
Joy menatap bahagia layar mesin yang menampilkan kedua anak kembarnya, Beberapa hari yang lalu Ray akhirnya membolehkan dia untuk mengetahui jenis kelamin anak anaknya, padahal harusnya sudah beberapa bulan lalu Ray dan Joy bisa mengetahui jenis kelamin anak anak mereka, tapi ray bersihkeras ingin menunda dulu hingga kelahiran, dia ingin itu menjadi kejutan, tapi sang istri terus mendesak untuk mengetahui jenis kelamin anak anaknya.
Setelah perdebatan yang cukup lama akhirnya Joy diperbolehkan untuk melihat jenis kelamin anak anaknya.
Mata joy terlihat berbinar binar menunggu ucapan dari johan tentang jenis kelamin anak anaknya.
“yang satu sudah jelas cowok ya, liat jelas sekali dia memperlihatkan jenis kelaminya” kekeh johan, “tapi sepertinya satu lagi pemalu, dia tidak mau memperlihatkan nya, jadi bagaimana?? Kalian bisa datang beberapa hari lagi untuk mengetahui yang satunya lagi” lanjut johan.
“Satu aja uncle, satu lagi biar kejutan aja buat kita ya sayang” bujuk Ray.
“hmmm baiklah, kalau gitu sekarang kita belanja perlengkapan cowok” seru joy terdengar bersemangat.
.
“joy! Jadi bagaimana?” Sonia yang sudah lebih dulu keluar dari ruangan pemeriksaannya menunggu joy selesai diperiksa, dia memang di periksa oleh dokter yang akan membantunya melahirkan bukan dokter johan karena ditakutkan akan melahirkan secara serempak.
“laki laki!” teriak Joy semangat.
“Wuuaaahhhh akan jadi temannya Jarvis dong!” teriak Sonia, wanita itu memang sudah mengetahui jenis kelamin anaknya dan bahkan sudah menyiapkan nama untuk putra nya.
“Iya! Ayo kita ke mall beli perlengkapan bayi laki laki” ajak Joy.
“Ajak Nanda juga dong, anaknya kan laki laki juga” ujar Sonia.
“Ajak icha juga, walau dia sendiri yang cewek, tapi tetap aja kita kan sahabat” kekeh Joy.
Ray dan Jay hanya bisa tertawa kecil dan geleng geleng kepala liat kebahagiaan istri mereka yang hanya dengan hal hal kecil. Mereka juga ngidam tidak terlalu menyusahkan mungkin karena memang mereka berempat dulu hidup mandiri jadi ngidamnya tidak terlalu susah dan memusingkan orang orang sekitar seperti mommy ay dulu.
**
Beberapa hari setelah joy dan teman temannya melakukan pemeriksaan kandungan, Berita duka datang dari keluarga Ruby dan Aldo, Joy, Sonia, icha dan Nanda datang dengan pasangan mereka masing masing dengan menggunakan setelah berwarna hitam.
“Ruby lo yang sabar ya” ujar Sonia pada ruby yang terlihat diam Bagai patung sambil menggendong anaknya, wanita itu baru beberapa hari yang lalu melahirkan dan harus mendapatkan berita yang mengejutkan tentang suaminya yang over dosis obat di rumah mereka, Ruby yang sedan gada dirumah sakit, tidak tau jika suaminya telah tiada di hari Ruby melahirkan, karena memang ruby datang ke rumah sakit bersama keluarganya saja tidak didampingi suami.
Joy, Sonia, Nanda dan icha tidak mengikuti orang orang untuk menguburkan aldo, mereka juga hanya datang menemui Ruby tidak melihat aldo sama sekali, Ray sedikit takut terjadi hal mengerikan pada istrinya, mereka hanya mendatangi ruby di rumah keluarganya, ruby juga tidak melihat aldo untuk dikuburkan.
“Lo yang sabar ya, kan lo masih punya orang tua, dan anak lo masih membutuhkan lo” ujar Icha lembut, walau dia memang membenci ruby, tapi disaat musuhnya mendapatkan musibah Icha tidak mungkin untuk menjelekkan ruby.
“Gue memang berniat untuk menceraikan dia, tapi gue gak tau kalau dia menderita seperti itu” gumam ruby pelan.
Walau dia sudah tidak menyukai Aldo tidak dipungkiri dia pernah menyukai pria itu dan karena itu ada anak diantara mereka, sekarang dia harus mengurus putranya sendirian tanpa sang suami. Untung saja mertuanya sangat baik pada Ruby karena mereka sudah memiliki cucu sebagai ganti sang putra yang telah meninggal.
Joy hanya diam melihat Sonia dan icha menghibur ruby, karena memang dia tidak dekat, dia juga takut mendekat pada ruby, takut ruby akan menyalahkan dirinya atas meninggalnya sang suami, karena sampai akhir hidupnya, aldo masih terus mengejar ngejar Joy, sampai Ray kesal dan hampir ingin mengganggu hidup aldo, tapi berhenti karena tau aldo mulai menggunakan obat obat terlarang, Ray hanya menunggu pria itu mati dengan sendirinya, dia tidak perlu bertindak untuk menghancurkan aldo.
“Nia!” panggil nanda dari kejauhan sambil memberi kode pada Sonia dan icha untuk pulang.
“kami pulang dulu ya, kamu liat sendiri kehamilan kami udah hampir memasuki bulan delapan, lo yang sabar ya” pamit Sonia.
“tetap semangat demi anak anak lo” ucap icha.
Setelah itu Sonia dan icha pergi pulang bersama joy dan nanda, joy dan nanda sendiri hanya berpamitan pada kedua orang tua Ruby.
...🍉🍉🍉🍉🍉...
Bebeberapa bulan kemudian,
Hal yang ditakutkan Johan akhirnya terjadi, Joy yang sedang dijadwalkan untuk operasi Caesar tampak terkejut dengan kedatangan Sonia, sahabatnya itu juga harus di operasi karena air ketubannya sudah pecah, sementara Nanda dan icha juga sama tapi di rumah sakit lain, karena takut tidak cukup dokter.
Dokter yang menangani joy saja berjumlah 3 orang, dan dokter Sonia ada dua orang, karena itu untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, Icha dan Nanda ditangani di rumah sakit yang berbeda, untuk menggunakan kehebatan dan kecanggihan alat kedokteran dengan maksimal.
Joy tidak mungkin menunda jadwal operasinya, karena semua sudah disiapkan secara sempurna.
.
Tepat pukul 10 pagi dua anak kembar Ray lahir, hal yang tidak disangka sangka, anak ray yang merahasiakan jenis kelaminnya adalah bayi perempuan yang cantik mirip ibunya, sedangkan bayi laki lakinya mirip sekali dengan sang ayah.
Dihari yang sama, pukul 11.10 bayi Sonia dan jay lahir dengan sempurna, tidak ada cacat atau hal aneh lainnya sama seperti bayi Ray dan Joy, hal yang ditakutkan oleh keempat wanita itu tidak terjadi, mereka sangat menjaga gizi dan sedikitpun tidak pernah lagi mendatangi tempat tempat yang tidak dibolehkan para suami mereka.
Dirumah sakit masih dihari yang sama tapi di jam yang berbeda, pukul 11.15 bayi laki laki milik nanda dan Melvin lahir.
Dan pada pukul 12.05 bayi cantik milik Icha lahir, yang awalnya mereka kira bayi icha adalah primadona di antara para bayi lelaki tapi karena ada anak joy juga yang perempuan jadi ada dua primadona diantara 3 bayi laki laki tampan yang lahir.
Semua anggota keluarga bersuka cita dan bersorak gembira dengan kelahiran keponakan dan cucu mereka, apa lagi mereka semua sudah menunggu para bayi bayi itu hadir dan membawa kebahagiaan yang baru bagi keluarga mereka.
...🍓END🍓...
Terima kasih buat semua yang sudah mengikuti novel ini, tetap dukung author untuk menghasilkan karya karya yang lebih baik ya
Terima kasih semuanya, sampai jumpa lagi di next novel 🥰🥰🥰