The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 93 dewan Drakness



sementara di Colombia anggota dewan mengadakan pertemuan lagi, apalagi setelah berita pembantaian yang berada di Belgia, bahkan berita itu cukup mengemparkan anggota dewan Drakness dipertemuan itu seperti biasa aura dingin dari para anggota dewan Drakness terus dipancarkan bahkan siapa aja yang masuk ruangan itu serasa akan dimakan hidup hidup.


kini diruangan itu tidak ada yang membuka suara, sampe akhirnya Ivano Edrick yang buka suara


"apa kalian masih ingin membantai the Axe bahkan sekarang the sudah tergolong sebagai mafia elit dengan membantai satu persatu mafia sekutu" ucap Ivano Edrick, bahkan tatapan mereka langsung mengarah pada Ivano Edrick


"kau itu masih baru disini dan kau tidak tau apa apa, apa kau tidak tau kalau the Axe sudah membunuh putraku dan aku akan membalas dendam atas kematian putraku pada the Axe, bahkan aku sendiri yang akan membunuh king dari the Axe" ucap Caesar Thomas yang sudah mantap dengan tekadnya akan membantai the Axe


degg.....


Antonius yang mendengar itu jantungnya seakan berhenti berdetak ketika Caesar Thomas akan membunuh king dari the Axe sendiri, bahkan Antonius sendiri bingung dengan perasaan yang tak rela hal itu terjadi, bahkan Antonius sendiri tidak tau siapa king dari the Axe itu yang cukup misterius.


"ada apa dengan perasaanku, kenapa setiap aku mendengar Caesar Thomas akan melenyapkan king dari the Axe seperti aku tak rela hal itu terjadi, sebenarnya ada apa Ini, dan siapa king the Axe itu" batin Antonius


"apa kau yakin tuan Thomas, bukankah kau tau bagaimana the Axe itu, apa kau mau mati konyol seperti mafia sekutu yang sudah the Axe bantai, lagian musuh dewan Drakness adalah sama dengan the Axe mafia sekutu tapi kenapa kau akan melenyapkan the Axe, lagian kita tak perlu susah susah untuk melenyapkan mafia sekutu cukup duduk manis " ucap Andreas Aston


"aku juga lebih setuju dengan pendapatnya Andreas Aston, mungkin mereka punya alasan kenapa the Axe membunuh putramu, lagian aku gak yakin kalau putramu dibunuh oleh the Axe buktinya jasad putramu dibawa oleh the Axe, kalaupun the Axe membunuh putramu mungkin saja the Axe sudah memajang jasad putramu dimansion tapi nyatanya tidak bukan..." ucap Elizabeth yang mengatakan pendapatnya


" aku juga setuju dengan pendapat mereka lagian juga The Axe tidak mengusik anggota dewan, hanya memberi peringatan pada orang tertentu untuk tidak ikut campur dalam masalahnya, apa kalian lupa dengan ketika the Axe memberi peringatan pada anggota dewan lewat layar monitor"ucap Hans Kendrick


"sebaiknya kalian pikirkan lagi dengan tujuan kalian, dan kalian juga harus ingat dengan resikonya, the Axe bukan orang sembarang terlebih the Axe sekarang termasuk mafia elit" ucap Antonius


"huh... bilang saja kalau kalian itu penakut dan tidak memiliki nyali, the Axe itu mafia baru jadi untuk apa kalian takutkan" ucap Chen wang yang kini membuka suara


"kalian tinggal cari saja kelemahan dari the Axe setelah itu kita bermain cantik untuk melenyapkan king the Axe, dan aku yakin kalau king the Axe itu akan mengantikan posisi dewan Drakness, dan apa kalian tidak takut kalau suatu saat nanti the Axe akan melenyapkan kalian semua dengan ide liciknya king the Axe" ucap Meyleen Na yang mulai menghasut anggota dewan, bahkan mereka harus berpikir ulang dengan ucapannya nyonya Meyleen Na itu, mereka cukup tau kalau king the Axe itu cukup licik buktinya the Axe dengan mudahnya melenyapkan setiap musuh musuhnya tanpa sisa.