Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
53. Isi Kado



Kotak kado pertama yang paling besar baru saja dibuka, joy sedikit tersenyum bahagia melihat isi kado itu berisi dress indah yang di buat khusus oleh desainer ternama di dunia, joy sempat melihat dress itu karena suka dengan desain dress nya, tapi tidak menyangka kenapa Raynald bisa mengetahui dress yang dia inginkan, padahal sangat tidak mungkin mendapatkan dress itu karena hanya ada 2 di dunia, bukan hanya dress tapi juga ada tas didalam itu.


“Waahhhh ini luar biasa” puji mami Syntia senang, Joy memang senang tapi dia tidak bisa bersorak seperti mami Syntia, dan juga dia tidak mau Raynald terlalu bangga sudah bisa membuatnya senang. “Buka lagi yang lainnya joy” perintah mami Syntia.


Mengikuti perintah Joy kembali membuka kotak kado kedua yang berukuran sedang, gadis itu kembali terkejut karena melihat sepasang sepatu cantik yang baru baru ini ingin dia beli, Joy semakin bingung kenapa Raynald bisa mengetahui barang barang yang ingin dia beli, padahal dia hanya melihat foto barang barang itu di ponsel miliknya tidak ada yang melihat kecuali bodyguardnya, ‘Apa ray dan Melvin sudah disuap untuk mengetahui hadiah yang aku inginkan?’ batin joy bertanya.


“ini sepatu yang sangat mahal! Lagi joy buka yang selanjutnya!” perintah mami syntia semakin bersemangat melihat hadiah yang terakhir, biasanya yang paling kecil yang paling mahal bukan?


Joy mengangguk pelan dan membuka hadiah ke tiga, dan memang benar itu adalah hadiah paling mahal yang dia dapatkan, itu adalah satu set aksesoris berlian bisa diperkirakan harganya milyaran rupiah, terdiri dari kalung anting dan gelang entah kenapa tidak ada cincin mungkin raynald berpikir cincin akan dia pasangkan saat mereka menikah atau bertunangan nanti.


“Ini hadiah yang luar biasa” pekik mami syntia melihat hadiah itu, joy hanya bereaksi seperti biasa melihat hadiah yang paling istimewa itu, dia tidak terlalu suka melihat perhiasan, ngapain memakai perhiasan mahal mahal kemana mana kalau bukan untuk menarik perhatian pencuri masih mending tas atau sepatu tidak banyak pencuri yang mengetahui barang branded.


.


“Gila kalau dibandingin hadiah lo sama hadiah tunangan joy bisa dibilang hadiah lo cuma daging steak murah sedangkan tunangan joy steak wagyu A5 paling terbaik” celetuk Nanda saat melihat joy membuka hadiahnya satu persatu.


“Benar banget, Lo pikir dengan berikan kalung berlian biasa bisa mendapatkan hati joy? Liat itu tunangan joy emang luar biasa hebat, dia buat kejutan dari kembang api hingga hadiah untuk joy, bahkan kedua orang tua joy juga dapat hadiah, gak bakalan lo dapat kesempatan buat dekati Joy, dapat kan tuh hati ortunya Joy, keliling dunia gratis selama 3 bulan dan proyek kerja sama, emang lo bisa?? Sekaya apa lo aldo? Hahahhaha” tambah icha, dia bahagia saat aldo terlihat marah dan kesal menyaksikan satu persatu kejutan yang tunangan joy berikan.


Tidak dipungkiri dia kalah banyak, hanya bermodal perasaan joy yang entah itu benar atau tidak, aldo berpikir joy bisa kembali luluh karena sejak dulu menakhlukkan hati joy itu sangat mudah, tinggal berikan dia kata kata manis dan elusan di kepala serta sedikit perhatian maka joy akan dengan mudah jatuh hati. Tapi entah kenapa sejak beberapa bulan ini Joy semakin sulit dia dekati, dia belum mengambil mahkota joy, mengambil mahkota ruby sudah dia dapatkan setelah bertahun tahun bersama, makanya dia sudah tidak tertarik lagi dengan ruby, Aldo berpikir mengambil mahkota joy yang paling mudah makanya dia mengejar ruby dulu, tidak menyangka bahwa dia telah salah ambil keputusan.


“Mana mau melepaskan berlian seperti tuan muda Raynald, emang lo punya apa aldo?” sindir Nanda sambil memandang rendah Aldo yang berdiri di dekat mereka.


“Aldo Cuma punya modal wajah ditambah uang warisan keluarga, lo pikir joy gak mau sama lo lagi karena Sonia yang memiliki perasaan sama elo, mimpi! Lo bagai langit dan bumi kalau di banding dnegan tuan muda raynald” sindir icha lagi sambil terus tertawa meremehkan Aldo. Sementara Sonia hanya diam tidak mau banyak bicara atau ikutan menghina aldo, dia tidak mau aldo semakin marah padanya karena perasaannya pada aldo.


Aldo semakin geram mendengar ucapan ucapan yang di lontarkan oleh Nanda dan Icha, dia tidak bisa membalas karena semua yang mereka ucapkan adalah kebenaran, bisa semakin parah ledekan mereka jika Aldo membalas.


‘Apa gue gunakan aja cara terakhir yaitu memperkosa Joy secara paksa’ batin aldo, dia memang sudah lama merencanakan untuk menjebak joy hingga gadis itu berakhir menyerahkan mahkotanya pada aldo, tapi sayang semua rencana itu selalu gagal karena joy lebih sulit di dekati sejak ada dua bodyguard yang menjaganya, selama ini joy masih bisa melarikan diri tanpa pengawalan bodyguard nya, bahkan joy bisa ke club tanpa pengawalan bodyguard, tapi sekarang kemanapun joy pergi tidak pernah lepas dari kedua bodyguard yang setia mengikuti.


“kasian deh, niat hati mau menyindir tentang tunangan yang gak datang, malah lo semakin terlihat harganya di mata joy, lo gak berharga buat dia” tambah icha.


Aldo akhirnya pergi dari sana karena tidak mau mendengarkan sindiran sindiran yang di lontarkan Nanda dan Icha, dia sudah tidak sanggup di permalukan oleh kedua gadis itu.


‘Awas aja, gue bakal dapatkan joy apapun caranya’ batin aldo mengumpat kesal.


.


Sementara Ruby, tampak sangat iri menatap hadiah hadiah yang di berikan raynald untuk Joy, dia dulu saat ulang tahun tidak diberikan hadiah sehebat hadiah yang joy terima.


Makin bertambah kesal dengan barang barang yang diterima joy bukanlah barang sembarangan tapi itu semua limited edisi, Ruby juga mendengar bisikan bisikan teman teman joy yang terlihat iri dengan hadiah yang joy terima.


‘Gue harus bisa dapatkan hati dari salah satu anak anak marcello, gimana caranya sih si joy bisa mendapatkan perhatian dari tuan muda raynald, gue gak kalah cantik dari Joy, kenapa gue gak bisa dapatkan perhatian para tuan muda itu?’ batin Ruby.


Kesal, tentu saja kesal, selama ini dia selalu merasa joy adalah saingannya baik dalam hal pelajaran maupun hal kecantikan dan ketenaran, sekarang bisa dilihat joy adalah pemenang dari semua faktor yang membuat Ruby merasa tersaingi.


Aldo tiba tiba saja menghampiri dirinya yang sedang duduk sendirian melihat joy dari jauh.


“Gue mau pulang, lo mau ikut atau pulang sendiri?” ujar aldo ketus.


“tinggalin aja, gue bisa pulang sendiri” ujar Ruby, baru saja dia mendapatkan ide buruk memanfaatkan salah satu dari tuan muda marcello untuk mengantarkannya pulang karena dia di tinggal oleh tunangannya, dia juga bisa menggoda pria itu dengan tubuh sexy nya.


...🍎🍎🍎🍎🍎...