
“udah udah jangan bertengkar, kenapa kalian setiap ketemu selalu bertengkar, minum dulu, untuk merayakan pertemuan kita yang sudah sangat lama ini” ujar aldo.
Aldo, Ricky dan Ruby saling pandang dan memberikan kode dari mata mereka masing masing.
“Oke bersulang” seru Joy sambil mengangkat gelasnya tinggi tinggi.
Semua teman temannya mengangkat gelas dan bersorak seperti joy secara serempak.
Makin kesenangan Aldo dan Ruby melihat Joy yang mengangkat gelas minumannya, tapi saat gelas itu hampir mengenai bibirnya joy langsung memberikan gelas itu pada Ray dan Ray langsung meminum alcohol yang ada di gelas milik Joy.
“Loh Joy? Kok bodyguard elo yang minum? Gue beli alcohol itu mahal mahal buat kita semua loh, setidaknya lo harus hargai usaha gue buat beli itu alcohol” amuk Aldo karena apa yang baru saja Joy lakuin.
“Udah gue hargai kok, orang gue bersulang bareng kalian kan? Untuk siapa yang minum ya itu suka suka dong, kenapa elo maksa?” Jelas joy, dia memang sudah berjanji pada Ray tidak akan minum apapun di sana, 1 minuman sama dengan 1 hari dia dikurung bulan madu jadi seharian dia akan melayani Ray.
Orang mereka akan bulan mad uke Maldives, siapa yang gak mau menikmati liburan di sana, kalau ujung ujungnya dia di kurung kan, bisa berkurang jatah dia bisa menikmati liburannya.
“Setidaknya lo harus cicipi minuman yang diberikan Aldo, lo jahat banget sih Joy” Sindir Ruby.
Ray mengulum senyum melihat dua orang yang berdebat dengan minuman yang harus di minum oleh joy, dia tau tadi saat minum dia dapat merasakan ada sesuatu yang di masukkan ke dalam minumannya, cuman karena ray kebal pada kebanyakan racun dan obat perangsang, jadi Ray tidak tau obat apa yang dimasukkan ke dalam minumannya.
Ray dan Melvin bisa kebal memang karena tubuh mereka sering dicoba dan diuji, kan bisa bahaya kalau bos mafia teler saat minum obat perangsang, bisa bisa langsung menang lawan karena berhasil buat Bos mafia teler.
Ray mengambil minumannya, tidak meminum hanya mencium bau dan mencicipi sedikit berbeda dari minuman milik Joy yang langsung dia tegak habis.
Bukan hanya ray, Melvin ternyata juga diberi obat perangsang, mungkin karena dia juga bodyguard joy, karena jika 2 bodyguard milik joy sudah teler, Aldo dan Ricky bisa membawa Joy dengan sangat mudah.
“Lo minum juga dong joy, masak kit akita aja yang minum, nih gak ada alkoholnya” kali ini Ricky yang menyodorkan jus jeruk pada joy.
Joy mengambil itu dan menatap Ray meminta persetujuan padanya.
Lagi lagi Ray hanya tersenyum dan mendekatkan wajahnya pada telinga joy, “jangan minum atau makan apapun, kalau kamu siap aku kurung seharian di kamar” bisik Ray.
Wajah joy langsung memerah dan menunduk gadis itu meletakkan kembali gelas berisi jus jeruk yang ada di tangannya dan tersenyum sopan pada ricky, “Sorry, gue bakal kena hukuman kalau gue minum di sini, yang penting gue ikut kalian juga kan, jadi gak apa dong” tolak Joy secara halus.
“Udah berhenti! Ngapain lo nyindir nyindir joy, udah mending joy mau ketemu elo elo pada! Masalah joy nya mau minum atau enggak itu hak nya Joy! Lo pada mana bisa mengatur hak orang lain, emang lo pada siapanya joy? Saudara bukan, pacar juga enggak, cuma status musuh aja belagu, mending selesaikan urusan kalian sekarang, bukannya elo berdua mau ngomong sama joy, nah ngomong satu demi satu, selesaikan masalah kalian sekarang!” amuk Icha sambil menggebrak meja mereka, gadis itu memang sedikit nyentrik mirip mommy Ay, namun sayang nasib hidupnya sangat malang, hancur karena ayah tirinya.
Ruby mengepalkan tangannya menahan amarah yang akan meluap, mau menjawab tapi yang dikatakan Icha semuanya adalah kebenaran, dan lagi joy tidak menyentuh makanan apapun di sana, Ruby takutnya jika obat perangsang yang diminum kedua bodyguard joy bereaksi maka akan ketahuan itu adalah ulah mereka.
“berapa lama sih obat itu aktif?” bisik ruby pada Ricky yang kebetulan duduk di sebelahnya.
“biasanya 30 menit setelah minum mulai aktif, jadi cepat selesaikan sekarang, karena setelah kedua bodyguardnya teler aku dan aldo yang akan tarik Joy secara paksa” bisik Ricky. Mereka langsung mengganti rencana mereka karena peminum obatnya salah sasaran.
“Woiii! Cepat dibicarakan!” pekik icha hingga membuat ruby dan ricky terkejut.
“iya iya, lo sewot banget sih” umpat ruby, dia kini duduk menghadap joy, “Katanya lo mau bantuin gue buat dekat sama kak Dava, tapi sampai sekarang lo acuh banget, gue gak ada liat kesempatan untuk dekati kak dava” lanjut ruby.
Joy tersenyum sambil garuk garuk kepalanya, “gue udah tanya sama bang dava, dia suka cewek seperti apa, dan semua kriteria jauh dari elo, terus pas gue tawarin elo dia nya langsung menolak, gimana dong cara gue buat kak dava tertarik sama elo, gue udah muji muji elo walau gue harus mengatakan kebohongan, tapi tetap aja kak dava gak mau sama elo” ujar joy dengan senyum polosnya.
Ruby melongo mendengar penjelasan joy yang sangat lancar sementara itu icha, Sonia, dan nanda tertawa keras, mereka sama sekali tidak menutupi tawa nya, secara terang terangan ketiga wanita itu tertawa lepas untung saja saat ini mereka di dalam ruangan VIP jadi suara Dj diruang dance tidak terdengar sampai ke ruangan mereka.
“Kalau masalah hati mau dipaksa macam apapun memang kagak bisa, elo sih jadi cewek irian terus makanya hidupnya gak pernah mulus” sindir icha di sela tawanya.
“Elo ngehina gue joy?!” Bentak Ruby karena merasa tersinggung dengan ucapan Icha.
“ngapain gue ngehina, orang gue bicara jujur” bukannya membalas dengan bentakan Joy malah menjawab dengan santai, dia malah menyandar ke bahu Ray sambil memainkan tangan ray.
“Lo pasti bohong, paling gak elo usaha buat mommy nya kak dava suka sama gue, elo aja bisa buat teman teman lo di tawari jadi calon menantunya, kenapa gue gak bisa?!” amuk ruby.
“masalahnya itu, beberapa hari ini gue gak bisa ketemu sama mommy ay, dia sibuk ngurusin pesta pernikahan gue, daddy brian juga sibuk, urusan baju dan persetujuan gue udah semua, jadi gue gak ada waktu untuk bujuk mommy ay, elo sih mintanya mendadak di saat gue sibuk akan menikah, mana ada orang lagi sibuk dengan pernikahan gue, lah gue nya sibuk jodohin elo sama kak Dava, apa kata mommy ay tiba tiba gue ajukan elo sebagai calon menantu kak Dava” balas Joy santai.
Sekali lagi ucapan joy membuat icha, Sonia dan nanda kembali tertawa lepas.
...🍑🍑🍑🍑🍑...