Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
45. Bicara dengan Aldo



“Joy! Ayo kita pulang” panggil keluarga Joy. Gadis itu segera menoleh dan turun dari kursinya, berjalan seperti boneka tanpa roh, hanya ada kesedihan dari tatapan mata joy.


Dibelakangnya Ray mengikuti bersama Melvin. Walau sudah berusaha menghibur tapi joy masih terlihat tersiksa menjadi barang dagangan oleh keluarganya.


“sayang~ kenapa muka kamu sedih gini?” mommy ay memeluk joy sebelum berpisah dengan gadis itu, wanita itu mengecup kening joy dengan sayang, “percayalah jika kamu masuk ke dalam keluarga mommy, mommy akan menyayangimu seperti anak anak mommy, jangan sedih ya, kapan kapan kita makan bareng ya, belanja bersama dan shopping bersama” ujar mommy ay sambil mengelus pipi Joy dengan sayang.


Tidak terasa setitik air mata jatuh membasahi pipi joy, gadis itu merasakan ketulusan yang diberikan oleh mommy ay, hatinya mulai menghangat atas kasih sayang yang mommy ay berikan. “bisakah aku memiliki ini selamanya?” batin joy pelan. Dia takut yang dia rasakan saat ini hanya kebohongan belaka karena selama ini joy tidak pernah merasakan kasih sayang seperti yang diberikan oleh mommy ay.


“loohh kok nangis, jangan nangis dong, nanti mommy diomeli sama putra mommy, dia kalau marah sangat mengerikan, oang bisa mati ditangannya” kekeh mommy ay.


Joy tertawa pelan dengan candaan Mommy ay, dia berpikir mommy ay berkata bohong, padahal ucapan mommy ay barusan adalah kebenaran.


“Makasih mom, sampai ketemu lagi” salam joy dengan lembut.


“iya sampai ketemu lagi, sering sering ketemu sama mommy ya” balas mommy ay.


.


“sepertinya kamu mendapat keberuntungan Joy” komentar sandy begitu dia dan Joy sampai di dalam mobil.


“apa maksud abang?” tanya joy malas.


“Wanita tadi terlihat tulus menyayangimu, tapi tidak tau anaknya, dia mau melamar mu tapi tidak hadir dan meminta orang tuanya yang melamarkan, Nampak sekali pengecutnya, paling dia sedang senang senang dengan wanita lainnya” sindir Sandy.


“Abang sendiri yang bilang kita tidak di takdirkan untuk dicintai, setidaknya aku bisa bahagia bersama keluarganya, biarkan saja dia berselingkuh” balas joy acuh.


“bagus lah kalau kamu sudah mengerti, karena keluarga itu bisa mendatangkan banyak keuntungan untuk keluarga kita” ujar sandi.


Joy menatap sandy yang sibuk dengan ponselnya dengan tidak suka, “kenapa hanya keuntungan yang abang inginkan? Tidakkah abang ingin kebahagiaan adik abang?” sindir Joy.


“selama dia kaya dan memberikan apapun yang kamu mau, kamu pasti bahagia, biarkan saja dia selingkuh seperti yang kamu katakan, karena uangnya akan terus mengalir untukmu, pandangan wanita pada para lelaki itu hanya ada dua, satu uang dari si pria dan ke dua mampukah si pria memuaskan napsu wanita, hanya itu kebanyakan manusia akan memilih yang pertama” kekeh Sandy.


...🍍🍍🍍🍍🍍...


Beberapa hari setelah pesta yang cukup mewah, para siswa dan siswi kelas tiga yang sudah menyelesaikan ujian akhir mereka tampak sibuk untuk mempersiapkan acara perpisahan sekolah, karena sekolah mereka cukup sekolah yang mewah jadi mereka akan mengadakan acara prom night, tentu saja banyak yang antusias, karena di sana akan menjadi ajang pencarian jodoh.


“Nia, mana joy? Kok dia gak datang?” tanya aldo pada Sonia yang sedang membantu beberapa temannya memilih gaun pesta untuk malam prom night, karena ibunya Sonia adalah pemilik butik yang cukup terkenal, jadi mereka bisa minta tolong pada Sonia untuk menyediakan gaun yang cocok dengan bentuk tubuh mereka.


“Katanya malas datang, dia kan juga mau mempersiapkan pesta ulang tahunnya, lagian bukannya kita tidak harus datang?” ujar Sonia acuh.


“Nia, boleh kita bicara berdua bentar gak?” panggil aldo dengan lembut.


Sonia menatap teman temannya yang sedang sibuk memilih dress yang ada pada layar ipad miliknya, “bentar ya, gue mau bicara dulu dengan aldo” pamit Sonia.


“oke” jawab teman temannya serempak.


.


“Nia tolong bantuin gue buat makan malam berdua aja dengan Joy, please” pinta Aldo sambil menggenggam tangan Sonia.


Sonia menatap tangannya yang di genggam oleh aldo, sialnya entah kenapa jantungnya berdetak karena itu. “Do, lo udah punya ruby, biarkan joy, jangan ganggu dia lagi, sudah cukup lo nyakiti dia, jadi jangan lagi berusaha untuk dapatkan Joy” ujar Sonia.


Aldo akhirnya melepaskan tangan Sonia, dia tertunduk sedih, “gue tau gue salah, gue udah nyakitin Joy berulang kali dan setelah joy menjauh baru gue mendekat, tapi semuanya kebetulan nia, keluarga gue baru bisa membiarkan gue memilih siapa yang gue mau setelah tau bagaimana sifat asli ruby, keluarga ruby juga nampaknya ingin menghentikan pertunangan kami karena para anak milyader itu, hanya sekarang kesempatan gue untuk membuktikan pada joy, kalau gue bisa menyayanginya dengan setulus hati” ucap aldo berpura pura sedih.


Padahal sebenarnya dia tidak terima joy pergi dari sebelum dia sempat melakukan hal hal yang tidak baik untuk joy, seperti ingin mengambil mahkota yang di miliki Joy.


“kenapa harus joy? Dia udah bilang tidak mau mendekat dengan elo lagi, masih banyak wanita yang mengejar ngejar elo, dan dia juga tidak kalah kaya seperti Joy, lupakan joy masih banyak wanita lain yang mencintai elo” ujar Sonia.


“Siapa? Selama ini gue Cuma jatuh cinta sama joy, gue gak bisa dapatkan joy karena ruby yang menghalangi, tapi setelah gue bisa lepas dari dia, joy malah menjauh dari gue, gue Cuma minta diberi satu kali kesempatan buat bisa bicara berdua aja dengan joy, hanya itu” acting Aldo.


Sonia menepuk bahu aldo pelan, “Udah jangan galau gitu,gue gak bisa bantuin, jalani aja pertemanan seperti biasanya sama joy, mungkin suatu hari nanti joy bakal kembali pada elo, lagian masih banyak cewek yang suka sama elo” ujar Sonia.


“siapa? Elo” kekeh Aldo dengan nada bercanda.


“iya, emang gue gak boleh suka sama elo?” jawab Sonia to the point, jantungnya sudah dag dig dug karena berani mengatakan perasaannya pada aldo secara langsung.


“jangan bercanda nia, gue serius ini”


“gue juga serius”


“Apa joy tu tentang perasaan elo ke gue?” selidik aldo.


“Tau, dia tau tapi gue mengatakan itu setelah gue tau kalau joy tidak suka sama elo lagi” ujar Sonia.


“dari mana lo yakin joy gak suka sama gue lagi! Sekarang gue tau alasan kenapa Joy jauhi gue, dulu karena ruby tapi sekarang karena elo!” bentak Aldo mulai emosi.


“Do udah gue bilang, joy tau setelah joy bilang gak suka lagi sama elo! Dia jatuh cinta sama bodyguard tampannya itu!” amuk Sonia yang ikutan emosi karena dibentak Aldo.


“Gak percaya gue! Mana mungkin dia suka sama bodyguard, dia hanya bawahan, lo harus tanggung jawab buat joy mau bicara lagi sama gue!” maki aldo.


“Udah gue kasih tau joy gak mau bicara berdua lagi dengan elo! Dan gue gak mau bantuin elo! Titik! Sepertinya yang dikatakan teman teman gue emang benar, lo emang cowok brengsek yang gak bisa menghargai perasaan cewek!” maki Sonia sambil berlalu pergi dari hadapan Aldo.


...🍊🍊🍊🍊🍊...


bonus pict