Bodyguard Mafia

Bodyguard Mafia
50. Korban



“Dari mana kamu joy?!” baru saja Joy melangkah masuk ke dalam rumah, mami Syntia langsung menyambut kedatangan putrinya itu dengan wajah marah.


“Bukankah papi sudah memberi izin padaku, boleh pergi kemanapun aku mau karena sudah berhasil mendapat perhatian dari tuan muda pertama keluarga Marcello?” balas Joy.


Mami Syntia mulai tenang saat Joy membahas putra pertama dari keluarga konglomerat itu.


“Tapi tetap saja, kamu harus waspada menjaga dirimu, agar tidak di duakan oleh pria itu! Sampai sekarang masih belum ada cincin tunangan dan pertunangan secara resmi! Jika pria itu meninggalkanmu! Kamu harus siap siap untuk kembali ke dalam aturan mami” ujar mami syntia.


“Aku sudah besar mam, aku tidak mau ikut les dan hal hal seperti itu, apa gunanya mempelajari bagaimana menjadi anggun, apa gunanya menjadi sempurna?” balas Joy, gadis itu mulai bisa membalas ucapan mami syntia sedikit mulai sedikit.


“berani kamu Joy! Jika memang benar hal itu terjadi, maka mami akan melakukan apapun yang mami inginkan! Jangan lupa mami bisa mengurung mu di Gudang!” ancam syntia, itu adalah ketakutan Joy dan mami syntia telah berhasil membuat putrinya memiliki trauma akan tempat itu.


Wajah joy langsung berubah sedih, “Kenapa mam? Kenapa mami membuat joy dan abang menjadi boneka mami!” teriak joy kesal.


“Kamu tidak pernah merasakan menjadi mami, joy! Kamu tidak tau bagaimana rasanya diremehkan karena berasal dari keluarga miskin! Kamu tidak tau di remehkan karena menjadi istri kedua! Mami melakukan ini semua untuk kamu ! agar tidak ada yang bisa meremehkan kamu, seperti mereka yang meremehkan mami!” bentak mami Syntia, wanita paruh baya itu kesal karena tidak ada anaknya yang mengerti akan dirinya.


“Itu adalah pilihan mami! Kenapa mami menjebak papi! Mami yang memilih keputusan itu! Harusnya mami siap apapun yang terjadi setelah mengambil keputusan untuk menjebak papi! Jangan jadikan Joy sebagai pelampiasan ketidakberhasilan mami untuk jadi sempurna di depan keluarga papi! Kami tidak akan pernah menjadi sempurna di mata mami karena_”


‘PLAK’ ucapan Joy terhenti karena tamparan yang dilakukan mami syntia pada putrinya. Ray yang ada dibelakang joy langsung melotot dan mengepalkan tangannya marah, tapi dia masih mampu menahan takut joy akan ketakutan ketika melihat ray mengamuk.


“Kamu dan abangmu sama aja! Kalian hanya mendengar kebohongan yang orang ciptakan! Kalian tidak tau apa yang sebenarnya terjadi! Kamu pikir mami yang menjebak papi mu?! Tidak pernahkah kamu berpikir jika papi mu lah yang menjebak mami?! Memperkosa seorang anak gadis dari desa! Dan anak gadis itu harus di usir dari keluarganya karena hamil diluar nikah! Apa salah mami minta pertanggung jawaban atas apa yang papi mu lakukan pada mami?! Kenapa mami yang disalahkan! Padahal dia yang berbuat salah pada mami! Mami bahkan merawat putrinya sendiri dengan tangan mami! Tapi dia tetap berperilaku seperti orang asing pada mami! Sayangnya mami mencintai pria brengsek itu! Kalau tidak mami sudah meninggalkan kalian bersama pria brengsek itu!” setelah menumpahkan semua isi hatinya mami syntia pergi dari sana meninggalkan joy yang mulai terisak.


Joy sama sekali tidak tau mana yang benar sekarang, ucapan sandy atau ucapan mami syntia. Sandy yang kebetulan tidak sengaja mendengarkan pertengkaran adiknya dengan mami syntia juga ikutan terdiam, dia tidak tau jika sosok mami syntia yang terlihat seperti wanita jahat sebenarnya adalah korban dari pergaulan bebas yang ada.


Kebenarannya adalah, syntia di perkosa oleh salah satu tuan muda yang berlibur di desanya, pria itu mabuk dan tidak sadar dengan apa yang dia lakukan, tujuannya berlibur adalah untuk menenangkan diri setelah istri tercintanya meninggal, wajah Syntia yang hampir mirip dengan wajah istrinya membuat Steven menjadi gelap mata dan malah memperkosa wanita itu, hingga siapa yang tau hubungan yang dilakukan hanya sekali itu telah menghadirkan Sandy kedalam kehidupan mereka.


Mau tidak mau Steven harus menerima apa yang terjadi dan menikah dengan Syntia, mungkin karena ketampanannya syntia mulai jatuh cinta pada steven dan mulai menerima pernikahan itu, tapi sayang keluarga steven tidak pernah menyetujui masuknya syntia ke dalam keluarga mereka yang terdiri oleh para bangsawan, steven harus memulai semuanya dari awal lagi, hingga tidak ada campur tangan keluarganya, bahkan steven tidak boleh bercerai walau keluarganya tidak menyukai syntia, hanya satu perceraian yang dibolehkan oleh keluarganya yaitu di tinggal mati oleh pasangan mereka baru boleh mencari pasangan baru.


“Nona ayo ke kamar” ajak Ray sambil menuntun joy untuk berjalan menuju kamarnya.


...🍆🍆🍆🍆🍆...


Ray membawa Joy duduk di ranjang gadis itu, Joy hanya menurut tanpa banyak berbicara.


“Awww dingin!” pekik joy yang tersadar saat ada kain dingin yang menempel di pipinya yang baru saja di tampar oleh mami syntia.


Ray adalah pelaku yang meletakkan handuk dingin itu pada pipi joy, dia mengambil beberapa batu es dan meletakkannya pada handuk lalu menempelkan pada pipi joy, karena saat ini pipi Joy memerah akibat tamparan keras yang diberikan oleh mami syntia.


“hahahha” terdengar suara tawa joy, yang tadinya menangis gadis itu jadi tertawa mendengar ucapan Ray, “Ray seperti sedang membicarakan diri sendiri, bukankah Ray bilang sangat mencintaiku?” kekeh Joy.


Ray terdiam beberapa saat, ‘Apa aku beritahu aja yang sebenarnya pada joy’ batin Ray.


‘Tok tok tok’ lamunan Ray langsung buyar saat mendengar suara ketukan pintu dari pintu kamar Joy.


Ray berjalan pelan untuk membuka pintu kamar joy.


“Tuan muda” Ray menunduk berpura pura kembali acting menjadi bodyguard joy.


“mana Joy?” panggil Sandy.


“Kenapa bang?” Joy muncul dibelakang Ray dan menatap abangnya dengan bingung.


“Ikut abang sekarang” ajak sandy sambil menarik tangan Joy.


“Mau kemana?” tolak Joy sebelum mengikuti Sandy.


“5 hari lagi pesta ulang tahunmu, kita harus mempersiapkannya, abang akan bantu memilihkan gedung yang digunakan untuk pesta” ujar sandy.


“Tidak perlu! Aku tidak mau merayakannya!” tolak Joy.


“Ini sebagai pembuktian pada mami jika pria yang ingin bertunangan denganmu akan datang dan menunjukkan dirinya pada public, biar mami tidak salah paham dengan pria itu!” bentak sandy.


“Itu tidak perlu!” tolak Joy.


“Perlu! Kau mau terus terusan membuat mami khawatir? Sekalian akan memperkenalkan pada dunia kamu putri dari steve” ujar sandy.


“Apakah itu harus?!” balas Joy.


“Harus! Jika kau masih mau tetap bebas seperti sekarang” ujar sandy.


Joy menghela nafas panjang, dia akhirnya menurut dengan perintah abangnya, gadis itu mengikuti sandy untuk mengurus pesta ulang tahunnya.


...🍇🍇🍇🍇🍇...