Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
63. Mommy Ay



Rama terlihat panik karena dia tidak juga bisa menghubungi Elard sahabatnya.


“Kenapa bang?” tanya Rizky penasaran.


“Gue gak bisa hubungi Elard sejak kemarin, dari anak buah hingga orang yang paling dia percaya tidak ada, aku heran kemana dia pergi tanpa memberi tahuku” ujar Rama cemas.


“Emang dia mau ngelakuin apa sebelum menghilang?” tanya Aldo kali ini.


Rama masih sibuk dengan ponselnya saat aldo bertanya padanya, dia menoleh sebentar lalu mengingat inga tapa yang hendak elard sahabatnya itu lakukan. “Dia tanya gue biodata cewek yang kemarin itu, iya! Dia mau menculik cewek itu!” pekik Rama.


“Joy maksudnya?” ucap aldo dan Rizky serempak.


“Iya itu! Setelah itu gue gak dapat kabar lagi, apa dia berhasil dan sedang bersenang senang dengan gadis itu?” gumam Rama pelan.


Rizki dan aldo kompak berdiri dari duduk mereka, “APA?!” pekik mereka serentak.


“kenapa kalian berteriak gitu! Teman gue itu seorang mafia, kecil bagi dia untuk menculik seorang wanita” ujar Rama.


Aldo mengepalkan tangannya geram karena berpikir elard lah yang berhasil merampas mahkota milik Joy, padahal dia sedang mengatur rencana untuk menjebak joy, malah dia keduluan.


“bang tambah satu botol Vodca kesini, gue mau senang senang malam ini!” gerutu Aldo kesal, dia sudah emosi dengan apa yang baru saja dia bayangkan.


“Sabar bro, kita masih anak SMA mana bisa lawan bos mafia, nanti kalau ketemu Elard kita bujuk dia untuk bisa mencicipi sedikit si joy”ujar Rizky sambil menepuk bahu Aldo pelan.


“hahahha kenapa? Kalian kalah cepat ya?” ledek Rama.


“Sial kenapa mesti lihat kan foto joy! Banyak cowok pasti tertarik jika melihat wajah joy!” umpat aldo kesal sambil meneguk satu botol minuman beralkohol.


Rama tertawa keras melihat kemarahan Aldo, “mana bisa gue lawan ucapan ketua mafia, bisa mati konyol gue di tangan dia” ledek Rama.


“Dia kesal karena obat yang dia simpan tidak juga bisa digunakan, dan ceweknya udah dibawa kabur teman abang” kekeh Rizky.


“diam lo! Lo juga mau coba pakai si joy kan? Makanya tiap hari lo tanya gue udah belum laksanain rencana gue” umpat Aldo kesal pada sahabatnya.


Rizky tertawa keras sambil menepuk bahu aldo, “kan berkat gue juga lo bisa dapat tu obat, khasiatnya luar biasa bro, sekali minum cewek itu langsung teler dan gak bisa melawan padahal mereka sadar” kekeh Rizky.


“Udah dari pada kalian marah marah mending kalian senang senang, tu banyak cewek yang bisa dibawa ke kamar” ujar Rama menunjuk ke arah tempat para tamu menari, memang banyak wanita yang sudah setengah teler akibat minuman beralkohol yang mereka konsumsi.


...🍑🍑🍑🍑🍑...


“Ayo dimakan kue nya, kalian tidak suka ya?” tanya mommy ay.


“Suka tante, makasih banyak tante” ujar Nanda, Icha dan Sonia serentak.


“Ta-tapi tan, i-itu” Nanda menunjuk pada Ratu yang sedang tidur menjadikan perut simba sebagai bantalnya.


Mommy ay melirik kearah pandangan para gadis gadis remaja itu, dia tidak habis pikir putrinya sedang berjemur bersama singa peliharaan abangnya. “biarkan saja, anggap saja kalian sedang melihat pertunjukan sirkus” ujar mommy ay yang sudah tidak tau gimana cara mengontrol kenakalan putri kecilnya.


Joy juga sempat panik seperti ketiga temannya saat pertama kali datang ke sana, tapi sekarang dia berusaha membiasakan diri.


“I-itu singa beneran kan tan?” tanya Icha.


“Simba!!” teriakan Ray membuat singa yang sedang bermalas malasan itu langsung tegak dan menjatuhkan badan Ratu begitu saja.


“ABANG JELEK!!!!” teriak Ratu murka, gadis itu segera berlari mengejar Ray yang sudah berlari kearah hutan bersama simba.


Mommy ay hanya bisa tepok jidat melihat tingkah putrinya yang jauh dari kata anggun, entah sejak kapan si Ratu berubah sangat sulit diatur dan sangat manja.


“Maklumi aja ya, dia anak paling bungsu dan perempuan satu satunya dalam keluarga besar ini, jadi semua sikapnya tidak pernah ada yang disalahkan oleh daddy nya” ujar mommy ay.


“Hehehhe iya tan” ucap ketiga teman joy canggung.


“Kalian pada cantik cantik, sudah pada punya pacar belum nih?” tanya mommy ay, berusaha, mengalihkan topik pembicaraan.


“Sudah tan” jawab icha dan Sonia bersamaan.


“belum tan” jawab nanda.


“Yahh sayang banget padahal tante pengen kenalin sama putra putra tante, kalau gitu hanya nanda dong yang bisa tante jodohin, kamu tipe cowoknya seperti apa sayang?” tanya mommy Ay antusias.


Deva yang baru saja pulang kerja dan mendengar ucapan mommy ay geleng geleng kepala, “ampun deh mom, emang mommy punya stok tipe pria seberapa banyak?” tegur Deva.


“AHHH itu orangnya, sini kamu Deva bawa juga Melvin yang sedang berjaga diluar kesini!” perintah mommy Ay begitu melihat putra nya datang.


Tidak lama Deva mendekat sambil menyeret Melvin bersama dia, “Nih orangnya mom” ujar Deva.


“Jadi nanda suka tipe yang seperti apa? Ini putra kedua mommy, orangnya sedikit cuek tapi perhatian, tipe tipe kulkas 2 pintu gitu” ujar mommy ay sambil menepuk punggung putra nya.


Deva hanya mengaduh sakit sambil mengelus elus punggung yang baru di pukul mommy ay, tenaga mommy ay memang tidak tanggung tanggung, wajar jika pukulan mantan bos mafia itu sakit.


“Kalau yang ini, tipe tipe hero yang diam diam menjaga dan mencintai dari jauh” ujar mommy ay sambil menepuk punggung Melvin. “Jadi nanda suka yang mana?” lanjut mommy Ay.


Nanda menunduk malu karena ditanya secara langsung di depan muka dari pria yang ada serasa dia sedang berada di pasar yang menjual pria, mommy ay memang tidak tau malu dan langsung to the point.


Melihat Nanda yang menunduk malu mommy ay akhirnya mendekat padanya, “Udah sana kalian balik ke tugas kalian masing masing” perintah mommy ay.


Deva dan Melvin akhirnya kembali ketempat mereka masing masing, deva menuju kamarnya dan Melvin balik bertugas menjaga.


“Mom, kalau nanda itu Sukanya yang seperti Melvin” celetuk Joy.


“Joy!” pekik Nanda panik saat sahabatnya itu baru saja membongkar rahasia miliknya.


Mommy Ay tertawa senang, “jadi kamu suka yang tipe tipe bodyguard gitu, mommy juga suka” pekik mommy Ay tertahan.


“Emang om brian gitu ya mom?” tanya icha penasaran, karena nampaknya brian terlihat cool dan jutek di depan orang orang.


Mommy ay semakin mendekat pada gadis gadis remaja itu berasa jadi muda kembali, “yeeei kalian tidak tau gimana daddy brian itu jaga mommy, hot banget, mommy semakin tambah cinta kalau daddy brian sedang bersikap seperti bodyguard mommy” pekik mommy ay.


Joy dan ke tiga sahabatnya sama sama menjerit tertahan mendengar cerita cerita mommy ay, wanita paruh baya itu walau sudah punya 5 orang anak tapi masih bisa di ajak seru seruan dengan anak seumuran joy dan teman temannya, mereka yang awalnya canggung jadi bisa terbuka dan bercerita panjang serta mulai menceritakan kisah cinta dan keluarga mereka pada mommy Ay.


...🍅🍅🍅🍅🍅...