The King Of Mafia

The King Of Mafia
eps 13 teman baru



"Iya, walaupun aku tidak mengingatnya tapi aku tau, mungkin aku dulu pernah mempelajari beberapa bahasa mungkin" ucap Axell


"O iya salam kenal aku Arsen Calandra" ucap Axell


"Apa kau putra dari keluarga Calandra Arsen" ucap Ling


"Iya, tapi aku anak angkat dari nyonya Rane, karna aku kehilangan semua memoriku jadi nyonya rane kasih nama Arsen" ucap Axell


"Kamu udah lama tinggal disini" ucap Ling


"Tidak aku baru 3 bulan disini" ucap Axell


"Kalau kamu udah lama tinggal disini" ucapnya lagi


"Aku cukup lama, dan ibuku bekerja sebagai pelayan di rumahnya nyonya Rane serta komandan Zero" ucap Ling


"Aku di sini belum punya teman apa kau mau berteman denganku" ucap Axell yang menawari Aling untuk jadi temannya


"Apa kau beneran mau berteman denganku, aku sendiri anak dari seorang pelayan" ucap Ling yang ragu dengan tawaran Axell


"Di masalalu ada orang yang mengingatkanku mungkinkah itu adalah mommyku tapi aku tak tau, orang itu pernah bilang jangan pernah memandang seseorang itu dari dari setatus semata" ucap Axell yang memandang lurus kedepan


"Jika kau tak mau berteman denganku, tak apa gak masalah bagiku" ucap Axell lagi


"Aku mau kok berteman dengan mu Arsen" ucap Ling yang menatap Axell sambil tersenyum tipis kearah Axell


"Promise" ucap Axell yang memberikan jari kelingkingnya


"Promise" ucap Ling yang membalasnya


"Kita akan setiap hari ketemu disini Ling" ucap Axell


"Aku akan menunggumu Arsen" ucap Ling


Mereka pun banyak bercerita tentang hal hal baru begitu pun Axell ia banyak menceritakan kejadian hari ini saat bertarung bersama James dan petricia


Sementara di mansion Nyonya Rane dan Komandan Zero serta orang orang yang berada di mansion sibuk mencari keberadaan Axell dan mengira kalau Axell itu kabur, terlebih nyonya Rane yang nampak mencemaskan Axell, komandan Zero serta Eliza mengerahkan anggota the Army untuk mencari keberadaan Axell.


"Apa kalian menemukan Arsen" ucap Nyonya Rane yang terlihat panik.


"Aku tidak menemukan Arsen bu" ucap Eliza


"Apa mungkin Arsen kabur" ucap Ivano yang juga ada di situ


"Mana mungkin Arsen kabur dia belum mengetahui daerah sini, mungkin saat dia keluar dia tersesat apa lagi dengan kondisi dia yang mengalami kehilangan ingatannya" ucap komandan Zero


"Komandan Zero Arsen keluar mansion sendirian dan ia berjalan kearah timur, dan saya udah mengirim anggota saya untuk mencari Arsen" ucap Drake


"Cepat cari putraku sampai ketemu kalau sampe terjadi apa apa kalian yang kena akibatnya kalian mengerti" ucap Nyonya Rose tegas


"Mengerti nyonya" ucap Drake, James, Ho, serta Veter


"Ada apa ini, apa kalian sedang mengadakan meeting" ucap Axell polos


"Arsen kau habis dari mana saja, ibu khawatir" ucap Nyonya Rane yang langsung nyamperin dan memeluknya, sementara Axell hanya diam dan bingung


"Arsen apa kau baik baik saja" ucap Eliza


"Aku baik baik saja" ucap Axell santai


"Kau habis dari mana, bikin seluruh mansion khawatir ayah kira kau kabur dari sini" ucap Komandan Zero.


Axell cukup kaget dengan ucapan komandan Zero dengan memanggil namanya dengan sebutan Ayah.


"Sejak kapan pak tua ini memanggil dirinya dengan sebutan Ayah" batin Axell.


"Aku baik baik saja, tadi hanya keluar sebentar untuk mencari udara segara, lagian Arsen juga bosan kalau harus berada di mansion jadi Arsen keluar untuk mencari udara sekalian cari teman untuk ngobrol" ucap Axell dengan santainya


"Apa kau tau Arsen di sini sangat berbahaya, dan kau jangan berteman dengan sembarangan orang, takutnya orang itu punya niat buruk untuk mencelakimu " ucap Ivano


"Dia bukan orang jahat dia gadis yang polos, dan kalau kalian curigai dia percuma dia juga anak dari pelayan mansion" ucap Axell yang bikin mereka cenggo dan cukup penasaran


"Lagian aku juga gak harus membedakan orang dengan setatus semata, dan kalau pun dia punya niat buruk aku rasa gak mungkin aku bisa menilai orang melalui tutur kata atau pun dari hembusan nafas orang itu, jadi gak perlu ada yang di takutin lagian di sini gak ada orang yang tau bukan kalau aku ini Arsen Calandra" ucap Axell, mereka hanya diam dan gak berani berkata apa² penjelasan Axell cukup bikin orang bungkam.


"Arsen kalau kau keluar dari mansion kau harus bawa anggota The Army untuk mengawasimu" ucap Eliza


"Gak perlu, aku gak suka di awasi seperti itu" ucap Axell yang terlihat kesal.


"Arsen memang mirip seperti Arjuna dan Lili dari sikap mereka yang gak suka di awasi" ucap Nyonya Rane


"Sebaiknya kalian turuti kemauan Arsen, sifatnya sama seperti Arjuna yang gak bisa di bantah, jadi kalau Arsen keluar cukup suruh orang buat mengawasi Arsen dari jauh" ucap Komandan Zero


"Aku juga sependapat dengan komandan Zero" ucap Ivano


"Bu, kau jangan terlalu menghawatirkan Arsen, jika dia keluar mansion cukup awasi di dari jauh, ataupun pasang GPS, aku akan buatkan gelang dengan di lengkapi GPS" ucap Elizabeth,


Mereka pun setuju dengan pendapat dari Elizabeth atau Eliza, setelah itu mereka pada bubar dan mengerjakan tugasnya


Masing masing, Komandan Zero dan Ivano memantau perkembangan anggota the Army yang sedang melakukan pelatihan, sedangkan nyonya Rane sedang mengurusi bisnis Ilegalnya.


Sedangkan di Rusia Antonius di sibukan dengan bisnis Ilegalnya pencarian putranya terpaksa di hentikan karna mereka tidak menemukan jejak apapun tentang Axell, hanya menemukan sebuah kalung pemberian Antonius dulu.


Antonius semakin kejam pada musuhnya setelah kematian putranya, Antonius gak segan segan menghancurkan mansionnya sendiri, Nickolas, Lucifer, Daniel, Mark, dan Diegow mereka bahkan sering kena amuk dari tuan mereka.


"Nickolas dimana Antoni, apa tuan kalian sedang berada di mansion" ucap Aston yang baru datang.


"Tuan Antoni sedang berada di ruangannya, jika kau mau menemuinya kau keruanganya saja" ucap Nickolas yang sedang memperhatikan para Black Eagle berlatih


"Oh, satu lagi apa mereka anggota baru Nickolas" ucap Aston yang sedang menunjuk para mafioso


"Iy mereka anggota baru, yang baru di beli dari komandan Zero"ucap Nickolas yang lagi memantau perkembangan anggota barunya untuk dijadikan pasukan black eagle yang sudah tewas dalam pertempuran waktu di new york