
Ruby tampak gelisah menunggu joy yang akan datang, dia tadi minta ketemuan Joy di club yang biasa di datangi Aldo dan Ricky, gadis itu memang sengaja minta ketemuan di sana karena Aldo yang meminta ruby untuk bisa menemui Joy.
“Nih obat buat lo, sekali minum orang pasti bakal teler dan siap untuk diajak tidur” Ricky memberikan obat yang dia beli dari abangnya pada Ruby, tadi gadis itu minta obat itu untuk dia gunakan, sebenarnya untuk menjebak Joy, karena dia ingin menghancurkan Joy, memang joy sudah berkata ingin membantunya, tapi sampai sekarang gadis itu tidak ada mengabari dirinya, bahkan dia minta untuk menjadi bridesmaid juga belum mendapatkan kabar dari joy, gadis itu terlihat acuh, makanya Ruby ingin menghancurkan Joy dan mengambil video joy yang sedang bersenang senang.
“Oke thanks Ric” ujar Ruby.
“Yup, mau lo pakai buat siapa? Untuk lo sendiri?” tanya Ricky.
“Bukan gue, gue mau jebak joy, dia udah buat gue kesal, jadi sekarang gue mau jebak dia” ungkap Ruby.
“lalu cowoknya?” celetuk Aldo yang sejak tadi diam.
“Siapa aja, mungkin bodyguard nya soalnya dia dan bodyguard itu ada hubungan, gue mau kasih obat ke mereka berdua dan membawa mereka ke hotel lalu gue video in mereka berdua sedang berhubungan badan” ujar Ruby.
“Gue aja, gue cari cewek lain untuk bodyguardnya, gue pengen nikmatin tubuh tu cewek” kata Aldo mengajukan diri.
“terserah, kita tunggu saja dia datang” ujar Ruby sedikit acuh.
.
30 menit kemudian Sonia dan icha sampai lebih dulu dari joy dan nanda, kedua gadis itu memang sering pergi berdua karena joy dan nanda sudah dikawal dengan bodyguard mereka masing masing.
“Nia! Icha! Sini” panggil ruby.
Sonia dan Icha segara duduk di dekat meja ruby, aldo dan Ricky, “lo panggil aldo dan Ricky juga?” tanya Nia.
“enggak kok, mereka kebetulan ketemu di sini, in ikan tempat yang biasanya suka di datangi mereka berdua” bohong Ruby. “Mana joy? Dia jadi datangkan?” lanjut ruby lagi.
“Lo tau sendiri dia sekarang sedang sibuk dengan pernikahannya, jadi tunggu aja dulu kalau joy bilang dia datang sudah pasti dia datang” ujar Sonia.
Icha menatap kesal pada Aldo, Ricky dan Ruby, “kalian gak sedang rencanain sesuatu ke joy, kan?” selidik icha, wanita itu memang yang paling sensitive, dia bisa membaca gerak gerik orang yang mencurigakan.
“rencanain apa? Kalau bukan karena gue, pernikahan Joy pasti gagal” elak Ruby.
“gagal? Hahahha gak mungkin” tawa Sonia terdengar keras, wanita itu tertawa sambil memegangi perutnya.
“Joy dan bodyguard nya selingkuh, sementara joy akan menikah dengan tuan muda raynald, gue punya rekaman mereka sedang selingkuh” ungkap Ruby.
“oohhh jadi ini alasan lo sibuk banget cari cari Joy, lo mau ngancam joy, lo minta apa ke joy?” tanya icha dengan nada yang tinggi.
Ruby sedikit takut karena icha membentaknya, Icha memang tidak bisa berkelahi tapi mulut gadis itu paling berbisa dan menyakitkan jika berbicara.
“Gue cuma mau minta joy bantuin gue buat dekat dengan kak Dava, hanya itu” ungkap ruby akhirnya.
“terus kalau joy gak mau, lo bakal tunjukkan video itu pada mommy ay, biar dia tau calon menantunya selingkuh dengan bodyguard nya?” tebak Sonia.
“Pertama tuan muda Raynald sangat mencintai Joy, mau joy selingkuh dia pasti dikunci dan hanya untuk tuan muda itu, kedua urusan lo dekatin kak Dava itu bukan kuasa joy, mana bisa joy mengendalikan hati kak Dava agar mencintai boneka Annabel seperti lo, dan yang ketiga kalau bermimpi jangan ketinggian lo udah rusak sama seperti gue dan Sonia, sudah tidak bisa terlihat berharga lagi, jadi jangan berharap bisa mendapatkan tuan muda sempurna seperti itu” sindir Icha.
“Joy juga rusak! Dia selingkuh! Dia mabuk mabukkan, balapan liar dan bisa saja dia juga sudah tidak virg*n seperti kamu dan nia” bantah ruby.
“Ni anak sarap, mimpi nya ketinggian, ada alasan kenapa joy dan nanda selalu bersama orang rusak seperti kami, tapi dua sahabat kami itu masih suci, jangan anggap mereka sama seperti lo, mereka lebih berharga dibanding sepuluh orang seperti lo!” umpat Icha kesal.
“Cha~ kenapa marah marah?” nanda datang lebih dulu bersama Melvin.
“Mana joy?” tanya ruby cepat saat melihat nanda yang tiba tiba muncul.
“masih dijalan, ban nya kempes tadi” ujar nanda.
“Lohh, kok bodyguard joy sampai duluan dari pada joy?” tanya ruby bingung.
Nanda melihat Melvin lalu balik melihat ruby, “Joy minta kak Melvin buat jaga gue” terang Nanda.
“kok bisa? Kenapa lo harus di jaga, nan?” kali ini bukan ruby yang bertanya melainkan Icha.
Nanda langsung tersenyum pada icha, “Gue perkenalkan, kak Melvin adalah kekasihku, makanya aku di jaga olehnya, dan joy katanya mau berduaan aja dengan kak Ray” ujar nanda, yang mengatakan setengah kebenaran, dia memang tidak mau sahabatnya icha mengamuk dan mendatangi rumah pelaku pelecehannya. Icha itu seperti bara api, sekali disiram minyak dia akan membara dan dangat mengerikan.
“akhirnya kalian jadian juga! Selamat ya kak Melvin dan nanda” pekik Sonia bahagia.
“benar Cuma karena itu?” selidik Icha.
“Benar, ngapain gue bohong, liat wajah gue? Apa gue terlihat bohong?” kata nanda sambil mendekatkan wajahnya pada Icha.
Icha mendorong wajah nanda yang mendekat padanya dan tertawa kecil, “iya iya gue percaya” ujar Icha.
.
Tidak lama nanda datang Joy akhirnya datang, bersama Ray, pria itu secara terang terangan merangkul pinggang Joy dan menyatakan kepemilikannya atas diri joy.
“Waahhhh, gak sembunyi sembunyi lagi ni?” ledek Sonia sambil mengedipkan sebelah matanya.
“Lahh kalian kan udah pada tau hubungan gue dengan bodyguard gue” ujar Joy, kini gadis itu menatap Ruby, “lo mau ambil foto, video dan tanda tangan gue gak, ruby?” tanya Joy sambil mengedipkan sebelah matanya setelah itu joy mencium pipi Ray, “ni foto jelas jelas? Mau foto atau video gue lagi ciuman sama ray, gak??” tawar Joy sambil menantang ruby.
“Lo gak ada takut takutnya ya! Lo pikir dengan berpura pura berani memamerkan kemesraan lo didepan gue, gue bakal takut untuk melaporkan pada orang tua calon suami lo?!” pekik Ruby kesal, karena joy terlihat seperti sedang menantang dirinya.
“udah udah jangan bertengkar, kenapa kalian setiap ketemu selalu bertengkar, minum dulu, untuk merayakan pertemuan kita yang sudah sangat lama ini” aldo menyodorkan satu persatu minuman pada teman temannya termasuk pada bodyguard joy, pria itu mengulum senyumnya karena sudah berhasil memasukkan obat perangsang dalam minuman Ray dan minuman joy.
...🍒🍒🍒🍒🍒...