GUIREN

GUIREN
Menginginkanmu



Zhi Ruo merasakan badannya lemas, ia membuka matanya dengan perlahan. Zhi Ruo melihat sebuah tangan melingkar diperutnya, ia menoleh, ternyata Qing Shan tidur sambil memeluknya. Zhi Ruo membuka jendela, langit masih gelap.


"Sudah merasa baikan?" tanya Qing Shan yang terbangun dari tidurnya.


Zhi Ruo mengangguk pelan "Umm... terimakasih Yang Mulia Raja, tapi saya harus ke ruang pengobatan sekarang"


Qing Shan menghentikan Zhi Ruo "Tenang saja, tabib sudah menangani Jia Li.. kondisinya membaik, sebaiknya biarkan Jia Li beristirahat begitu pula denganmu"


Zhi Ruo terdiam sesaat


"Baiklah"


Qing Shan menyentuh dahi Zhi Ruo yang sudah tidak terasa panas lagi, ia mengambil kain putih dan sebaskom air.


"Lepas bajumu" sahut Qing Shan membuat Zhi Ruo terkejut seketika.


Qing Shan memutuskan untuk melepas baju Zhi Ruo dengan tangannya sendiri, dibukanya satu persatu hanfu yang Zhi Ruo pakai.


Wajah Zhi Ruo memerah malu, ia sangat gugup sampai tidak bisa menggerakkan badannya.


Qing Shan tersenyum lembut "kenapa kau sangat tegang? bukankah ini bukan pertama kalinya aku melihat tubuhmu?"


Zhi Ruo menundukkan kepalanya, tak bisa menjawab perkataan Qing Shan, jantungnya berdegup sangat kencang.


Qing Shan membasahi kain putih dan memerasnya lalu menggosokkannya ke kulit Zhi Ruo.


"Yang Mulia Raja... biarkan saya melakukannya sendiri" sahut Zhi Ruo yang masih saja menundukkan kepalanya.


Qing Shan tidak mempedulikan kata kata Zhi Ruo dan melanjutkan kegiatannya. Qing Shan menelan ludahnya, menahan nafsunya ketika membersihkan bagian dada dan perut Zhi Ruo. Lagi lagi ia membayangkan bagaimana penampilan Zhi Ruo memakai hanfu merah yang telah dibelinya.


Qing Shan menghentikan aktivitasnya ketika tangan lembut Zhi Ruo menyentuh pipinya.


Ia mendongak menatap mata Zhi Ruo, seketika Zhi Ruo menarik kembali tangannya.


"Maafkan saya Yang Mulia Raja... saya tidak bermaksud untuk lancang"


Qing Shan tersenyum sambil membelai pipi Zhi Ruo "Aku menyukainya... kau boleh menyentuhku kapan saja"


Wajah Zhi Ruo semakin memerah sampai terasa panas, jujur ia memang merindukan Qing Shan namun ia malu untuk mengatakannya langsung.


Setelah selesai membersihkan badan Zhi Ruo, Qing Shan membantu Zhi Ruo memakai hanfu putihnya.


Zhi Ruo tersenyum lembut " saya menyukai apa saja yang Yang Mulia Raja berikan, saya akan memakainya sekarang "


Qing Shan terdiam sesaat, dalam hati ia sangat senang akhirnya bisa melihat Zhi Ruo memakai hanfu yang ia beli.


Qing Shan membuka lemari dan mengambil hanfu merah yang masih terbungkus rapi.


Zhi Ruo membuka bungkusnya, hanfu merah itu berhasil membuat Zhi Ruo terdiam.


Hanfu merah dengan kain yang tipis, bagian bawah terbelah memperlihatkan kaki jenjangnya sampai ke pahanya, dan lagi hanfu ini tak berlengan, hanya seutas tali kecil yang menggantung dibagian leher.


"Kau tidak perlu memakainya, aku tidak akan memaksamu"


"Saya menyukainya, hanya saja.. ini terlalu terbuka, saya malu berjalan keluar memakai hanfu dengan model seperti ini"


"Aku hanya ingin kau memakainya didepanku... ketika aku berdua denganmu seperti ini, aku tidak akan mengijinkanmu memakainya diluar"


Zhi Ruo tersenyum, lalu memakai hanfu merah yang seksi itu.


Sesuai perkiraan Qing Shan, hanfu merah itu sangat cocok di tubuh Zhi Ruo.Walaupun bagian dadanya tertutup,ia masih bisa melihat jelas karna kainnya yang tipis.


Zhi Ruo mengikat rambutnya, memperlihatkan punggungnya.


Qing Shan duduk di sofanya sambil meminum segelas air.


"Ini mengingatkan saya saat di rumah bordil" sahut Zhi Ruo sambil berjalan kearah Qing Shan.


"Duduklah"


Zhi Ruo mendekati Qing Shan lalu duduk dipangkuannya.Qing Shan terkejut karna ini pertama kalinya Zhi Ruo duluan yang menggodanya.Zhi Ruo selalu saja terpesona dengan ketampanan Qing Shan, ia mencium bibir Qing Shan dengan lembut walapun ia masih tidak pandai berciuman. Zhi Ruo merasakan sesuatu dibawahnya mengeras namun ia memilih untuk menutup matanya merasakan kelembutan bibir pria didepannya.


Qing Shan membelai paha Zhi Ruo.


"Zhi Ruo"


Zhi Ruo membuka matanya, menatap wajah Qing Shan yang tersenyum padanya.


"Ingat... kaulah yang pertama kali mengingankannya, jangan menyesal"