
"Pangeran Li Liang..."
Li Liang menyilangkan kedua tangannya.
"Dari mana saja kau? kenapa menyelinap dari sini?"
Yelu berlutut dihadapan Li Liang yang terlihat marah.
"Maafkan saya pangeran, saya tidak meminta izin sebelumnya... saya...ada sesuatu yang harus saya lakukan diluar"
"Urusan ? ruang penyiksaan hangus terbakar beserta para tahanan didalamnya, beberapa penjaga juga tewas... dan kau secara kebetulan menghilang begitu saja"
"Saya bersumpah saya tidak berbohong pangeran, masalah kebakaran dan juga tewasnya penjaga saya benar benar tidak mengetahuinya"
Li Liang menarik pedang di pinggangnya dan mengarahkannya tepat didepan mata Yelu.
Yelu terdiam,ia tetap menunduk dihadapanLi Liang.
Li Liang terus mengawasi wajah Yelu yang masih saja terlihat tenang walaupun telah ia ancam menggunakan pedangnya.
"Ikut aku.... kita akan menemui Yang Mulia Raja"
"Baik pangeran"
Li Liang berjalan dibelakang Yelu sambil memegang pedangnya agar Yelu tidak berusaha kabur, mereka sampai di istana utama, tempat dimana Qing Shan dan para pejabat istana mendiskusikan sesuatu.
Qing Shan menghentikan aktivitasnya ketika melihat Li Liang menghampirinya bersama Yelu.
"Yang Mulia Raja" sapa Li Liang kepada Qing Shan. Li Liang hanya memanggil Qing Shan dengan sebutan Ayah disaat sedang berdua atau bersama Zhi Ruo dan Liqin, ia memanggil Qing Shan Yang Mulia Raja disaat Qing Shan bekerja ataupun bersama petinggi dan prajurit istana sebagai bentuk penghormatannya.
Qing Shan masih duduk di singgasananya.
"Yang Mulia Raja, saya membawa Yelu kemari, saya mencurigai dialah dalang dari kejadian kebakaran"
"Saya bersumpah demi langit, saya tidak melakukannya Yang Mulia Raja" sahut Yelu dengan santai tanpa rasa gugup sedikitpun.
Qing Shan menghela nafas lalu menyilangkan kakinya.
"Saya melihat Yelu dari luar istana, dia memanjat tembok belakang.Dia keluar tanpa meminta izin terlebih dahulu"
Qing Shan memandang wajah Yelu.
"Benar begitu ?"
Yelu berlutut " Maafkan sya Yang Mulia Raja, memang benar apa yang dikatakan pangeran, tapi bukan saya penyebab kebakaran itu Yang Mulia Raja"
"Bohong!! mengaku sajalah!!" bentak Li Liang
"Li Liang!! kita tidak bisa main tuduh begitu saja, aku akan mencari bukti bukti nya, kita akan tau nanti siapa yang bersalah"
Li Liang mengepalkan tangannya.
"Baik Yang Mulia Raja"
"Kau boleh pergi Yelu... sementara ini kau tidak boleh keluar istana"
"Baik Yang Mulia Raja"
Yelu segera keluar dari istana utama.
Qing Shan memerintahkan seluruh yang berada di dalam istana utama keluar kecuali Li Liang.Setelah hanya ada mereka berdua, Qing Shan menghampiri Li Liang yang masih berdiri di tempatnya dengan wajah kesal.
"Sabarlah, jangan gegabah"
"Tapi ayah, Yelu itu sangat mencurigakan!! dia... dia tiba tiba muncul begitu saja dalam kehidupan kita...apa ayah tidak curiga ? sewaktu aku dan Liqin pergi ke kota, Liqin dihadang beberapa preman, tiba tiba Yelu datang menyelamatkan Liqin... saat ayah dan Liqin diserang pria misterius itu, Yelu tiba tiba saja datang !!! apa itu sebuah kebetulan ? itu terlalu mencurigakan untuk dianggap sebagai kebetulan!!!"
Qing Shan tersenyum "Ayah tau kau khawatir, tapi kita tidak mempunyai bukti bahwa Yelu itu bukan orang baik baik, kau terus awasi saja dia, ayah percaya kau cukup hebat, jadi ayah menyerahkan tugas ini padamu"
"Baik ayah"
"Bagus, tetap waspada dan hati hati"
Li Liang mengangguk dan berjalan pergi meninggalkan istana utama.