The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 23 berita untuk the Axe



Arjuna hanya mengganguk, Axell pun mulai menceritakan kenapa ia masih hidup dan di asingkan oleh daddynya ke Indonesia.


"Jadi pas pembantaian itu kau masih selamat" ucap Arjuna penasaran


"tentu, dan aku minta untuk di asingkan dan membuat rumor tentang kematianku" ucap Axell


"Dan apa tujuan kamu sekarang sampai kau bikin perkumpulan the Axe" ucap Arjuna yang menanyakan tujuan the Axe


"Tentunya untuk melindungi diriku sendiri dari orang yg ingin melihat kematianku, dan aku juga ada tujuan tertentu" ucap Axell


"Tujuan tertentu, apa maksudmu" ucap Arjuna yang gak paham dengan maksud dari Axell


"Nanti juga kau tau, untuk sekarang aku menawarkanmu untuk bergabung di perkumpulanku The Axe" ucap Axell


"Aku mau, gabung di perkumpulanmu" ucap Arjuna mantap


"Kau serius" ucap Axell


"Tentu, aku ingin bergabung denganmu dan kalau pun aku pulang ke jerman, pasti orang tuaku sudah menganggap ku sudah tewas dalam ledakan itu" ucap Arjuna yang membayangkan ledakan yang dialaminya


"Baiklah, kau akan jadi tangan kananku, dan kau masih masa pemantauan dari anggotaku, Zico dan Calvin yang akan membimbingmu" ucap Axell


"Secepat itu kau menangkat aku sebagai tangan kananmu" ucap Arjuna yang tak percaya Axell mengambil keputusan secepat itu apalagi mereka baru mengenal setelah sekian lama mereka tidak bertemu


"King kami gak pernah salah pilih dengan pilihannya" ucap Zico dari ambang pintu.


"Dan kami juga sudah menyelidikimu terlebih dulu, dan jika kau melanggar kepercayaan kami atau kau berkhianat dengan the Axe kami gak segan segan membunuhmu dengan sangat sadis"ucap Calvin dengan nada datarnya, Axell hanya tersenyum miring


" dan kami akan mengawasimu tuan Arjuna"ucap Candra, Ran, dan Rezan


Arjuna hanya menelan silvanya, ia seperti masuk dalam kandang singa


"Aku bersumpah akan setia pada kalian dan aku juga gak akan menghianati kepercayaan kalian" ucap Arjuna serius


"Kami pegang janjimu tuan Arjuna Calandra" ucap Calvin


"Tapi sebelum itu kau harus menghapus identitasmu yang sekarang, dan namamu sekarang Eric Arseno agar orang orang tidak mengenalimu" ucap Axell


"Baik king, dan aku sekarang namaku bukan Arjuna Arsen Calandra melainkan Eric Arseno" ucap Arjuna yang nampak senang dengan nama barunya


"O iya bagaimana dengan ini" ucap Arjuna yang menunjuk tato simbol darkness di tangannya


"Kalau itu nanti di urus sama Ran" ucap Axell


"Dan satu lagi di mana markas kalian apa kita akan tinggal di sini" ucap Arjuna yg belum mengetahui markas The Axe


"Markas kami ada di singapure ini hanya persinggahan besok kita segera pulang ke singapure, dan aku juga harus segera kembali ke Indonesia" ucap Axell


"Jika kau tinggal di Indonesia bagaimana dengan markasmu serta perkumpulanmu" ucap Arjuna


"Selama ini kami yang jaga, lagian Axell bisa mantau kita dari Indonesia" ucap Calvin


"Asal kau tau Axell itu seorang hacker terbaik dan kemampuannya sudah di akui dunia tapi gak ada yang tau dengan sosok Axell, dia terlalu misterius" ucap Zico


"Yaa terserah kalian, kalo masih mau ngobrol silahkan aku mau kebawah udah waktunya makan siang" ucap Axell yang beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan kamar Arjuna


Sekarang nama Arjuna jadi Eric Arseno


⚫at the main headquarters of THE AXE singapore⚫


Eric yang baru saja mendapat panggilan dari Axell ia merasa lega karna ternyata Axell masih hidup, bahkan berita 1 tahun yang lalu kalau Axell itu tewas dalam perjalanannya menuju Amerika, bahkan semua anggota THE AXE merasakan kesediahan atas tewasnya sang king, bahkan Eric yang baru saja mengenal Axell ia sangat terpukul, Calvin, Zico, Candra, Rezan, Ran mereka juga sangat terpukul mereka yang lebih lama mengenal Axell di bandingkan Eric atau Arjuna ya walaupun Eric sempat mengenal dekat Axell sewaktu mereka kecil tepatnya saat pertemuan Dewan Darkness.


Eric pun keluar dari ruang kerjanya dan ia berlari menemui para sahabatnya yang sudah seperti keluarga keduanya yaitu Calvin, Zico, Candra, Rezan, dan Ran. Mereka berlima yang sedang main games atau mabar di kagetkan dengan Eric yang terburu buru menghampiri mereka ber5


"Woy..... Ric kau kenapa hah, apa kau habis maraton" ucap Zico


"Huh...huh...bentar ada berita penting" ucap Eric yang mengatur nafasnya


"Kau tenang dulu, atur nafasmu dulu baru kau cerita" ucap Calvin


Eric pun menuruti perintah Calvin ia mengatur nafasnya dulu


"Ada berita penting tentang king" ucap Eric


"Hah...kau serius" ucap mereka kaget setengah mati


" bagaimana kau bisa tau apa kau bisa meretas AXRED"ucap Calvin


"Mana bisa AXRED hanya bisa di kendalikan oleh King" ucap Eric


"Terus bagaimana kau bisa tau kalau king masih hidup, kita aja yang sudah setahun mencari keberadaan king tapi hasilnya masih nihil" ucap Zico


"Hanya AXRED yang mampu mengetahui keberadaan king" ucap Candra


"Tenang dulu, kalian semua dengerin ceritaku, mungkin kalian gak akan percaya kalau belumku jelasin" ucap Eric yang kesal


"Yaudah kau ceritain dari pada bikin kita penasaran" ucap Rezan


"Jadi gini King sekarang lagi berada Jerman tepatnya di rumah orang tuaku" ucap Eric yang belum selesai


"Bagaimana bisa" ucap Zico yang memotong pembicaraan


"Dengerin dulu jangan asal potong" ucap Calvin ketus


"Huhhps...yaudah lanjutin" ucap Zico, Erik pun melanjutkan ceritanya, bahkan mereka nampak gak percaya kalau Axell sempat kehilangan sedikit memorinya.


"Dan sekarang Axell menyuruh kita mengawasi Tuan Timofey, menurut Axell ada yang diam diam mengawasi tuan Timofey" ucap Axell


"Kalau gitu kitu suruh Sniper terbaik untuk terbang ke Rusia malam ini" ucap Calvin


"Biar mereka aku yang pimpin untuk berangkat kerusia" ucap Ran


"Nah ide bagus, yaudah malam ini kau dan beberapa sniper terbaik berangkat ke Rusia, soal rumah kita sudah siapkan diRusia untuk kalian tinggali" ucap Eric


"Terus apa lagi perintah dari King" ucap Candra


"Kita akan menjadikan The Axe lebih kuat dengan merekut anggota baru, dan juga king menyuruh kita untuk bisa meracik racun yang akan di tambahkan pada anak panah, dan kau Candra di tugaskan untuk meracik racun, king akan membuat the Axe dengan di takuti oleh dunia, Arjuna Devils sebagai julukan The Axe" ucap Eric yang menyampaikan pesan dari Axell.