Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
86. Menahan Diri



Joy menatap Ray yang kesulitan melepaskan topeng pada wajahnya, mata gadis itu tidak lepas dari wajah Ray, sampai sampai dia masih menggenakan pakaian pengantinnya.


“kenapa sayang? Kamu marah karena topeng yang aku kenakan ini?” tanya ray dengan menatap pantulan cermin yang memperlihatkan joy sedang menatapnya, sementara dirinya masih sibuk melepaskan topeng yang dia kenakan.


Joy menggelengkan kepalanya, “Aku hanya penasaran, apa tidak risih memakai itu? Pasangnya aja susah, lepasnya juga, kenapa tidak mau pakai topeng biasa aja? Seperti masker?”


Ray mengulum senyumnya mendengar pertanyaan yang di lontarkan istrinya, “Sudah terlalu banyak orang yang tau wajahku menggunakan masker, lagi pula dengan begini orang orang akan berpikir kalau aku jarang terlihat karena wajahku yang mengerikan”.


“Apa memang ray tidak bisa berhenti menjadi ketua mafia?” tanya joy dengan suara pelan.


Ray kini berhenti dengan kegiatan yang dia lakukan, pria itu berbalik dan menatap joy dengan mata yang menampilkan kesedihan, “Apa kamu tidak suka dengan profesiku sayang?”


Joy sekali lagi menggeleng, “bukan tidak suka, joy hanya takut jika ray pulang dalam keadaan tidak bernyawa, mafia itu bukan pekerjaan yang mudah, joy hanya takut itu” lirih joy pelan dan menunduk menatap jari jemarinya yang saling bertautan.


“sayang, tatap aku please~” pinta Ray.


Joy mengangkat kepalanya pelan dan menatap ray.


“Aku berjanji aku tidak akan berada dalam bahaya, justru lebih bahaya jika aku melepaskan posisi ku sebagai ketua mafia, dulu daddy pernah melepaskan posisi itu sekali, dan yang terjadi kami berkali kali di serang oleh mafia lain, sekali dua kali kami selamat, tapi yang terakhir adalah saat kelahiran Ratu, mommy dan daddy ditabrak saat mommy masih mengandung, dan akibatnya mommy hampir mati saat itu, ada satu rahasia yang mereka berdua sembunyikan akibat kecelakaan itu, tapi aku mengetahuinya, daddy dan mommy menyembunyikan fakta bahwa dia tidak bisa mengandung lagi, mungkin karena takut melihat keluarganya sedih daddy dan mommy selalu berpura pura bahwa mereka masih bisa menghasilkan anak, tapi kenyataannya mereka tidak bisa” ungkap ray.


Ray kembali menatap lekat mata joy, “jangan pernah takut sayang, belajar seperti mommy dan Ratu, yang berani, semakin kamu ketakutan akan membuat kamu semakin tampak lemah dan itu bisa menjadi kelemahan bagiku” ujar ray lagi dengan nada yang sangat lembut.


“tapi berjanji tidak akan pernah membuatku ketakutan” pinta joy.


“Iya aku berjanji akan selalu pulang pada istriku tercinta tidak akan membuat dia ketakutan” janji Ray. “kamu mau disini saja langsung aku makan atau mau mandi dulu?” goda ray, dia sengaja mengganti topik pembicaraan secara mendadak.


“Ray! nyebelin” gerutu joy kesal, dia mengangkat gaunnya yang susah sekali dibawa berjalan tapi kemudian dia berhenti di depan pintu kamar mandi, “yang~ tolong resletingnya gak bisa ke gapai” pinta joy sambil menunjukkan tawanya.


Ray berjalan mendekati joy dengan membuka perlahan gaun pengantin yang joy kenakan, jakun pria itu naik turun melihat punggung mulus joy, bahkan celananya mulai terasa sesak saat ini, ‘sabar junior bentar lagi lepas dari sangkar, kenapa obat perangsang gak bisa berpengaruh padamu, tapi melihat punggung joy langsung bangun?’ batin Ray menjerit menahan diri untuk tidak langsung menerkam istrinya.


.


Ray kini berbaring di tempat tidurnya, matanya melirik jam yang ada di tangannya, sudah 30 menit joy masuk, sampai sekarang gadis itu masih berada didalam, membuat ray merasa sedikit khawatir, pasalnya tidak ada terdengar suara shower dari dalam kamar mandi.


“Sayang!” teriak Ray mencoba memastikan bahwa joy masih berada di dalam kamar mandi.


“sayang!” panggil ray sekali lagi, karena masih tidak ada jawaban, ray akhirnya tegak dan membuka kamar mandi itu dengan sangat mudah, bukan seorang mafia jika membuka pintu yang terkunci saja tidak bisa.


Ray yang tadinya panik langsung tersenyum lega saat melihat Joy yang sedang memejamkan matanya di dalam Bathtub. Ray tau joy bukan pingsan melainkan ketiduran, karena gadis itu terlihat sangat kelelahan dari wajah tidurnya.


Ray melangkah dengan pelan mendekati Joy, tapi kemudian dia menghentikan langkahnya saat melihat joy tidak mengenakan apapun saat ini. ray ragu untuk melangkah, karena takut joy akan marah jika dia ada di sana.


“gak apa dong, aku suaminya” gumam Ray sendiri, dengan penuh tekad akhirnya ray mengangkat joy yang masih tertidur. Gadis itu memang sangat susah dibangunkan jika sudah tertidur, mau di goyang atau di sentuh badannya dia masih tertidur, lain jika dicium ray, entah kenapa dia akan dengan mudah bangun.


.


Setelah memakaikan baju tidur untuk sang istri kini giliran Ray yang mandi menggunakan air dingin, karena sejak tadi adik kecilnya bangun akibat melihat bentuk tubuh joy yang tanpa menggunakan apapun, sebenarnya bisa saja dia membangunkan joy untuk memulai ritual malam pertama mereka namun Ray tidak tega melihat wajah istrinya yang kelelahan, masih ada waktu 2 bulan untuk mereka honeymoon.


Sebagai bos mafia keuntungan ray adalah bisa melakukan apapun yang dia suka, karena dia tidak perlu menghadapi dokumen dokumen yang menumpuk, hanya tau beres uang di rekeningnya selalu bertambah. Sementara dia bisa bebas menjadi apapun, namun kesusahannya jika ada mafia lain yang ingin masuk ke wilayahnya, perang antar mafia kadang tidak bisa terelakkan, namun ray jarang berperang, dia membiarkan saja orang yang berusaha mengambil wilayahnya, tapi jika sudah menyentuh mafia milik dia barulah ray turun untuk berperang.


.


Butuh dua jam bagi Ray untuk menidurkan adik kecilnya yang terbangun, tapi begitu dia kembali ketempat tidur dan melihat istri sexy nya yang tertidur dengan menggunakan baju yang menggoda membuat adik kecilnya kembali terbangun. Sebenarnya ray tidak ingin memakaikan pakaian itu pada tubuh joy, hanya ada lingerie sexy di dalam lemari pakaiannya, Ray tau itu adalah ulah sang mommy, yang mengeluarkan seluruh pakaian tidur yang tidak tampak sexy, dan memasukkan berbagai macam model lingerie ke dalam lemari pakaian itu.


Sekarang hanya ada dua pilihan, pertama membangunkan joy dan melakukan malam pertama dengan istrinya yang tampak sangat kelelahan, dan opsi kedua dia kembali masuk kedalam kamar mandi dan menidurkan adik kecil nya sendiri.


Ray menghela nafas sedikit panjang, dia hanya bisa mengambil opsi kedua, karena opsi pertama dia yakin joy tidak akan sanggup, karena dia tidak bisa main hanya sekali pasti berkali kali, dan joy butuh tenaga yang sangat banyak, jadi ray akan melakukan malam pertamanya saat energi istrinya full 100 persen.


...🍎🍎🍎🍎🍎...