GUIREN

GUIREN
Kota Tianjin,Teluk Bohai



Qing Shan dan pasukannya telah sampai di kota Tianjin yang sepi, para warga telah dievakuasi sehari sebelumnya. Prajurit telah bersiap di posisi masing-masing begitupula pasukan armada telah siap diposisi mereka di teluk Bohai.


Beberapa saat kemudian Li Zicheng dan pasukannya datang, Qing Shan menyambut mereka dengan mengangkat pedangnya.


Semua pasukan telah siap, Qing Shan melihat kapal kapal besar mendekat dari arah teluk Bohai dan juga ribuan pasukan berlari kearahnya dari kota Hebei arah yang berlawanan dari mereka.


"Tsk... mereka mencoba menyudutkan kita" sahut Qing Shan


Li Zicheng dan Qing Shan menarik pedangnya, memberikan aba aba kepada para pasukannya dan saat waktunya telah tepat, Qing Shan dan Li Zicheng berteriak.


"SERANG... HABISI MEREKA...!!!!"


Para pasukan berteriak meramaikan suasana perang, suara pedang yang sangat nyaring di telinga dan juga satu persatu para pasukan musuh dan pasukannya sendiri tumbang dengan darah bersimbahan membasahi tanah.


Para jendral menggunakan tombak dan kuda mereka untuk menusuk satu persatu musuh.Terlihat Li Zicheng tengah sibuk bertarung melawan para jendral musuh, Qing Shan menebas satu persatu kepala musuh yang berlari menghampirinya.


Ma Chou bertugaa untuk menjaga para pasukan armada, kapal kapal besar dinasti Han mulai mendekat. Ma Chou terkejut karna perbedaan jumlah dan ukuran dari kapal miliknya, begitu pula para pasukan, terlihat sangat jelas ketakutan di wajah mereka.


"Jangan takut!!! walaupun kalian harus mati disini, setidaknya ini adalah mati dengan cara yang terhormat, tunggu aba aba dariku!!" sahut Ma Chou memberikan semangat pada pasukannya.


Qing Shan mencari sosok pemimpin dinasti Han yaitu Han Xin.


Li Zicheng menghampiri Qing Shan.


"Aku tidak menemukan Han Xin disini... serigala licik itu selalu bersembunyi"


"Kau tahan mereka, aku akan melihat keadaan di teluk Bohai"


Bendera perang dinasti Han berkibar, Ma Chou terkejut ketika kapal kapal besar itu membuat celah ditengah tengah mereka dan memeperlihatkan kapal yang lebih besar dengan sebutan menara kapal.Han Xin berdiri diatas menara kapal itu dengan sesungging senyuman.


Qing Shan memacu kudanya, ia terhenti seketika melihat sebuah armada kapal di teluk bohai telah siap untuk menyerang pasukan armadanya. Qing Shan mengepalkan tangannya melihat Han Xin berada di kapal itu.


"Serang mereka!!!! berpencar dan kelilingi kapal kapal itu" teriak Ma Chou.


Qing Shan naik ke salah satu kapal bersama pasukannya, kapal kapal mereka mengelilingi kapal musuh. Para pasukan musuh melemparkan tali lalu memanjat turun ke kapal Qing Shan.Satu persatu musuh mulai turun.


"Bunuh mereka semua" teriak Qing Shan.


Satu persatu musuh tumbang, Qing Shan berlari lalu memanjat tali yang dilemparkan musuh. Qing Shan berada di kapal dinasti Han dan membantai semua pasukannya.


Melawan puluhan musuh bukanlah masalah baginya walaupun seorang diri.


Qing Shan melayangkan senyuman lebar, menebaskan pedangnya kepada satu persatu musuh didepannya. Qing Shan mengambil pedang milik musuh yang telah mati dan menggunakannya.Tawanya terdengar mengerikan ketika menikmati pertempurannya.


"Hahahaha... kemari kau Han Xin... jangan bersembunyi disana!!"


Han Xin tetap berdiri ditempatnya sambil memandangi Qing Shan yang membunuh satu persatu pasukannya.


Han Xin mengangkat tangannya, dan seketika para pasukan yang berada di kapal lain melompat ke kapal Qing Shan yang sedang bertarung.


"Yang Mulia Raja!!!!" teriak Ma Chou yang terkejut dan panik ketika Qing Shan dikepung.