
Axell melangkahkan kaki selangkah demi selangkah, setelah menunjukan hasil tayangan ledakan dahsyat yang terjadi di Roma
"bagaimana....tuan Margoba, dahsyat bukan...Axell Stevanuss akan jadi penguasa dunia ke mafia yang sebenarnya, five devils ataupun dewan Drakness akan tunduk padaku....termasuk hidupmu yang akan berakhir hari ini, kau tau bukan aku Axell Stevanuss bukan hanya bisa menjelma sebagai iblis saja tapi malaikat maut aku bisa lakukan hahah.... " ucap Axell yang melepaskan topengnya, dan melihatkan wajahnya bahkan bola matanya masih berwarna biru pekat, bahkan senyum devil terukir dari rautnya Axell
"dasar kau bajingan kecil, setelah kau bunuh keturuanku jangan harap kau bisa selamat Axell Stevanuss, aku yang akan membunuhmu AXELL STEVANUSS" ucap Margoba marah dan juga Margoba langsung menyodorkan pistol kearah Axell begitu juga dengan orang orangnya yang sekarang masih tersisa 3 orang sisanya udah tewas karna menghirup gas yang diluncurkan Axell
dengan cepat laser merah itu mengarah kearah mereka bertiga dan bersiap menebaknya mengunakan peluru beracun rakitan the Axe sendiri
jleb
jlebb
jlebbb....
dor....
satu tembakan yang Margoba luncurkan kearah Axell dan mengenai perutnya Axell, Axell hanya tersenyum misteriusnya kearah Margoba dan mengusap perutnya yang terkena peluru itu, peluru itu pun langsung jatuh bahkan sama sekali tidak mengenai perutnya Axell karna Axell terlindungi dengan baju anti peluru yang ia pakai.
"kau terlalu bodoh Margoba" ucap Axell, kini Axell yang mengangkat senjatanya namun bukan pistol, senapan, ataupun granat dan misil melainkan busur panah andalannya.
namun sebelum Axell melayangkan anak panahnya dan satu tembakan mengenai kepalanya Axell namun tembakan itu hanya meleset tapi masih menyisakan luka di keningnya Axell
Dorrr.......
setelah tembakan itu melesat pada keningnya Axell, bahkan Margoba sudah hendak melayangkan kembali pelurunya namun dengan cepat panah milik Axell menancap di tangan kanannya Margoba bahkan pistol yang Margoba pegang langsung jatuh,
jlebbb.....
Aghhhh......
Margoba pun langsung lari dan juga mendorong Axell, dan saat Margoba melarikan diri dan hendak ditembak oleh laser merah droAx namun sialnya peluru dari laser itu meleset
"Aggghhh....brengsek..." umpat Axell yang terdorong oleh Margoba, Axell pun langsung bangkit dan kembali mengejar Margoba yang tujuannya sudah Axell tebak keruangan privat mansion tersebut bahkan ruangan itu Axell sudah memasang bom rakitannya
"masuk perangkap" ucap Axell yang tersenyum devilnya
"rupanya kakek tua itu sekarang lebih bodoh, hahah....masuk dalam perangkapnya sendiri" ucap Axell, Axell pun mengaktifkan AxRed
"AxRed ledakan bom diruangan privat mansion Margoba sekarang"
"baik dimengerti king Ax"
Axell pun langsung lari dari lantai itu yang pasti ledakan itu akan lebih dahsyat apalagi ruangan itu terdapat beberapa senjata dan juga bom milik Margoba yang tersimpan rapi diruangan itu dengan cekatan Axell memasang 4 bom rakitanannnya didalam ruangan itu
Dwarrrr........
ledakan yang cukup menyilaukan mata Axell dari ruangan itu, Axell pun hanya terdiam sambil menatap kearah ruangan itu
namun tanpa disadari juga ada bom rakitan yang berada disalah satu tangga, dan saat bom itu meledak Axell terpental karna tidak menyadari kalau ada kom disekitar tangga itu
dwarr.....
brugghhh......
Axell terjatuh dari tangga karna terpental dari ledakan, dan gak lama Calvin dan Tommy mereka menghampiri Axell
"king apa kau baik baik saja" ucap Calvin khawatir
namun Axell tidak menjawab pertanyaan itu, dan juga sebelum pertanyaan itu dijawab terdengar suara ledakan dari udara, yang dibuat oleh pasukan yang membantu Margoba dari udara
dwarrr.......
"ledakan semua jet tempur dari kubu musuh" ucap Axell lewat sambungan dari mickrophonenya
"habisi mereka semua jangan sampai ada yang tersisa" ucap Axell dingin, Axell pun hendak melangkahkan kakinya namun sebelum itu ada orang yang memanggil namanya, Axell cukup mengenali siapa orang itu, dan Axell hanya tersenyum misteriusnya, disaat semua orang sibuk membantai dan juga gombangan darah berceceran disana,
"Canu.....rupanya kau punya nyali besar untuk menemuiku, kau tau bukan aku seorang iblis yang menjelma menjadi malaikat dan sekarang aku yang akan menjadi malaikat pencabut nyawamu Canu....." ucap Axell
"sungguh omong kosong yang bagus Axell Stevano....justru sekarang aku yang akan melenyapkamu setelah kau membunuh pamanku dan juga sepupuku jangan harap kau bisa menang AXELL....." ucap Canu yang langsung mengangkat senjatanya dan diarahkan pada Axell, begitu juga dengan Axell. kini mereka hendak saling menembak satu sama lain, paltuk pistol yang hendak tarik namun sebelum hal itu terjadi Axell lebih dulu menembak tangan kanannya Canu sampai akhirnya pistol yang dipegang Canu terjatuh, dan Axell menembak Canu dan mengenai tangan kanannya dan Canu langsung penyerangan Axell dengan membabi buta, begitu juga dengan Axell mereka berkelahi dengan tangan kosong, sementara yang lain mereka mereka masih setia diposisi pertahanan mereka apalagi dari Axell hampir terpojok dengan banyaknya pasukan bantuan, Axell juga tidak diam aja, Axell menghubungi AXS yang berada di Roma untuk membantunya.
satu laser menyala kearah Canu dan dengan cepat laser itu menembak Canu dan mengenai lehernya, laser itu menembakkan nyamuk beracun pada Canu dan dalam hitungan detik Canu langsung tewas, dan Axell hanya tersenyum devilnya melihat Canu terkapar dilantai, dan gak lama satu sambungan dari Valden
"king....sebaiknya kita mundur saja, pihak militer Italia mereka menuju kesini kita harus secepatnya pergi dari sini king, sebelum pihak militer menangkap kita" ucap Valeron lewat sambungannya
"hubungi yang lain kita mundur, tapi sebelum itu ledakan jet tempur dalam kubu musuh, luncurkan roket kearah mereka" ucap Axell
mereka pun langsung mundur dan namun sebelum itu dari kubu Axell meluncurkan beberapa roket kearah kubu musuh sampe akhirnya jet tempur dalam kubu musuh kehilangan keseimbangannya, namun saat mereka hendak pergi pihak militer telah berada ditempat
"king bagaimana pihak militer" ucap Eric yang terlihat panik, sedangkan Axell hanya tersenyum devilnya
"king....." ucap Thommy dan Ciro....
"kalian cukup lihat apa yang aku lakukan, mereka bukan tandingan kita" ucap Axell sambil tersenyum misteriusnya
Axell pun langsung meluncurkan roket kearah jet tempur militer bahkan militer juga melakukan penyerangan terhadap the Axe
"luncurkan misil, granat kearah kubu militer" ucap Axell yang memerintah lewat sambungan mickrophonenya
Axell pun meluncurkan roket kearah jet tempur militer dan saat roket itu diluncurkan terjadi ledakan yang cukup dahsyat pada jet tempur militer
Dwaarrrrrrr........
"sempurna...." ucap Axell lirih namun ucapannya mampu didengar oleh orang orang yang keada disitu, mereka hanya bisa menyidik ngeri dengan apa yang Axell lakukan.