Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
43. Heboh



Beberapa orang yang melihat Joy sedikit terkejut, ada Ruby, Aldo dan teman teman sekolah Joy yang juga hadir di sana, mereka tampak sangat terkejut melihat Joy yang sedang di peluk oleh tuan rumah dari pesta itu.


“kamu mengenal wanita itu ruby?” tanya mommy Ruby pada putrinya.


“Dia teman sekolah Ruby” jawab ruby sambil terus menatap tidak suka dengan kehadiran Joy.


“teman sekolah? Ayo kita kesana, kita bisa cari perhatian pada tuan rumah ini” ajak mommy dari ruby.


“Mom! Dia musuh ruby! Lagian Ruby udah tunangan sama Aldo, kenapa harus cari perhatian pria lain” protes ruby tidak terima.


“ikuti aja apa yang mommy kamu katakan, tuan rumah ini sangat kaya, lebih kaya dari keluarga aldo, dan dia juga punya anak cowok yang banyak dan belum punya pasangan” daddy ruby juga ikutan bicara, dia melihat kesempatan emas dari kehadiran teman putrinya.


Ruby melihat memang pria pria yang ada disana lebih tampan dari aldo bahkan bisa dikatakan mereka terlihat luar biasa tampan dan karismatik.


“Tapi dia musuh ruby mom, bagaimana kalau dia menghina ruby di sana” protes ruby, walau dia ingin mengikuti apa kata orang tuanya, gadis itu masih gengsi untuk mengakui joy sebagai temannya.


“Kamu diam aja, dia tidak mungkin bertengkar denganmu di depan tuan rumah, bisa hilang image baiknya di depan tuan rumah” mommy ruby langsung menarik anaknya menuju keluarga marcello.


.


Ditempat Aldo.


“Joy?!” tanpa sadar Aldo menggumamkan nama Joy saat melihat gadis itu datang ke pesta keluarga marcello.


“kamu mengenal gadis itu Aldo?” tanya daddy Aldo.


“Hanya teman sekolah dad” jawab aldo.


“Gadis yang cantik, dia datang bersama keluarga steve, apa dia anak perempuan steve yang selama ini dia rahasiakan itu?” gumam daddy aldo.


“Mungkin seperti itu dad, sayang putra kita sudah tunangan dengan Ruby, kalau tidak kita bisa mendekati keluarga itu dan menjalin kerja sama dengan mereka” ujar mommy aldo.


“Tidak masalah coba liat itu, keluarga ruby saja sedang mencoba mendekati keluarga tuan rumah, kita juga bisa mendekati mereka, Aldo kamu mau teman sekolahmu atau gadis kecil yang menjadi tuan rumah itu?” daddy aldo berkata saat melihat keluarga Ruby mendekati keluarga tuan rumah, ide buruk langsung muncul di kepala pria itu.


“Beda umur kami pasti sangat jauh dad” komentar aldo saat melihat gadis cantik yang di gendong oleh Devano. Ratu memang tidak terlalu suka pesta tapi karena itu adalah pesta keluarganya gadis kecil itu terpaksa datang dan ikutan hadir di pesta.


“Dia berumur 10 tahun kalau daddy tidak salah dengar, beda umur hanya 8 tahun, bukankah gadis itu cantik?” tanya daddy dari aldo.


“Dia cantik, tapi sepertinya susah untuk di dekati dad, kalau joy aku bisa mendekatinya, dia sangat menyukaiku dad” ujar aldo penuh kebanggaan.


“baiklah kita akan mendekati keluarga mereka nanti” ujar daddy aldo.


...🍉🍉🍉🍉🍉...


“Maaf nyonya danaya, bagaimana anda mengenal putri kami? Dia belum pernah kami perkenalkan ke pada public” mami syntia tersenyum ramah pada mommy ay.


“Ohhh maaf, kalian pasti terkejut melihat kelakuan istri saya, sebenarnya putra pertama saya pernah melihat putri anda dan ketika mencari biodata putri anda ternyata dia adalah putri dari tuan steve, setelah itu dia mendatangi saya dan mengatakan ingin bertunangan dengan putri anda, apa tuan steve bersedia menerima lamaran kami yang mendadak?” tanya daddy brian.


“Tentu saja bersedia, saya malah senang kecantikan putri saya telah membuat putra tuan brian langsung jatuh hati” Ujar daddy steve.


“hmm ya, tapi_”


“jangan khawatir tuan steve, pembicaraan lebih lanjut dan tentang kerja sama akan kita bicarakan nanti, yang saya inginkan jangan membiarkan putri anda di miliki keluarga lain, keluarga kami sangat menginginkan putri cantik anda menjadi menantu keluarga marcello” potong daddy brian saat melihat keraguan di mata daddy steve.


Joy yang berada dalam pelukan Ay terlihat serba salah, dia marah karena seperti baru saja dijual, tapi dia juga, merasa nyaman dalam pelukan mommy ay, bahkan mami syntia tidak pernah memeluk nya seperti itu, bisikan sayang juga tidak pernah dia terima, gadis itu terlihat canggung tapi juga senang bisa di sayang dan di beri perhatian oleh mommy ay.


“Cantik banget sih kamu, sini mommy kenalin sama putri mommy” mommy ay menarik Joy kearah Devano yang sedang menggendong Ratu, gadis kecil itu terlihat cemberut karena bosan dengan pesta itu. “ratu, sapa ini kakak cantik dia akan jadi kakak perempuan Ratu” ujar mommy ay memanggil nama putrinya.


Ratu yang sejak tadi hanya memejamkan mata tidak tertarik dengan apapun kini menoleh dan menatap gadis disebelah mommy nya, “kakak kayak barbie” puji Ratu.


“Hai nama gue devano” Devano mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan Joy, namun sayang belum sempat tangan devano di jabat joy, Ray lebih dulu menepuk tangan Devano.


“maaf tuan muda, nona joy tidak boleh di sentuh oleh siapapun” ujar Ray dengan mata mengancam, untung saja saat ini mereka sedikit jauh dari keluarga joy, jadi tidak ada yang mendengar ucapan ray dan juga bagaimana Ray menepis tangan devano.


“Abang bodyguard nya galak! Mom usir aja abang bodyguard nya” Ujar Ratu yang terkikik geli, diikuti dengan ketiga saudara Ray yang lainnya.


“Abang bodyguard nya jaga kakak, nanti kalau di usir siapa yang jaga kakak?” ujar joy dengan lembut.


“Ada abang Deva, abang Davi dan abang Dava, seru Ratu bersemangat” ujar Ratu.


“benar juga, kalau gitu bodyguard kamu bisa disuruh keluar sayang” kekeh mommy Ay.


“Mom_ ahh maksud saya Nyonya besar maafkan saya, tadi saya tidak sengaja” dalam hati Ray bersumpah akan membalas kelakuan para anggota keluarganya. “Maafkan saya tuan muda, nona muda” ujar ray lagi.


“Baiklah kali ini saya maaf kan” kekeh Deva.


.


Sedang asik berbincang dengan keluarga ray, Ruby dan keluarganya datang mendekat ke arah mommy ay dan anak anaknya.


“hai Joy, aku tidak menyangka kita bertemu disini” sapa ruby.


“halo nyonya danaya, selamat atas pesta ini” ujar mommy dari ruby.


“Halo” jawab mommy ay sekedarnya saja.


Mommy Natasha menarik ruby putrinya agar lebih mendekat pada mommy ay, agar wanita itu melihat putri cantiknya lebih dekat.


“Putra anda tampan tampan ya nyonya danaya” puji mommy natasha.


“tentu saja, mereka berasal dari bibit unggul, sudah pasti tampan dan cantik” ujar mommy ay datar, hanya sekedar membalas sopan santun.


“perkenalkan nyonya, ini adalah putri cantikku, dia dan joy a_”


“mom! Ratu pengen pulang” rengekan Ratu memotong ucapan dari mommy Natasha, wanita itu berusaha menahan kesabaran dengan tingkah Ratu yang berani memotong pembicaraannya.


...🍑🍑🍑🍑🍑...