The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 99 mansion



Setelah Axell meledakan jet tempur milik militer Italia dan juga meledakan mansion milik Margoba ia langsung pergi meninggalkan kawasaan mansion Margoba.



Mereka pun mendaratkan jet tempur dan juga helikoper dihalaman kosong tepatnya disamping mansion milik Stevanuss.


Anggota yang dibawa oleh Axell dalam pertempuran itu hanya tinggal sebagian lagi yang masih selamat, sisanya tewas ditempat. bahkan berita pembantaian itu lagi lagi jadi trending dunia dalam hitungan detik berita itu mengemparkan dunia ditambah pagi dengan ledakan dahsyat yang terjadi di Roma. namun dalam berita itu mereka tidak mengatakan kalau pelaku pembantaian itu adalah the Axe bahkan mereka tidak mengenali the Axe dan juga Axell menghapus data data yang berkaitan dengan the Axe saat pembantaian itu, bukan cuman itu Axell mengirimkan virus virus berbahaya dalam jumlah banyak pada surel yang mencoba bermain main dengan Axell, bukan cuman itu Axell mengirimkan salah satu anggota yang kepada orang yang mencoba mempost berita pembantaian itu dengan mengatakan the Axe yang berada dibelakang pembantaian itu, bukan cuman itu video amatir pun tersebar, namun sayangnya mereka gak secerdik Axell, Axell saat itu tidak mengunakan logo the Axe yang resmi apalagi seluruh anggota memakai topeng untuk menutupi identitasnya karna mansion Margoba sangat dekat dengan permungkiman masyarakat.


"Valden, Jefrey, Valden, dan Baran kalian obati mereka" ucap Axell yang langsung pergi masuk kedalam ruangan pribadinya


disana Axell menyalakan komputer dan mulai mengaktifkan jaringan AXRED miliknya, Axell pum membuka surel miliknya



"brengsek siapa yang berani membuka situsku" ucap Axell, Axell pun mengirimkan banyak sekali virus berbahaya pada orang itu yang ingjn bermain main dengannya.


setelah semuanya kembali aman Axell pun mengambil pemberitaan yang lagi buming saat ini tentang ledakan yang terjadi di Italia dan juga Roma, bahkan berita itu sangat mengemparkan dunia, Dan juga Axell mulai meretas data data milik pemerintah, bahkan benar pihak pemerintah mulai mencurigainya


"maaf king, aku masuk tanpa izin" ucap Alexso


"kenapa....aku disuruh Valden untuk mengobati king" ucap Alexso yang langsung menaro tasnya yang berisi perlengkapan dokternya


"Alexso......apa yang aku lakukan ini benar" ucap Axell dengan nada sendunya, Alexso pun langsung menatap heran kearah kingnya itu


"apa ada masalah denganmu king" ucap Alexso, Axell pun menyenderkan punggungnya dan mencoba memejamkan matanya, rasa ngilu dikening dan juga tangannya masih terasa,


"pekerjaanku sekarang banyak resikonya Al, bahkan sudah jelas dari sebelumnya seorang mafia harus rela kehilangan orang yang kita cintai, seperti daddyku yang kehilangan mommyku saat pembantaian mansion di Amerika, begitu juga dengan kakekku dan juga Stevanuss, Stevanuss harus kehilangan anak dan istrinya karna musuh abadinya bahkan Stevanuss harus tewas ditangan musuhnya sendiri. aku juga gak ingin hal itu terjadi, aku sangat mencintai Kimberly tapi aku takut kalau harus kehilangan Kimberly dan juga keluargaku, aku gak bisa melindungi keluargaku dan juga keluarga kecilku suatu saat nanti, tapi....aku juga belum tentu bisa melindungi diriku sendiri, dan aku juga gaj tau apa yang harus aku lakukan Al, berhenti dengan mengasingkan diri atau justru melanjutkan misiku" ucap Axell, Alexso pun hanya diam menyimak ucapannya Axell, sejujurnya Alexso pun bingung dengan apa yang harus ia katakan apalagi Alexso takut salah berbicara


"aku tidak tau apa yang harus aku bicarakan king, yang jelas tanyakan pada dirimu sendiri king, jika aku berpendapat aku takut salah bicara dan juga kalau king ingin mengasingkan diri bersama kekuarga kecilmu king tapi aku rasa itu akan sia sia, aku yakin sekarang five devils sudah menarketkan kita terlebih kau king yang merupakan titisan dari tuan Stevanuss yang gak lain musuh besar dari five devils" ucap Alexso yang memulai mengobati lukanya Axell


"kau benar, mereka akan terus mengusikku jika aku tidak melenyapkan mereka, musuh Stevanuss adalah musihku, mungkin itu resiko dari pekerjaanku, tapi semampuku aku akan tetap melindungi kekuargaku" ucap Axell


"kami akan selalu berada dibelakangmu king untuk mengutas semua musuhmu" ucap Alexso,