik tanpa ada rasa cinta"
"Bagaimana dengan para selir?"
"Yang Mulia Raja jarang sekali menemui mereka, hanya beberapa kali saja karna Yang Mulia Raja sibuk dan lebih suka sendirian dikamarnya, nona satu satunya perempuan yang pernah tidur diranjang Yang Mulia Raja''
Wajah Zhi Ruo merona, namun ia hanya menunduk diam mengingat perlakuan Qing Shan yang baik padanya mungkin karna Qing Shan kasihan padanya.
'Lagipula aku bukan wanita suci.... sangat tidak pantas berada disisinya' batin Zhi Ruo.
Ma Chou menghampiri Jia Li dan menyuruh Jia Li membawa Zhi Ruo ke istana utama.
Terdengar suara yang sangat gaduh didalam istana.
Zhi Ruo dan Jia Li berhenti sejenak didepan istana utama.
"Jia Li.... aku sangat gugup... bagaimana kalau mereka menertawakanku?"
"Nona hanya perlu memandang mata Yang Mulia Raja, tidak usah pedulikan yang lain, tersenyum ketika berada didepan Yang Mulia Raja".
Zhi Ruo mengangguk.
Penjaga pintu istana utama membuka pintu istana, suasana didalam ruangan yang sangat luas dan megah itu tiba tiba sepi seketika, semua mata tertuju pada Zhi Ruo, para jendral, prajurit, selir selir dan petinggi kerajaan terpesona akan kecantikan Zhi Ruo, tak terkecuali Qing Shan yang duduk di singgasana emasnya langsung berdiri seketika.
Zhi Ruo berjalan dengan anggun menuju Qing Shan yang masih memandanginya, jantungnya berdegup dengan kencang melihat Qing Shan yang terlihat tampan dan berwibawa dengan pakaian yang terlihat senada dengannya. Qing Shan memakai mahkota nya, menunjukkan bahwa ialah raja disini.
Zhi Ruo tepat berada dihadapan Qing Shan, ia tersenyum dan memberi hormat.
Qing Shan tersenyum menghampiri Zhi Ruo dan mencium bibir Zhi Ruo yang sontak membuat semua yang ada didalam satu ruangan terkejut.
Zhi Ruo melepas ciuman Qing Shan.
"Yang Mulia Raja.. banyak orang disini"
"Maaf... hanya saja aku tidak bisa mengontrolnya... kau terlihat sangat cantik hari ini".
Semua orang terdiam menunggu Rajanya berbicara.
"Aku..Qing Shan.. Kaisar Dinasti Ming memutuskan, wanita disebelahku..Zhi Ruo akan menjadi Guiren ku"
Zhi Ruo tetap tenang walaupun ia sendiri tidak tau apa arti guiren itu.
Para selir kaget tak percaya, semua orang bersorak ria dan melanjutkan pestanya.
Qing Shan duduk disinggasananya dan menarik Zhi Ruo duduk dipangkuannya.
"Yang Mulia Raja.. ini tidak sopan"
"Biarkan saja... aku raja disini, siapa yang mau menghalangiku?"
Zhi Ruo menunduk malu.
"Apa kau gugup?"
Zhi Ruo mengangguk "Ya.. saya hanya takut mereka akan menghina saya, saya bukan wanita suci, saya dari rumah pelacuran.. sangat tidak pantas berada disini"
Qing Shan menggenggam tangan Zhi Ruo, sorot matanya menjadi serius.
" Kau milikku sekarang.. kau bukan wanita murahan. Dan kau memiliki gelar disini, sebagai guiren ku.. jangan beranggapan kau itu wanita murahan, Yue Ying sudah mati... sekarang hanya tinggal Zhi Ruo"
Zhi Ruo tersenyum senang, Qing Shan berbicara dengan para petinggi kerajaan sementara Zhi Ruo menghampiri Jia Li yang menunggunya didepan istana utama.
"Nona.."
"Jia Li.. kau pasti sudah tau ini.. kau menutupinya dariku"
"Hehe.. maafkan saya nona"
Zhi Ruo mencubit pelan pipi Jia Li
"Jia Li.. apa itu guiren... aku tidak mengerti"
"Nona sangat beruntung menjadi guiren Yang Mulia Raja, walaupun posisinya masih 1 langkah dibawah selir, namun Guiren itu untuk wanita yang disukai Yang Mulia Raja, singkatnya Selir yang diberi kehormatan dan disukai Yang Mulia Raja".
"Apa itu berarti Yang Mulia Raja tertarik padaku?"
Jia Li mengangguk dengan penuh semangat.
"Itu tadi secara tidak sengaja Yang Mulia Raja mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja menyukai nona, kalau nona dan Yang Mulia Raja sudah tidur bersama dan nona hamil maka nona bukan lagi Guiren melainkan diangkat menjadi Guifei dan terus seperti itu sampai nona menjadi permaisuri"
Zhi Ruo terdiam sambil menatap langit yang cerah.
'Yue Ying sudah mati... hanya tersisa Zhi Ruo disini'