GUIREN

GUIREN
Penculikan



Liqin melihat Li Liang baru saja keluar dari ruang perawatan, ia berlari memeluk kakaknya.


"Bagaimana keadaan Yingjie ?"


Li Liang mengusap rambut Liqin "Sementara ini tabib menutup luka tusukan di perutnya.... hanya saja..Yingjie terkena racun yang langka, tabib tidak memiliki penawarnya"


Liqin terdiam kaku tak bisa berkata kata.


Li Liang menghapus air mata yang jatuh mengalir deras di pipi adiknya itu.


"Jangan khawatir, kakak akan mencari solusinya .. sekarang kau diam disini temani Yingjie"


"Kakak mau kemana?"


"Kakak akan menemui ayah dan ibu"


"Baiklah, hati hati kak"


Kediaman kakek Yong


Qing Shan dan Zhi Ruo berdiri berdampingan disebelah makam kakek Yong.


"Yang Mulia Raja.. bisakah kita pulang sekarang?"


"Ada apa? apa kau merasa tidak enak badan?"


"Tidak Yang Mulia Raja, perasaan saya tidak enak, saya terus memikirkan Li Liang dan Liqin"


Qing Shan mencium kening Zhi Ruo.


"Baiklah kalau itu keinginanmu"


Qing Shan merangkul pinggang ramping Zhi Ruo, baru saja mereka melangkahkan kakinya, sebuah panah melesat di depannya dan menancap di pohon yang ada disebelah Zhi Ruo, disaat bersamaan Qing Shan mendorong pelan Zhi Ruo ke belakang agar tak terkena panah itu.


"Ha...ha..ha...ha.." tawa seorang pria di kejauhan.


Qing Shan menarik pedangnya.


"Jangan seperti pengecut, tunjukkan dirimu!!" teriak Qing Shan.


Seorang pria dengan pakaian serba hitam dan kain hitam untuk menutupi bibirnya berdiri di atas pohon dengan panah mengarah pada Qing Shan.


"Kaisar dinasti Ming.... dan permaisuri tercintanya, akhirnya aku bisa bertemu dengan kalian berdua secara langsung"


Lagi lagi pria itu tertawa dengan kencangnya.


"Kaisar bertanya apa yang aku inginkan?... tentu saja... aku ingin kalian berdua mati! tapi.. sebelum itu, aku akan menghancurkan keluarga kecil kalian"


"Hmm... jangan hanya asal bicara... melawanku saja kau tidak akan mampu, beraninya kau mengancamku!! lihat saja kepala siapa dulu yang akan terpenggal"


Qing Shan berlari menghampiri pria itu dengan amarah yang meluap luap, sementara Zhi Ruo tetap berada di tempatnya ketakutan.


Pria itu terus saja menghindar saat Qing Shan mendekatinya.


"Pengecut... hanya bisa menghindar... apa sekarang kau takut ?"


Mereka berhenti diatas atap rumah kakek Yong.


"Kaisar yang tampan... siapa bilang aku menghindar dan takut padamu?... hanya saja... aku mengincar perhatianmu agar permaisuri cantik itu sendirian ha ha ha ha ha"


DEG


Qing Shan menoleh kebelakang, seorang pria lain memakai pakaian hitam yang sama telah mendapatkan Zhi Ruo di tangannya.Terlihat Zhi Ruo pingsan di tangan pria itu.


"Kaisar!! jangan lengah!!"


B R A K K K....


Sebuah tendangan yang cukup keras mendarat tepat di dada Qing Shan dan berhasil membuatnya terjatuh ke bawah menghantam bangku kayu yang ada di bawahnya.


Qing Shan segera menghindar saat pria itu melompat kearahnya.


"Cih.... hampir saja ku robek perutmu"


"Jangan berharap akan semudah itu!!"


Qing Shan mengambil segenggam tanah lalu melemparkannya tepat di kedua mata pria itu.


Pria itu meringis kesakitan, dan disaat bersamaan Qing Shan berlari mengejar pria yang menculik Zhi Ruo.


Qing Shan berlari sekuat tenaga, ia mencari ke segala arah dan juga di gang gang sempit rumah penduduk namun masih tidak dapat menemukan dimana mereka.


Qing Shan mengepalkan tangannya lalu memukul tembok belakang rumah milik warga hingga retak, tangannya pun terluka dan berdarah.


"Sial"