
Pesta impian itu akhirnya berakhir juga. Para tamu pulang dengan rasa tidak percaya dengan kemewahan dan siapa sebenarnya joy, gadis yang mampu menakhlukkan hati tuan muda raynald yang terkenal sangat sulit untuk di dapatkan.
“Kak Dava!” panggil Ruby yang sudah menunggu dava yang hendak pulang, tiga adik Raynald itu ditahan oleh keluarga joy hingga pesta selesai mereka menjamu ketiga orang itu dengan berbagai makanan lezat dan cerita tentang bisnis, walau sebenarnya enggan tapi mengingat mereka adalah calon besan ketiganya terpaksa meladeni keluarga joy.
Tidak hanya Dava, Deva dan Davi menoleh untuk melihat wanita yang memanggil Dava.
“waahhh udah dapat target ni dav” ledek Davi sambil menepuk bahu dava pelan, “Gue duluan ya, selamat bersenang senang” tambah Davi sebelum dia berlari menuju mobilnya takut akan ada wanita nekat seperti ruby yang menjegat nya.
“Hati hati masuk jebakan” gumam Deva sebelum menjauh dari saudara kembarnya itu,
“Sialan kampret! Kenapa harus gue!” umpat Dava kesal, Dava segera berlari menuju mobil tanpa menunggu Ruby yang mengejarnya. Namun sayang tangan dava berhasil di raih ruby.
“Kak tolongin Ruby, please” rengek Ruby yang berhasil menjegat Dava.
Dava menghela nafas panjang sebelum menjawab ucapan Ruby. “Ada apa?” ucapnya ketus.
Ruby mulai terisak dan mengeluarkan air mata palsunya, “ruby di tinggal pasangan ruby, dia kesal karena gak berhasil mendapatkan perhatian joy, jadi dia meninggalkan ruby, kakak tidak taukan gimana tabiat asli joy itu, hiks hiks” isak Ruby.
Dava berpikir sebentar lalu menghela nafas panjang, “ya sudah naik, ceritakan apa yang kamu ketahui” ujar dava.
Bukan dia suka bergosip atau mendengarkan pendapat orang lain, hanya saja Dava takut gadis di depannya ini akan mengarang rumor jelek untuk kakak iparnya, jika itu terjadi dia bisa mengatakan pada Ray bahwa si penyebar rumor itu adalah ruby, dia juga bisa mencari informasi rencana apa yang dibuat oleh pria yang menyukai kakak iparnya.
“Baik” Ruby tersenyum senang dan langsung masuk ke dalam mobil Dava. ‘Berhasil’ pekik ruby dalam hati, ruby langsung menaikkan dress yang dia kenakan agar belahan paha nya terlihat, bukan hanya itu dia juga menurunkan dress nya agar belahan dadanya juga terlihat.
Dava masuk ke dalam mobil tanpa menoleh sedikitpun pada ruby, dia tau gadis itu berencana menggoda dirinya, “cepat ceritakan” ujar Dava dingin sambil menyalakan mobilnya.
“Joy itu gadis yang sangat nakal kak, dia suka menggoda para lelaki bahkan sampai tunangan ruby juga dia goda dengan tubuhnya, dia suka pergi mabuk mabukan ke club malam dan suka balapan liar, sebaiknya keluarga kakak menyelidiki latar belakang Joy sebelum dijadikan menantu di keluarga kakak, dia bukan gadis yang baik bahkan belum tentu dia masih perawan” ungkap Ruby penuh semangat.
Dava hanya mengangguk tanpa terlihat tertarik sedikitpun, ‘mau itu mabuk mabukan gadis gak baik atau gak perawan lagi, jika abang gue suka kami mana bisa melawan’ batin dava.
“Ruby mengatakan yang sebenarnya kak, buktinya ruby di tinggal oleh pasangan ruby karena dia kesal melihat joy meninggalkannya, padahal sebelumnya joy masih manja sama pasangan ruby” lirih ruby, karena melihat dava terlihat biasa saja dan tidak tertarik apa lagi untuk menoleh dan melihat dia.
“manja seperti apa? Kalau kamu sudah tau kenapa masih mau sama dia” sindir Dava.
“ruby gak punya pilihan, ruby dan dia di tunang kan secara paksa, padahal ruby menyukai orang lain, ruby punya bukti kalau joy itu wanita gak benar” pekik ruby. Dia kini membalikkan fakta bahwa dialah yang menjadi korban dari Aldo. Ruby cepat cepat mengeluarkan ponselnya dan mencari foto yang sangat lama saat Aldo berpelukan dengan Joy.
“Ini joy berpelukan dan berciuman dengan aldo, aku baru dikasih tau sekarang oleh teman temanku, akhirnya aku bisa mendapatkan bukti ini kak, aku bisa bebas dari tunanganku” ujar ruby.
“hmm, selamat” ujar Dava acuh dia sama sekali tidak melirik foto yang ditunjukkan oleh Ruby bahkan dia merasa menyesal sudah membawa rubah betina kedalam mobil mewahnya. ‘Harus gue jual ni mobil’ batin Dava.
“tolong jangan menyentuhku, atau aku turunkan disini sekarang juga!” ancam Dava dingin. Dia memang berbeda dari saudaranya Raynald yang tidak punya ampun, Dava masih memiliki jiwa kemanusiaan makanya mau mengantarkan ruby pulang.
“Kak ruby serius, ruby akan berikan apapun buat kakak bahkan untuk memuaskan kakak di ranjang” ujar ruby tapi sudah melepaskan tangannya dari lengan Dava.
Dava menghentikan mobilnya tepat di depan rumah ruby, “jangan menjadi wanita murahan dengan menawarkan tubuhmu pada pria, aku suka wanita yang masih polos dan suci, melihatmu menawarkan tubuhmu aku gak yakin dirimu masih polos dan suci, cepat keluar dari mobilku!” sindir Dava sambil menatap Ruby dengan wajah mengerikan.
“Kak, aku masih polos dan suci, aku menawarkan diri karena tidak tau lagi harus melakukan apa untuk mendapatkan kakak, kakak orang yang sangat susah di dekati kalau aku sudah bisa memuaskan kakak, kakak pasti akan datang padaku” isak ruby, dia sengaja berbohong agar dava luluh padanya.
“Sana pergi, aku tidak suka wanita sepertimu! Atau mau aku tendang dari sini sekarang juga” ancam dava sekali lagi.
Ruby akhirnya mengalah dan keluar dari mobil dafa, saat dia mau berbalik untuk mengucapkan terima kasih pada Dava, mobil sport milik dava sudah melaju kencang meninggalkan ruby yang kini seorang diri di depan pagar rumahnya.
Ruby bersungut kesal karena tidak berhasil menggoda dava.
...🍒🍒🍒🍒🍒...
Aldo mendatangi club malam milik abangnya Ricky, dia adalah pemilik club malam yang sangat mewah itu.
“Ada apa bro, kenapa muka lo aneh banget” ledek Ricky saat melihat Aldo masuk kedalam ruangannya.
“Sial banget gue! Tunangannya si joy lebih hebat dari gue” umpat Aldo kesal.
Ricky memang sengaja tidak datang karena merasa acara ulang tahun joy itu tidak penting dia juga sudah menyerah untuk mendapatkan Joy karena saingannya sulit.
“Emang secantik apa cewek yang selalu menjadi perdebatan kalian itu?” celetuk rama, abangnya Ricky.
“Super cantik dan menggoda tapi sayang sulit banget untuk dijebak” ungkap aldo.
“jadi obat yang gue kasih masih belum lo gunakan?” ledek Rama.
“Bisa aku lihat foto gadis yang kalian bicarakan” celetuk teman Rama yang bernama Elard, dia adalah pemimpin club mafia di LA yang baru baru ini sedang bekerja sama dengan Rama untuk mengambil alih wilayah Indonesia.
Aldo memberikan ponselnya untuk memperlihatkan foto joy yang ada dalam ponselnya, mata Elard langsung berbinar menatap foto joy, “I WILL TAKE HER!” teriak Elard.
...🍉🍉🍉🍉🍉...