The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 32 terus terang 2



"dan aku juga seorang pewaris dewan darkness yang akan mengantikan posisi daddyku" jelas Axell, Ivan dan Pelix mereka cukup terkejut dengan apa yang Axell ucapkan


"Jadi kau ini Axell Timofey, dan bukannya Axell..." ucap Ivano yang terpotong ucapannya


"Mungkin kau berpikir kalau aku tewas dengan mommyku bukan, itu hanya rekayasa untuk melabui musuh dari daddyku, setelah pembantaian itu aku diasingkan oleh daddyku keIndonesia atas permintaanku, dan Daniel dan Mark mereka ikut denganku tinggal diindonesia, dan saat aku ingin kembali menjalankan misiku yang selama 10 tahun aku susun rapi tapi semuanya gagal, ada yang mengetahui keberadaanku, dan saat dibandara terjadi pertumpahan, dan aku juga sudah mengetahui rencana pembantaianku di new york, dan sampai akhirnya mobil yang aku kendarai tersudut disebuah jembatan dan saat terjadi ledakan aku terjun dari atas jembatan itu jadi mereka mengira kalau aku tewas dalam ledakan di new york, dan untuk sekarang aku masih aman tapi aku gak tau kedepannya" ucap Axell


"Apa kau tau siapa dalang dibalik ledakan itu" ucap Pelix


"Black eyes melakukan itu tapi dalang dari semua itu adalah Five Devils, seorang mafia elit, yang kini mereka bersekutu dengan Mafia kelas bawah untuk menghancurkan sistem dewan darkness" ucap Axell


"Five Devils, selama aku jadi mafia aku belum pernah mendengar perkumpulan itu" ucap Ivan


"Five Devils mereka seorang mafia kelas elit dan jajarannya hampir sama dengan dewan darkness, Five Devils beranggotakan 5 orang bersaudara, mereka cukup misteruis gak ada yang mengetahui tentang Five Devils, bahkan dewan darkness aja mereka gak mengetahui siapa saja dalam jajarannya" ucap Axell


"Dari mana kau mengetahui semua itu" ucap Pelix


"Aku seorang hacker bahkan kemampuanku sudah diakui dunia, semua data rahasia dunia aku mampu meretasnya jadi bukan hal mudah juga mengetahui seluk beluk five devils sampai kekakarnya, aku saja butuh waktu lama merangkum semua data milik five Devils" ucap Axell


"Jadi secara gak sengaja kau jadi burunoan mereka gitu" ucap Pelix


"Sebelum mereka melenyapkan nyawaku maka aku yang akan melenyapkan mereka, dan nyawa harus di bayar dengan nyawa mereka telah membunuh mommyku jadi mereka juga harus aku lenyapkan" ucap Axell dengan senyum devilsnya


"Banyak nyawa yang mereka lenyapkan termasuk beberapa anggota dewan darkness terdahulu mereka tewas ditangan five Devils, tapi five Devils mengunakan orang untuk menjadi boneka, mereka melenyapkan anggota dari Dewan darkness dengan seolah olah hanya kecelakaan tapi dibalik kecelakaan itu five devil lah semuanya termasuk kakek dan ayahmu" ucap Axell yang menatap kearah Ivano dan Felix secara bergantian


"Dari mana kau mengetahui semuanya" ucap Ivan yang mulai terlihat emosi saat tau kebenaran soal kematian keluarganya


"Aku tau semua seluk beluk tentang dewan darkness jika kau tidak percaya dengan ucapanku aku tidak memaksa" ucap Axell,


Axell pun mengambil laptopnya yang berada didalam tasnya dan menujukan sesuatu pada Ivano dan Pelix, saat mereka membaca data data yang ada didalam laptopnya Axell serta beberapa photo dan rekaman serta video tentang kematian dari keluarga.


"Jadi semua ini Five Devils dibalik kematian keluargaku bukan karna ulah mafia Taiwan dan mafia asal Tiongkok" ucap Ivan yang terlihat emosi


"Mereka hanya jadi boneka dari Five Devils" ucap Axell


"Dan apa Arjuna tewas semua itu ulah dari Five Devils" ucap Pelix


"Tentu, five Devilslah dalang dari pembantaian di las Vegas, tujuan mereka hanya satu melenyapkanmu keturunan Dewan darkness karna mereka sudah mengetahui kalau Arjuna dan Roberto tinggal di Las Vegas" ucap Axell


"Jika aku mengatakan kalau Arjuna masih hidup apa kalian akn percaya" ucap Axell


"A....aapaa, apa kau yakin Arjuna masih hidup dan dimna dia sekarang" ucap Ivano


"Arjuna sekarang ada ditangan the Axe" ucap Axell


"Kalian jangan khawatir aku tidak sekejam itu, membunuh sesama pewaris dari dewan darkness, Justru akulah yang menyelamatkan Arjuna dari pembantaian itu" ucap Axell


"Apa maksudmu" ucap Pelix tak percaya


"Akulah ketua dari the Axe, dulu pas pembantaian itu aku menyelamatkan Arjuna dari ledakan mansion bahkan aku sendiri mempertaruhkan nyawaku untuk menolongnya" ucap Axell


"Ax pliss kau jangan becanda" ucap Ivan tak percaya


"Aku tidak becanda apa kalian gak sadar nama the Axe diambil dari namaku Axell" ucap Axell


"Aku memang tidak mengetahui tentang the Axe yang aku tau ketua The Axe memang misterius jadi gak ada yang mengetahui king dari the Axe" ucap Ivan


"Sejak kapan kau membangun the Axe" ucap Pelix


"Sekitar 6 tahun yang lalu aku mendirikan the Axe" ucap Axell


"Apa sekarang Arjuna baik baik saja" ucap Ivan


"Arjuna baik baik jika kau tau sekarang Arjuna Sekarang lebih kejam, dan tujuan kami adalah membantai seluruh keturunan five Devils, dan sekarang Arjuna adalah tangan kananku di the Axe" ucap Axell, mereka nampak gak percaya apa yang Axell katakan


"Jika kalian ingin menemui Eric maksudku Arjuna datanglah kemarkasku di singapure" ucap Axell


"Dan sekarang apa rencanamu Ax" ucap Ivano


"Setelah rumor Roberto tewas di tangan the Axe itu artinya dewan darkness menargetkanku untuk mereka lenyapkan" ucap Axell


"Apa kau membunuh Roberto" ucap Pelix


"Aku tidak membunuh Roberto hanya sedikit rekayasa, jadi rumor yang beredar tentang kematian Roberto hanya rekayasa karna itu semua untuk melabui five devils" ucap Axell


"Terus apa yang harus aku lakukan Ax" ucap Ivano


"Masuk dalam jajaran dewan darkness untuk jadi mata mataku" ucap Axell


"Bagaimana bisa aku masuk dalam jajaran dewan darkness" ucap Ivan


"Tentu saja kau bisa kau cucu dari tuan Edrick jadi kau bisa menempati posisi kakekmu sebagai bagian dari dewan darkness, bukankah itu permintaan terakhir dari kakekmu bukan untuk jadi bagian dari dewan darkness" ucap Axell


"Tapi" ucap Ivan yang masih ragu dengan keputusan Axell untuk masuk dalam jajaran dewan darkness